Anak Kembarku Tanpa Deddy

Anak Kembarku Tanpa Deddy
ancaman berarti


kini mereka sudah memasuki ibu kota membuat Kevin tersenyum penuh arti


" nanti kamu nginap di rumah mami saja ya syg " ucap Aidil menoleh ke belakang


" gak usah mas ,kami tinggal di kontrakan saja , " ucap Yuli tersenyum


" tapi ka......" ucapannya terpotong oleh Yuli


" aku bilang gak mas , aku gak enak nginap di rumahmu kalau kita belum sah " ucap Yuli yang membuat Aidil membungkam mulutnya ,Kevin yang duduk di samping Yuli menahan tawanya melihat wajah Aidil yang cemberut


" di cemberutin aja tu wajah ,mirip monyet " sindir Kevin menahan tawanya membuat Aidil langsung menatap tajam ke arah Kevin


" maksud paman apa ?? tanya Aidil tegas


" memangnya kamu merasa ,aku ngomong sama Alfa dan Alfi kok " ucap Kevin yang membuat Aidil sangat kesal


" ohh iya paman nanti mau nginap di kontrakan Yuli atau gimana ?? tanya Yuli yang membuat Kevin melirik Aidil


" apa lu liat liat " ucap Aidil tegas


" dirumah mu ada siapa aja ?? tanya Kevin ke Aidil


" ya ada keluarga gue lah " ucap ngeggas Aidil


" ya siapa aja ?? tanya Kevin lagi yang membuat Aidil kesal


" mami,papi , Nurul,Siska ,pembantu ,supir ,tukang kebun , ,puas lu " ucap Aidil


" kayaknya aku nginap di rumah Aidil saja deh ," ucap Kevin yang membuat Aidil segera menolaknya


" paman kalau mau nginap di hotel atau di apartemen saja ,rumahku bukan untuk penginapan tau gak " ucap Aidil melarang


" baiklah kalau begitu aku akan ke kontrakan Yuli saja tapi aku tidak akan menjadi wali Yuli dipernikahan kalian " ancam Kevin yang membuat Aidil sangat kesal dengan ancaman yang selalu memojokan nya


" trus maunya paman apa ?? tanya Aidil


" nginap di rumahmu itu saja " ucap Kevin sok cool


" bos kita mau antar nona atau mau ke rumah utama dulu ?? tanya Bimo


" kamu kenapa nanya aku tanya Yuli lah maunya gimana dasar asisten bodoh otak gak dipakai " ucap kesal Aidil


" bos aku gak ikut ikutan kok bos" gumam Bimo


" mas kenapa sih kalau ngomong itu gak ada baik baiknya , pantas saja Alfa sama Alfi sering ucapin kata kotor seperti itu ternyata kamu yang ngajarin " ucap Yuli ikutan emosi membuat Aidil kalang kabut sedangkan Bimo yang disampingnya menahan tawanya merasa bahagia melihat bosnya di marahi


" mampus lu bos gila " gumam Bimo penuh kemenangan


" " gak kok sayang tadi ini si Bimo nanya yang gak jelas " alasan Aidil


" kamu yang gak jelas mas ,orang nanya baik baik malah marah-marah " ucap lagi Yuli


" iya maaf " ucap lirih Aidil


" iya gpp kok nona saya juga terbiasa di bilangin seperti itu setiap hari sama si bos " ucap pura pura sedih Bimo yang membuat Aidil membulatkan matanya kesal


" mampus lu bos " gumam Bimo cekikikan


" mas kita gak boleh pandang enteng orang , siapa tau orang itu lebih pintar dari pada orang yang mengatai , dan jika mas masih seperti itu aku akan pergi " ucap Yuli mengancam


" eeh syg bukannya begitu ,si Bimo cuma pura pura kan Bim. " ucap panik Aidil dan menatap Bimo kesal


" iya nona gak usah di panjang panjangin saya juga gpp , saya malah bersyukur dikatain begitu sama bos karena dengan begitu saya bisa memperbaiki kesalahan saya " ucap Bimo kembali pura pura yang membuat Aidil ingin sekali menendang nya


" Bimo ,gak usah aneh aneh jangan samakan aku dengan dirimu yang jomblo ,kamu mau aku gagal menikah gara-gara masalah ini " ucap panik Aidil


" syg jangan didengarkan dia cuma fitna Dajjal " lanjut Aidil ke Yuli


" Alhamdulillah kalau begitu paman tidak perlu repot-repot jadi wali kalau gagal " ucap Kevin yang membuat Aidil tambah panik


" paman jangan begitu, kami gak akan batal menikah kok , kan sayang " ucap Aidil


" tergantung kamu " ucap singkat Yuli yang membuat Bimo senang bukan main