Anak Kembarku Tanpa Deddy

Anak Kembarku Tanpa Deddy
BAGAS PUTRA ANGGARA


Dara sudah tahap akhir untuk melahirkan , Yuli dan papi Zei juga sudah keluar dari ruangan meninggalkan mereka.


" oke bu ikuti arahan kami ya " ucap dokter tersebut sudah memasang sarung tangan khusus.


" Tarik nafas nya pelan pelan , lalu hembuskan , oke sekali lagi tarik nafasnya pelan pelan dan hembuskan seperti tadi Ya Bu " ucap Dokter tersebut


Dara mulai menghembuskan nafas nya , Bimo yang ada di samping nya seperti tak mau kalah ,dia juga malah ikut ikutan menghembuskan nafasnya


" tarik nafas nya dalam dalam lalu dorong " ucap dokter tersebut membuat Dara melakukan apa yang di pinta oleh dokter


" ahhhggggg " teriak Dara sedangkan Bimo hanya bisa mengeraskan badannya tanpa bernafas


" sekali lagi Bu , tarik nafas nya lalu dorongg " ucap Dokter


" ahhhhhggggggg " teriak Dara dan Bimo , wajah Bimo sudah penuh cakaran Dara


" sakittttt " teriak Bimo


" Sayangggggg " teriak Bimo lagi


" sekali lagi Bu " ucap Dokter tersebut membuat Dara langsung menarik nafas nya dalam dalam dan mengembuskan nya dengan air mata yang sudah mengalir , rasa sakit di bawa sangat luar biasa.


" Sakit mas hiks...hiks " ucap Dara lirih dengan nafas tersengal-sengal


" iya syaang , mas tau , tapi ini demi anak kita ya sayang " ucap Bimo ikut meneteskan air matanya


" sedikit lagi Bu " ucap Dokter tersebut


" apa kepala anak ku sudah keluar Dok ?? tanya Bimo yang tak tega melihat Istrinya terus kesakitan tapi dihiraukan oleh dokter


" ayo Bu " ucap lagi dokter yang kembali membuat Dara dan Bimo berteriak secara bersamaan


" ahhhhhgggggggggggggg " teriak Dara memenuhi ruangan tersebut diikuti oleh sang suami yang sudah dipenuhi oleh cakaran cakaran pada bagian wajah nya serta beberapa rambut nya yang sudah rontok akibat istri nya


" oeekk oekkkk ooooekkk " tangisan seorang bayi yang seketika membuat Bimo memeluk istrinya , Dara hanya tersenyum tipis melihat suami nya


setelah suster membersihkan bayi tersebut , dia langsung memberikan kepada Sang ayah nya untuk diberikan Nama


" Silahkan diberikan Nama pak " ucap Dokter sopan


" apa kamu sudah memberikan nya nama mas ?? tanya Dara dengan suara yang seperti dipaksakan


" BAGAS PUTRA ANGGARA " ucap Bimo menatap bayinya lekat


" apa kamu menyukai nya sayang ?? tanya Bimo menoleh ke arah sang istri dan ternyata istri nya sudah menutup matanya


" sayang " panggil Bimo dengan suara yang sudah panik


" Bimo meletakkan bayinya di samping sang istri dengan sangat hati hati lalu mencium beberapa kali istri nya


" dok , istri ku " ucap Bimo membuat Dokter yang sedang membersihkan peralatan mereka juga kaget


" Suster " ucap dokter dan dengan seketika suster yang menemaninya langsung menjalankan apa yang diminta oleh dokter


" Dokter kenapa anak ku menangis terus ?? tanya Bimo yang sudah sangat khawatir , air matanya sudah tidak bisa di tahan


" Suster bawa bayi nya ke Ruang NICU atau neonatal intensive care unit , istri anda mengalami pendarahan " ucap Dokter yang semakin membuat Bimo sangat panik dan sangat sedih


" ya Tuhan kenapa harus seperti ini " ucap Bimo melihat ke arah sang istri yang sudah tak berdaya , seketika Bimo langsung memeluk sang istri sebelum di bawa ke ruang


" Pendarahan , kenapa bisa dok ?? tanya Bimo dengan suara yang sudah sangat Geram


" pendarahan mungkin terjadi karena beberapa faktor contoh nya saja seperti Pusing, seperti mau pingsan, Lemas , jantung berdebar , sesak napas, Berkeringat t , Gelisah atau bingung ,Demam , nyeri perut ,Darah berbau menyengat , nyeri pinggul ,nyeri saat buang air kecil , dan mungkin istri anda mengalami salah atau dari faktor tersebut , tapi saat kami bertanya ibu Dara hanya menjawab tidak ada masalah " ucap Dokter tersebut


" jadi kapan istri saya sadar dok , istri saya hanya pingsan aja kan ,gak lebih ?? tanya Bimo


" bapak sebaiknya perbanyak doa untuk keselamatan istri bapak , saya hanya memprediksi jika istri anda pendarahan abnormal , yang sangat beresiko dengan kesehatan dan bisa saja merenggut nyawa " ucap Dokter membuat Bimo menatap nya sangat tajam dan menakutkan


" jangan main main dengan saya , saya tidak akan segan segan untuk membunuh Anda jika istri saya kenapa Napa " ucap Bimo dengan air mata yang semakin mengalir