Anak Kembarku Tanpa Deddy

Anak Kembarku Tanpa Deddy
Kehangatan keluarga


Mereka semua masuk kedalam ruang dimana Siska sudah di pindahkan , Mami Yani pun sudah sadar dan sangat antusias mengobrol dengan bayi Siska dan Kevin


Alfa dan Alfi tak mau kalah mereka langsung mengoceh tak karuan , berbeda dengan Bimo Yang hanya ingin menggendong bayi Kevin untuk belajar persiapan nya nanti


" Wah sangat imut , sangat mirip Oma pas kecil " ucap mami Yani menggendong bayi Siska


" Oma , sini Adek nya , kakak mau kenalan " ucap alfa merengek


" jangan Oma , bahaya " ucap Yuli yang tak mau jika kedua anak nya melakukan hal hal aneh


" Alfi juga mau gendong Oma , nanti kalau dedek nya Alfi sudah hadir juga, Adek tidak mau kasih Oma " ucap Alfi mengancam


" Wei kencrut , apa kalian pikir ini mainan , ini bukan mainan dan pasti ku akan menggendong nya seperti boneka " ucap mami Yani


" ahhg Oma pelit , sini Oma , kakak cuma mau kenalan biar nanti bisa main " ucap Alfa membuat mami Yani ingin sekali menjitak kepala Alfa


" tidak boleh ,kalau mau lihat ini oma lihatkan " ucap mami Yani dan dengan kesal kedua kembar itu mendekat


" Oma kenapa warna merah ?? tanya Alfa yang melihat bayi itu masih berwarna merah


" kalian juga sama dulu " jawab mami Yani


" dari mana Oma tau , Oma sok tau ya kan dek " ucap Alfa


" Oma , kapan dedek nya bisa seperti kakak , kakak tidak sabar main sama dedek nya " ucap Alfa


" masih lama , jadi kalian jangan nakal " ucap Oma nya


" Apa aku boleh menjadikan anak mu sebagai tempat kursus Kevin ?? tanya Bimo membuat semua mata mengarah ke padanya


" maksudnya mau belajar gendong bayi " ucap Bimo menggaruk kepalanya yang tidak gatal


" kamu gak tau Bim ?? tanya mami Yani


" yah gak tau lah mi, anak saja belum pernah punya , mau gendong anak siapa , anak ku masih 1 bulan hadir dan aku harus bisa menggendong bayi dalam waktu sebulan itu " ucap Bimo


" om Bimo Cemen, kalah sama kakak , om Bimo sama kaya Oma , Oma suka tidur di lantai dan Om Bimo tidak bisa gendong dedek hahahaha , om Bimo payah " ucap Alfa mengejek Bimo


" woi anak cicak , lu lama lama ku lakban betulan ya didinding " ucap Bimo kesal.


" kenapa ku marah ke anak kecil Bim ? tanya Aidil


" dia meremehkan ku " saut Bimo


" memang benar yang dikatakan anak ku " saut lagi Aidil


" kamu gak bisa gendong bayi Dil ?? tanya Kevin


" anu itu , pernah tapi sudah lama sekali itu pun dulu bayi nya hampir jatuh " ucap Aidil mengingat saat usianya masih seumuran Alfa dan Alfi


" bayi siapa ?? tanya lagi Kevin


" Nurul dulu hehe , aku diam diam menggendong nya tapi hampir jatuh " jawab Aidil


" kenakalan mu itu menurun ke anak anak mu yang sangat ngeselin ini , dan nanti kau berdua jangan seperti Deddy mu yang diam diam mengangkut bayi " ucap mami Yani


" Alfa Alfi , Jangan pernah nakal ya , apalagi gendong Adek nya secara diam diam , nanti kalau dedek nya aunty Siska sama uncle kenapa kenapa gimana , jadi Alfa dan Alfi kalau mau gendong nanti Bunda akan membantu kalian , biar kakak sama Adek bisa menggendong nya " ucap Yuli dan dengan semangat mereka berdua mengangguk


tiba tiba pintu terbuka dan yang datang ternyata Nurul dan Rei


" kakak " ucap Nurul langsung memeluk sang kakak


" selamat ya kak " ucap Nurul


" iya Rul " jawab Siska


" bayi mu dimana kak ?? tanya Nurul yang tidak melihat mami nya


" woi mata , aku disini " ucap mami Yani membuat Nurul seketika melangkah ke arah nya dan melihat wajah bayi Siska


" wah , sangat lucu , mirip dengan ku kan mami , namanya siapa ?? ucap Nurul


" hei hei hei , kenapa kamu seperti memuji dirimu sendiri , cucu ku memang sangat lucu kecuali ada yang punya burung , itu pasti nakal ," ucap mami Yani


" benar kan mi , anak nya kakak sangat mirip dengan ku pas kecil ?? tanya lagi Nurul


" dari mana nya , kamu tidak ada kemiripan sama sekali yang ada mami yang mirip saat kecil " ucap mami Yani


" issss mami ngeselin , sini mi Nurul mau gendong " ucap Nurul


" gak " jawab mami Yani yang masih tidak mau melepaskan Cucu nya


" mami sini , Nurul juga mau gendong " ucap Nurul dan dengan terpaksa mami Yani memberikan nya


" cukup 2 menit , habis tu mami lagi yang gendong " ucap mami Yani


" Bunda lihat Oma , jadi kapan kakak Sama Adek gendong nya ??tanya Alfa


" nanti ya sayang , tapi kalau mau gendong dedek harus duduk ya " ucap Yuli dan hanya di angguki oleh mereka