Anak Kembarku Tanpa Deddy

Anak Kembarku Tanpa Deddy
meninggal


pagi harinya Yuli bangun lebih cepat dari biasanya , Yuli langsung mencuci muka dan berlari ke ruang IGD berharap suaminya sudah membuka matanya


tapi matanya SE akan membinar saat melihat suaminya di keluarkan dari ruangan IGD oleh beberapa perawat diikuti dokter


" mas Aidil sudah mau dimasukan ke ruangan inap " ucap Yuli merasa sedikit lega


dengan cepat Yuli berlari ke arah tempat Aidil dan langsung memeluk badan suaminya tanpa melihat wajahnya terlebih dahulu


" Alhamdulillah mas akhirnya kamu sudah baikan ,aku sangat yakin kalau kamu kuat hiks..hiks. " ucap Yuli senang tak sanggup lagi menahan rasa bahagianya


Yuli melepas pelukannya dan melihat wajah suaminya Sangat pucat dan matanya yang masih tertutup


" mas apa kamu masih ngantuk kenapa masih tidur bangun lah ayo, apa kamu tidak kangen dengan ku " ucap lagi yuli


" mas bangun , Yuli disini mas " ucap Yuli pelan tapi masih belum ada respon apapun


" mas bangunnn jangan buat aku menderita seperti ini mas " ucapnya lagi sedikit berteriak


" maaf Bu beliau sudah meninggal dunia 20 menit yang lalu " ucap dokter yang membuat mata Yuli mengeluarkan air mata yang begitu pilu


" tidak , dokter bohong kan suamiku tidak akan meninggalkanku dia sudah berjanji " ucap Yuli seakan tidak percaya dengan kenyataan yang terjadi


Yuli kembali memeluk tubuh Aidil yang sudah tak bernyawa lagi dengan tangisan tak terbendung


" mas bangun hiks..hiks kita baru bahagia kenapa kamu hiks..hiks meninggalkan ku hiks..hiks..hiks " ucap Yuli lirih tak melepas pelukannya


" tapi yang maha kuasa telah berkata lain Bu jadi ibu mohon ikhlas dan bersabar " ucap lagi dokter tersebut yang membuat Yuli menggeleng gelengkan kepalanya


" tidak dok , suamiku pasti akan bangun dia hanya tidur doang ,dia sudah berjanji denganku hiks..hiks.. " jawab Yuli


" mas apa kamu tau jika Alfa dan Alfi kangen denganmu , bangunlah jangan tidur seperti ini nanti Alfa akan mengerjai mu lagi " ucap Yuli berusaha tersenyum walaupun air matanya mengalir begitu deras


" jangan bawah suamiku , dia suamiku aku yang akan membawa nya pulang " teriak Yuli tak menerima yang dikatakan oleh sang dokter


" dia akan bangun sebentar lagi , mas Aidil memang tidak suka bangun cepat dia akan bangun saat jam 7 nanti dan akan memelukku seperti biasanya " ucap Yuli penuh percaya diri tapi matanya berkata lain karena air matanya yang tak ada henti hentinya


" dan apa kalian tau dia sangat mencintai ku jadi dia tidak akan pergi meninggalkan ku dan anak kami " ucap lagi Yuli


" iya Bu saya paham dengan apa yang ibu rasakan , tapi ini sudah kenyataan beliau sudah tidak bisa bangun lagi , jadi kami mohon agar ibu bisa menerima kenyataan ini dengan lapang dada" ucap sang dokter mencoba menjelaskan tapi Yuli tidak mau mendengar kannya


" aku sudah bilang suamiku akan bangun saat jam tujuh ,dia akan mengajakku hari ini ke suatu tempat , dia sudah berjanji padaku " teriak Yuli


" pergi kalian jangan mengganggu suamiku yang sedang tidur dia tidak akan memaafkan kalian dan akan memecat kalian semua " ucap lagi Yuli dengan suara keras


" maaf Bu kami permisi " ucap dokter langsung menyuruh beberapa perawat mendorong tempat tidur rumah sakit yang di tempati Aidil


.


" jangan , mas aidilllllll hiks. " teriak Yuli dan..........


author hanya bisa up 1 eps hari ini karena author akan mudik ,, ohh iya rasa penasaran kalian akan terjawab besok karena eps selanjutnya author up besok


semoga kalian tidak penasaran dengan lanjutan " teriak Yuli dan.......


jika mau terjawab silahkan


vote wkwkwk


like hehe