Anak Kembarku Tanpa Deddy

Anak Kembarku Tanpa Deddy
Alfa merajuk


dua hari telah berlalu kini Aidil dan Bimo baru saja sampai di rumah nek Vivin


saat mendengar suara mobil dengan semangat Kevin berlari ke arah pintu berharap orang yang di tunggu tunggu nya datang membuat Yuli dan ibunya yang melihat Kevin begitu bersemangat berlari dilanda kebingungan , tapi semangat Kevin seketika pudar saat membuka pintu


" hai paman , apa kabar " sapa Aidil


" sok asik " ucap Kevin ketus dan kembali masuk


Alfi yang mendengar suara Deddy nya ia ikutan berlari ke arah pintu berbeda dengan kakaknya yang tidak peduli


Yuli yang melihat anaknya cuek saja hanya bisa menggelengkan kepalanya dan melangkah ke arah pintu mendorong kursi roda nenek nya


" Eddy Ainan adek mana ( Deddy mainan adek mana ) ucap Alfi semangat membuat Kevin tersenyum dan memberikannya mobil remote


Aidil yang melihat Yuli datang segera melangkah dan memeluk Yuli


" Alfa mana syg ?? tanya Aidil


" tu didalam lagi merajuk " ucap Yuli


" loh kok bisa merajuk ?? tanya Aidil


" gara gara kamu lah " ucap Yuli yang membuat Aidil bingung


" loh kok aku sih ,kan aku baru datang " ucap Aidil


" kamu kaya gak tau Alfa saja kalau di janji baru tidak di tepati " ucap Yuli


" ohh janji beli mainan ,ini udah ada " ucap Aidil


" mas , kamu sudah janji sama dia akan datang kemarin sampai kemarin dia trus nungguin kamu " ucap Yuli ikutan kesal


" astaga aku lupa hehe ,tapi Alfa pasti tidak merajuk lagi kalau sudah dibawakan mainan" ucap Aidil


" terserah mu saja mas ,coba saja kalau mainan itu ampuh baginya , dia tidak suka kalau di janji baru tidak ditepati " ucap Yuli menjelaskan


" siang nona " sapa Aidil


" siang Bimo " sapa balik Yuli yang membuat Aidil menatap tajam ke arah Bimo


" oh maaf sepertinya ada yang cemburu " sindir Bimo


saat masuk Aidil langsung ikut duduk di samping Alfa yang tidak mau melihatnya


" hai anak Deddy yang ganteng , Deddy bawakan mainan baru Lo " ucap Aidil membujuk Alfa tapi tidak mendapat jawaban membuat Kevin yang baru ikutan duduk tertawa


" hahaha janagn kasih ampun Alfa " ucap Kevin disela tawanya


" sekarang kakak mau apa biar Deddy belikan ?? tanya lagi Aidil tapi masih tidak mendapat jawaban


Aidil sangatlah dibuat pusing oleh anaknya yang merajuk


" syg bantu aku dong " rengek Aidil ke arah Yuli tapi Yuli hanya mengangkat kedua bahunya tanda tidak mau ikut campur


" kemarin Deddy tidak bisa kesini karna kerja buat beli mainan " ucap Aidil berharap alasan yang sering dipakainya bisa mencairkan hati Alfa tapi hasilnya tetap lah sama malahan Alfa pergi ke arah Bimo dan minta digendong


" hai anak ganteng " ucap Bimo yang membuat Alfa hanya tersenyum kecut


Aidil tidak tau harus apa sekarang semua rayuannya tidak lah ampuh terhadap Alfa ,Yuli yang melihat calon suami nya merasa bersalah segera mencoba ikut membantu membujuk Alfa


" Alfa apa kamu mau Deddy pergi kalau kakak tidak mau bicara dengan nya " ucap Yuli dengan suara pelan yang membuat Alfa menoleh ke arah bundanya dan menggeleng kan kepalanya


" kalau kakak tidak mau Deddy pergi lagi , kakak harus maafin Deddy lagian Deddy kalian kan sudah bawakan mainan sebagai tanda maafnya " ucap lagi Yuli yang membuat Alfa segera menangis dan turun dari pangkuan Bimo berlari ke arah aidil dan memeluk nya


" aduh anak Deddy tidak boleh nangis dong " ucap Aidil menghapus air mata Alfa


" ainan ana Eddy ( mainan mana Deddy ) ucap santai Alfa seperti tidak mempunyai beban sama sekali membuat Aidil melongok tidak percaya


" ternyata kamu mau tapi sok jual mahal " batin Aidil