
kini mereka sudah memasuki ibu kota membuat Kevin tersenyum penuh arti
" nanti kamu nginap di rumah mami saja ya syg " ucap Aidil menoleh ke belakang
" gak usah mas ,kami tinggal di kontrakan saja , " ucap Yuli tersenyum
" tapi ka......" ucapannya terpotong oleh Yuli
" aku bilang gak mas , aku gak enak nginap di rumahmu kalau kita belum sah " ucap Yuli yang membuat Aidil membungkam mulutnya ,Kevin yang duduk di samping Yuli menahan tawanya melihat wajah Aidil yang cemberut
" di cemberutin aja tu wajah ,mirip monyet " sindir Kevin menahan tawanya membuat Aidil langsung menatap tajam ke arah Kevin
" maksud paman apa ?? tanya Aidil tegas
" memangnya kamu merasa ,aku ngomong sama Alfa dan Alfi kok " ucap Kevin yang membuat Aidil sangat kesal
" ohh iya paman nanti mau nginap di kontrakan Yuli atau gimana ?? tanya Yuli yang membuat Kevin melirik Aidil
" apa lu liat liat " ucap Aidil tegas
" dirumah mu ada siapa aja ?? tanya Kevin ke Aidil
" ya ada keluarga gue lah " ucap ngeggas Aidil
" ya siapa aja ?? tanya Kevin lagi yang membuat Aidil kesal
" mami,papi , Nurul,Siska ,pembantu ,supir ,tukang kebun , ,puas lu " ucap Aidil
" kayaknya aku nginap di rumah Aidil saja deh ," ucap Kevin yang membuat Aidil segera menolaknya
" paman kalau mau nginap di hotel atau di apartemen saja ,rumahku bukan untuk penginapan tau gak " ucap Aidil melarang
" baiklah kalau begitu aku akan ke kontrakan Yuli saja tapi aku tidak akan menjadi wali Yuli dipernikahan kalian " ancam Kevin yang membuat Aidil sangat kesal dengan ancaman yang selalu memojokan nya
" trus maunya paman apa ?? tanya Aidil
" nginap di rumahmu itu saja " ucap Kevin sok cool
" bos kita mau antar nona atau mau ke rumah utama dulu ?? tanya Bimo
" kamu kenapa nanya aku tanya Yuli lah maunya gimana dasar asisten bodoh otak gak dipakai " ucap kesal Aidil
" bos aku gak ikut ikutan kok bos" gumam Bimo
" mas kenapa sih kalau ngomong itu gak ada baik baiknya , pantas saja Alfa sama Alfi sering ucapin kata kotor seperti itu ternyata kamu yang ngajarin " ucap Yuli ikutan emosi membuat Aidil kalang kabut sedangkan Bimo yang disampingnya menahan tawanya merasa bahagia melihat bosnya di marahi
" mampus lu bos gila " gumam Bimo penuh kemenangan
" " gak kok sayang tadi ini si Bimo nanya yang gak jelas " alasan Aidil
" kamu yang gak jelas mas ,orang nanya baik baik malah marah-marah " ucap lagi Yuli
" iya maaf " ucap lirih Aidil
" iya gpp kok nona saya juga terbiasa di bilangin seperti itu setiap hari sama si bos " ucap pura pura sedih Bimo yang membuat Aidil membulatkan matanya kesal
" mampus lu bos " gumam Bimo cekikikan
" mas kita gak boleh pandang enteng orang , siapa tau orang itu lebih pintar dari pada orang yang mengatai , dan jika mas masih seperti itu aku akan pergi " ucap Yuli mengancam
" eeh syg bukannya begitu ,si Bimo cuma pura pura kan Bim. " ucap panik Aidil dan menatap Bimo kesal
" iya nona gak usah di panjang panjangin saya juga gpp , saya malah bersyukur dikatain begitu sama bos karena dengan begitu saya bisa memperbaiki kesalahan saya " ucap Bimo kembali pura pura yang membuat Aidil ingin sekali menendang nya
" Bimo ,gak usah aneh aneh jangan samakan aku dengan dirimu yang jomblo ,kamu mau aku gagal menikah gara-gara masalah ini " ucap panik Aidil
" syg jangan didengarkan dia cuma fitna Dajjal " lanjut Aidil ke Yuli
" Alhamdulillah kalau begitu paman tidak perlu repot-repot jadi wali kalau gagal " ucap Kevin yang membuat Aidil tambah panik
" paman jangan begitu, kami gak akan batal menikah kok , kan sayang " ucap Aidil
" tergantung kamu " ucap singkat Yuli yang membuat Bimo senang bukan main