
hai para pembaca yang saya hormati , saya ingin mengucapkan terimakasih banyak yang telah mendukung dan mensupport saya sampai sejauh ini ,. dan apabila ada yang menganggap novel saya tidak bagus , atau kata katanya terlalu lebay author minta maaf , author sudah berusaha semaksimal mungkin dan jika ada yang tidak menyukai novel saya , silahkan di skip saja, author tidak memaksa untuk melanjutkan jika memang novel saya tidak terlalu bagus ☺️🙏
Kevin buru buru mengambil hp nya dan Melihat nama Aidil yang tertera di layar hp nya, dengan kesal Kevin keluar kamar dan mengangkat telfon dari Aidil
Siska yang berada di tempat tidur jantung nya sangat berdegup kencang , dia membolak balikan badannya di tempat tidur seperti cacing kepanasan
" ya Tuhan ciuman pertama ku baru saja diambil " ucap Siska memegang bibir nya
diluar sana nampak Kevin merasa terselamatkan dari ******** dirinya terhadap Siska yang tidak bisa berciuman karena telfon dari Aidil
" halo paman " teriak Aidil dari dalam sana
" aku bukan paman mu " ucap Kevin kesal
" ohh baiklah kakak ipar atau Abang ipar , jadi bagaimana olahraga nya,lancar "?? tanya Aidil menahan tawanya yang sudah menebak wajah Kevin yang sedari tadi seperti menahan kesal
" aku gak mengerti " jawab Kevin ketus
" paman sudah meminum vitamin A yang aku belikan ?? tanya Aidil lagi
" sudah ku buang " jawab Kevin lagi
" kalau buku langkah langkah menjadi suami yang baik , kakak ipar sudah baca ?? tanya lagi Aidil menahan tawanya
" sudah ku robek ," jawab Kevin
" ayo lah kakak ipar , gak baik wajah suram kaya gitu " ucap Aidil
" apa kamu sudah selesai , aku mau tidur " ucap Kevin
" sabar kakak ipar , lagian kamu sedang ada di luar tu " ucap Aidil yang melihat sekeliling Kevin
" aku kasih tau trik lagi ni " ucap Aidil
" sini Dil aku sangat membutuhkan nya " gumam Kevin
" gak perlu " jawab Kevin lagi ketus padahal dia sangat menginginkan trik tersebut
" baiklah kakak ipar , nanti setelah Abang Kevin mencium kak Siska , kamu harus melepas kan bajunya tapi ciuman Abang jangan sampai lepas dan jangan juga berciuman sampai mati , paman harus memberiku oksigen kepada kak Siska kalau tidak kak Siska bisa mati nantinya ... trus nanti jangan lupa ini hal hal yang sangat penting untuk membuat wanita menjadi bergairah , Abang ku atau kakak ipar nanti menyusu di dada kak Siska ...ahhg seperti itu lah .. paman pasti sudah pernah nonton film dewasa , paman ikuti saja film dewasa tersebut ... gak mungkin juga aku yang memberikan contoh hahahah " ucap Aidil panjang lebar
" aku tidak butuh , jika kamu sudah selesai bicara , matikan lah " ucap Kevin
" baiklah paman aku akan mematikan nya , selamat menikmati penggoyangan kasur hahahaha " ucap Aidil dan mematikan telfon Vidio nya
Kevin kembali kedalam kamarnya dan melihat Siska yang masih menunggu nya yang mana membuat Kevin kembali gugup
" film dewasa , film dewasa " gumam Kevin mengingat kata kata Aidil serta Vidio adegan berbahaya yang pernah ditontonnya
Kevin duduk di tepi kasur nya
" siapa yang nelfon malam malam gini kak ?? tanya Siska
" Aidil " jawab jujur Kevin
" hah buat apa dia nelfon ?? tanya lagi Siska
" gak tau , aku sudah lupa " ucap Kevin
" kamu sama Aidil gak ada bedanya " ucap Siska kesal
" Siska " panggil Kevin yang sudah tidak sabar
" apa " jawab Siska
" apa aku boleh melakukan nya sekarang ?? tanya Kevin yang sudah tidak mementingkan harga dirinya
" melakukan apa ?? tanya Siska lirih dengan wajah yang merona merah
" apa masih perlu aku menjelaskan nya ?? tanya Kevin
" aku tidak mengerti " jawab Siska
" baiklah aku akan memberi tahu " ucap Kevin menindih tubuh Siska
Kevin kembali mencium bibir Siska dan perlahan Kevin mulai ******* bibir Siska mengikuti cara orang yang ada di Vidio yang sering dia tonton