Anak Kembarku Tanpa Deddy

Anak Kembarku Tanpa Deddy
Kevin dan nek Vivin datang


" pak stop " ucap zei setelah sampai didepan gerbang rumah nya membuat tukang ojek tersebut menganga melihat rumah yang di bawanya tadi


" ini rumah bapak ?? tanya tukang ojek tersebut dan diangguki oleh zei


" jadi saya kerja besok disini ?? tanya lagi DNA kembali diangguki oleh zei


" besar sekali pak " ucap tukang ojek tersebut terpesona dengan kemewahan rumah zei


" ni helm bau mu " ucap zei memberikan helm


zei ingin masuk tapi langsung dipanggil oleh tukang ojek membuat Zei kembali berbalik arah


" ada apa lagi ?? tanya Zei


" ongkosnya pak " ucap tukang ojek tersebut


" kan besok kami kerja disini masa majikan disuruh bayar " ucap zei


" tapi kan saya kerja besok pak , hari ini masih berstatus sebagai tukang ojek hehe " ucap tukang ojek tersebut cengingisan


" ni ambil " ucap zei memberikan satu lembar uang merah


" terimakasih pak " ucap tukang ojek tersebut sangat bahagia


" pulang sana ,besok jangan lupa datang kalau telat kamu gk saya terima lagi " ucap zei dan diangguki oleh tukang ojek tersebut


zei masuk kedalam rumahnya dengan raut wajah yang lelah saat membuka pintu zei kaget melihat Kevin dan ibunya yang sudah datang


" udah lama datang nek Vivin ,Kevin ?? tanya Zei Tersenyum ramah


" baru aja nak " jawab nek Vivin


" mangga nya mana Pi ?? tanya Yuli


" di bawa Aidil " jawab zei cengingisan


" buat apa mangga Yuli ?? tanya Kevin


" buat dimakan lah paman " jawab Yuli enteng


Siska yang baru turun setelah mengganti bajunya kaget bercampur rasa senang melihat wajah laki laki yang di tunggu tunggu nya se dari tadi


" kak Kevin " sapa Siska dan ikut duduk disamping Kevin begitu saja


" hai " sapa Kevin Tersenyum manis


" kak Siska pinda dari situ " ucap Yuli tegas membuat Siska bingung


" memangnya kenapa ?? tanya Siska


" kalian belum sah gak ada dekat dekat mulai hari ini titik " ucap Yuli mengatur seperti dia ibu Siska dan Kevin


" tapi... " ucapan Siska terpotong oleh Yuli


" tidak ada bantahan " ucap Yuli tegas membuat Siska terpaksa duduk di samping maminya yang hanya diam


" iya benar kata zei " ucap Yani


" iya apalagi masakan mami sangat enak " ucap Yuli dan diangguki oleh mereka semua walaupun Yuli sudah makan tapi dia tetap ingin makan lagi


" tapi tunggu ,kita lebih baik tunggu mas Aidil dulu " ucap Yuli


" memangnya Aidil kemana?? tanya Kevin membuat Yuli kesal


" paman paman , tadi kan aku sama papi sudah bilang kalau Aidil ambil mangga " ucap Yuli


" bundaaaaa " teriak Alfi berlari diikuti oleh Alfa dibelakang nya


" ada apa ini ?? tanya Yuli bingung


" liat kakak , dia nakutin adek " rengek Alfi ke bundanya


" di takutin apa ?? tanya Yuli


" kakak bilang kalau dia adalah monster yang makan manusia ," ucap Alfi lagi membuat semua orang tertawa


" kenapa ketawa sih " ucap kesal Alfi


" yang ketawa akan dimakan oleh monster Alfa hahhahaha " ucap Alfa mengikuti suara monster musuh Ultraman


" hahaha kakak tidak seram lagi " ucap Alfi menertawakan sang kakak membuat Alfa kesal dan pergi ke arah Kevin


Alfa langsung meminta digendong oleh Kevin


" sayang ,magga mudah sudah datang " teriak Aidil saat memasuki pintu membuat Yuli segera berlari diikuti Alfi ke arah Aidil


" mana mangganya " ucap Yuli


" ini " ucap Aidil memberikan satu kresek buah mangga


" bunda adek mau " ucap Alfi


" nanti Alfi makan kulitnya biar bunda dagingnya" ucap Yuli menggoda Alfi


" ahh gak mau ,adek juga mau isi nya " ucap lagi Alfi merengek


" baiklah bunda akan memberikan ke Alfi sedikit karena kalau kebanyakan Alfi nanti sakit perut " ucap Yuli dan dengan terpaksa Alfi menganggukan kepalanya


" bunda Alfa jangan lupa " teriak Alfa di gendongan Kevin


" ok anak ganteng " ucap Yuli


" bunda Deddynya Alfa sama Alfi juga mau " ucap Aidil ikut ikutan


" gak boleh " teriak Alfa dan Alfi serta bundanya kompak


" oh satu lagi bukti kalau mas yang ambil mana ?? tanya Yuli


" di papi " jawab kesal Aidil