Anak Kembarku Tanpa Deddy

Anak Kembarku Tanpa Deddy
ragu ragu


singkat cerita semua orang kini sudah berkumpul di ruang tamu untuk membicarakan hubungan Siska dan Kevin, disana semua duduk dengan wajah yang serius kecuali sang kembar yang entah apa dilakukan nya


" baiklah Kevin ,apa yang ingin kamu sampaikan?? tanya Zei dengan serius


" saya datang bersama ibu saya ingin menyampaikan niat baik saya ke anak pak zei , saya ingin menikah dengan Siska " ucap Kevin dengan serius


" tapi apa kamu bisa menjaga putri kami ?? tanya Zei ingin berniat menjaili Kevin dan Siska


" saya tidak bisa memastikan hal itu tapi saya sangat yakin akan berusaha yang terbaik untuk membahagiakan Siska " jawab Kevin


" Siska apa kamu bersedia dengan nya?? tanya Zei membuat Siska mengangguk malu malu


" tapi saya tidak bersedia " ucap zei


" kan bukan papi yang mau nikah sama Kevin tapi kak Siska ,kok papi yang tidak bersedia sih " omel Yuli


" maksud saya , aku sebagai orang Siska masih ragu untuk melepaskan putri kami " ucap zei yang membuat ide nya terkabul kan karena Kevin dan Siska sama sama lirik melirik dengan tatapan mata yang panik


" Pi gak bisa gitu dong , kemarin papi yang suruh kak Kevin segera datang dan melamar kok tiba tiba jadi seperti ini sih " ucap Siska berdiri dari tempat duduknya


" ya semua manusia itu kan bisa berubah pikiran " jawab santai zei


" papi " ucap tegas Yani dengan tatapan menyeramkan walaupun zei sedikit takut melihat nya tapi zei kekeh ingin melanjutkan aksinya


" mas Aidil , liat papi " rengek Yuli dengan maja ke Aidil


" biarkan saja ,tidak usah ikut campur mending kamu pikirkan nanti malam untuk membuat campuran lagi di perutmu " ucap Aidil membuat Yuli mencubit nya


" ahhhggg " teriak Aidil menggosok gosok pinggang nya


" kamu kenapa Dil ?? tanya maminya bingung


" tidak ,Aidil hanya pusing makanya berteriak karena kalian tidak henti-hentinya debat " ucap Aidil beralasan


" jika papi menolak Siska akan pergi dari rumah ini lagi dan gak pernah akan balik lagi ke sini , aku akan membawa Kevin pergi dan menikah di luar sana tanpa kalian yang tidak merestui hubungan kami " ucap Siska tegas dan air mata yang sudah mengalir


" Lo Lo Lo kok tambah ribet sih masalah nya ,lagian papi juga ngapain sih sok soan larang kak Siska menikah " ucap kesal Aidil melirik papinya yang sedang mengedipkan matanya sebelah ke arah Aidil


" benar kata papi tadi " ucap Aidil yang langsung berubah drastis membuat semua orang menatap nya tajam


" benar apanya hah ?? tanya Yuli sedikit berteriak duduk disampingnya


" itu masih ragu ragu " jawab Aidil gugup


" ahhhhgggg sakit sayang , ampun , ahhhgg " teriak Aidil kesakitan saat istri nya menarik telinga dengan damage lumayan besar


" hhhhhhhh deddy kalah lagi sama bunda ,Cemen " ucap Alfa disela tawanya


" iya deddy Cemen huh " ucap lagi Alfi


" tarik kencang bunda biar tidak nakal lagi " ucap Alfa membuat Aidil membulat kan matanya


" ampunnnn , aku janji tidak akan ikut ikutan " ucap Aidil meringis kesakitan membuat Yuli segera melepaskan tangannya dari telinga suaminya


" ampun deddy tidak akan mengulanginya lagi hahahahahahaha " ejek Alfa mengikuti nada suara deddy nya dan wajah yang dibuat buat seperti kesakitan


" hahahahahaha deddy nangis " ejek lagi Alfi


" cepat katakan kenapa kamu tiba tiba juga berubah ?? tanya Yuli dengan tegas berdiri di depan suaminya dengan tangan disilangkan di dadanya


" wow deddy dalam bahaya " ucap Alfa cengingisan


" Deddy akan ditarik lagi telinganya " ucap Alfi menambahi


" bunda nanti telinga yang satunya lagi bunda biar sama sama merah " ucap Alfa


" Alfa Alfi sana main " ucap tegas Yuli membuat Alfa dan Alfi berlari pergi


" cepat katakan " teriak Yuli


" iya iya , papi yang menyuruhku " jawab Aidil jujur cari aman membuat Zei langsung pucat melihat semua pandangan mengarah kepadanya