Anak Kembarku Tanpa Deddy

Anak Kembarku Tanpa Deddy
bertemu masa lalu


sambil menghisap rokoknya Aidil trus menatap taman bermain tersebut yang mulai ramai karena hari sudah sore hari


" mana om yang kemarin kasih duit " tanya Yuli


" icu unda ( itu bunda ) "tunjuk nya pada laki laki yang duduk memakai kacamata hitam dan topi


" ayok kita kesana " ucap Yuli melangkahkan kakinya menggandeng kedua anaknya .


" permisi tuan ,apa benar tuan yang memberikan uang kepada anak anak saya kemarin , saya mau mengembalikan uang yang telah tuan berikan kepada anak saya " ucap Yuli sopan


mata Aidil membulat sempurna seketika melihat perempuan yang didepannya


" bukankah dia yang merobek cek yang kuberikan dulu ,dan sepertinya dia yang aku rebut keperawanannya dulu " gumam Aidil


"tuan ini mohon diambil " ucap Yuli memberikan uang seratus ribu ke arah Aidil


" tuan , tuan " panggil Yuli yang tidak mendapat respon dari orang tersebut .


" gak perlu " ucap singkat Aidil tapi masih menatap wajah Yuli


" wah aca ata om ail ebat "( wah kacamata om Aidil hebat ) ucap Alfi naik ke kursi dan mencabut kacamata Aidil dan memakainya ,sedangkan kakaknya mengambil tapi yang dikenakan Aidil


" ka_ ka _ mu " ucap Yuli gugup


Yuli langsung menarik tangan anak anaknya pergi meninggalkan Aidil dengan meneteskan air matanya , sedangkan anak anaknya hanya bisa pasrah ditarik


" unda elap " ( bunda gelap ) teriak Alfi yang masih memakai kaca mata tapi dihiraukan oleh bundanya "


" Opi om ail alum " ( topi om Aidil harum ) ucap sang kakak


sesampainya di rumah Aliya langsung masuk ke kamar meninggalkan putranya di ruang tamu


" Kenapa saat aku sudah menerima kenyataan ini ,dia kembali lagi " gumam yuli meneteskan air matanya.


" apa aku harus pergi dari sini ,dia mungkin sudah mengetahui tentang aku dan anak anakku , aku tidak mau dia mengambil mereka " lanjut Yuli.


tokk


tokk


tokk


dengan berlomba sang kembar berlari ke arah pintu


" yey adek uluan haha


( yey Adek duluan haha ) "ucap Alfi bangga


cek lek


" hai ponakan aunty , lagi ngapain " tanya Siska melangkahkan kakinya masuk ke ruang tamu sambil menggandeng kembar


" ain onti ( main aunty ) jawab Alfa


" ohh main , bunda kalian mana , aunty bawa makanan ni buat persiapan makan malam " ucap Siska


" unda Agi angic i amal ( bunda lagi nangis di kamar ) jawab Alfa yang masih memakai topi "


" unda angic ala ala etemu om adil ( bunda nangis gara gara ketemu om Aidil )" jawab Alfi


" hah om adil siapa ?? tanya lagi Siska


" om adil yang Aci uit emalin , tluc unda au embalin uitnya ke om adil api unda angic PAC udah etemu ".


( om Aidil yang kasih duit kemarin , trus bunda mau kembalikan duitnya ke om Aidil tapi bunda nangis pas udah ketemu ) ".jawab Alfa


" ini Opi Ama aca ata om adil " ( ini topi sama kacamata om Aidil ) lanjut Alfi


Siska yang melihat topi tersebut melihat ada lambang di bagian depan membuat Siska sangat kaget


" ini kan lambang perusahaan papi yang sekarang di jalankan oleh Aidil , dan topi ini cuma untuk Presdir dan keluarganya saja " gumam Siska


" maksud kalian itu om Aidil ?? tanya Siska kepada sang kembar dan diangguki oleh keduanya"


" sudah kuduga ada yang gak beres " lanjut gumam Siska "


Siska berdiri dan melangkahkan kakinya menuju ke arah kamar Yuli


tok


tok


tok


" Yul kamu Nggak papa kan ? tanya Siska dari balik pintu . Yuli yang mendengar suara Siska langsung menghapus air matanya


" Yul ,apa boleh aku masuk ?? ucap lagi Siska dari luar


" masuk Siska ,pintunya gak dikunci kok " jawab Yuli dari dalam


cek lek


dengan melangkahkan kakinya Siska menuju ke tempat tidur Yuli dan ikut duduk di samping Yuli


" Yuli kamu habis nangis ya ?? tanya Siska yang sudah tau tapi sengaja basa basi


" gak kok , tadi aku kelilipan " jawab Yuli berbohong dengan senyuman dipaksakan


" Yul Yul , masih saja kamu bohong , anak anakmu sudah cerita sama aku Yul " ucap siska


seketika air mata Yuli yang ditahannya langsung mengalir kembali


" Yuli sebenarnya ada apa ini ?? tanya Siska penasaran "


" dia kembali mau mengambil anakku hiks hiks ? jawab Yuli


" dia siapa ?? tanya lagi siska


" maaf aku tidak bisa cerita sama kamu ?? jawab Yuli


" Yuli , aku sudah tau dari anak anak mu kalau kamu habis ketemu adik ku kan , setelah bertemu kamu nangis , dan itu pasti ada hubungannya dengan keluarga kecilmu " ucap Siska sambil mengelus punggung Yuli.