Anak Kembarku Tanpa Deddy

Anak Kembarku Tanpa Deddy
satu ronde


" kak Kevin malam ini nginap di sini ya " ucap Siska yang membuat Kevin kaget


" hah , tidak ,aku sudah bilang tadi jika aku hanya sebentar saja " ucap Kevin


" kak Kevin tidak boleh menolak , kak Kevin tidur di kamar Siska saja aku tidur di kamar tamu " ucap Siska yang membuat Kevin membulatkan matanya


" jangan , jangan , aku tidak mau " ucap Kevin menggeleng gelengkan kepalanya


" yasudah kalau gk mau gimana kalau kita tidur berdua saja " ucap lagi Siska Tersenyum jail


" ayo " ucap refleks Kevin


" ehh maksud nya tidak ,aku akan tidur di kamar tamu saja " ucap Kevin dan berlari meninggalkan Siska sendiri


didalam kamar Aidil


" mas aku sudah lelah " ucap Yuli ngos ngosan


" tidak malam masih panjang " ucap Aidil terus memompa mompa


" tapi aku sudah berapa kali keluar mas " rengek Yuli


" tapi aku baru tiga kali " ucap lagi Aidil yang membuat Yuli membulat kan matanya


" ayo lah mas , aku sudah sangat lelah " ucap Yuli


" aku akan melakukan nya sampai kamu hamil " ucap Aidil terus memompa


" mas kenapa kamu sungguh bodoh , dia akan tumbuh sendiri nanti , kamu tidak perlu melakukan nya sampai aku hamil " ucap yuli yang sudah kesal bercampur rasa lelahnya


" tidak aku akan melakukan nya setiap malam " ucap Aidil ******* ***** Yuli dan yang satunya diremas remas oleh Aidil


Yuli hanya bisa mendesah nikmat rasa ini yang sebenarnya ia inginkan , dia sudah kecanduan dengan sensasi yang begitu nikmat menurutnya


" sayang aku sudah tidak kuat ahhgg " ucap Yuli mendesah saat kembali keluar


" ahhg mas , ahhg " teriak Yuli mendesah nikmat saat mencapai puncaknya


saat sudah mencapai kenikmatan dari keduanya Aidil melepaskan tombak saktinya dari lubang buaya


Aidil menggoyang goyangkan kedua jarinya di bagian sensitif istrinya hingga kembali membuat Yuli mendesah dan mengeluarkan cairan putih yang mengalir keluar


Aidil kembali memasukan punynya lagi membuat Yuli membulatkan matanya


" mas aku sudah sangat lelah , apa kamu mau membuat ku mati " ucap Yuli tapi d


" mas ahhg aku ahhgg , mass a..k..u ahhhgg" ucap Yuli kembali mendesah nikmat


karena merasa kasian Aidil mengakhiri aktifitas nya , juniornya sudah Sangat puas dengan permainan hari ini , Aidil membaringkan badannya disamping Yuli yang berbaring lemah


Aidil memeluk badan Yuli yang masih belum menggunakan sehelai benang pun ,


tapi tak lama kemudian sang Otong kembali bangkit yang membuat Aidil kasal


Aidil diam diam memasukkan Otong nya ke dalam lubangnya , Aidil tidak menghentak hentakkan nya dia hanya memasukkan nya saja , Yuli yang merasa ada sesuatu yang mengganjal di bawah meraba rabanya dengan mata yang tertutup, Yuli perlahan mencoba memegang sesuatu yang menempel dipunyanya karena merasakan ada sesuatu yang keras menusuk punyanya Yuli perlahan membuka matanya dan melihat susutu yang kembali menancap di punyanya


" mas , aku sungguh lelah sekali " rengek Yuli


" aku hanya memasukkan nya saja ,jadi kamu tidur saja " ucap Aidil


" mas , gimana mau tidur kalau ada sesuatu yang mengganjal dibawah " ucap Yuli


" aku mau melepaskan nya tapi kita satu ronde lagi gimana " ucap Aidil mengedipkan mata nya


" tidak ,aku sungguh lelah , dan kamu lihat sepreinya sudah bau cairan punyamu " ucap Yuli


" tidak , punyamu yang bau " ucap Aidil tak mau kalah


" punyamu , punyaku tidak pernah keluar paling cuma sedikit " ucap Yuli


" kamu tidak melihat nya aku yang melihat nya keluar banyak " ucap Aidil


" pokoknya punyamu , karena punyamu yang mengalir keluar di bawah bukan cairanku " ucap Yuli


" serahmu saja " ucap Aidil mengalah


" tapi lepaskan Otong mu mas " ucap Yuli


" tidak ,biarkan saja , aku tidak akan melakukan nya lagi cukup begini saja " ucap Aidil yang membuat Yuli pasrah


10 menit kemudian Yuli masih belum bisa tidur karena sesuatu yang sangat mengganjal dibawah sana , membuat Yuli pasrah


" mas kamu boleh melakukan nya lagi , tapi hanya satu ronde " ucap Yuli dan dengan senyuman manisnya Aidil melakukan nya kembali


Aidil terus makukaknnya hingga 2 jam


" mas kamu sudah janji hanya satu ronde , ini sudah dua jam " ucap Yuli


" satu ronde menurutku 3 jam " ucap Aidil yang membuat Yuli ingin sekali memotong Otong milik suaminya