
" pak stop " ucap zei setelah sampai didepan gerbang rumah nya membuat tukang ojek tersebut menganga melihat rumah yang di bawanya tadi
" ini rumah bapak ?? tanya tukang ojek tersebut dan diangguki oleh zei
" jadi saya kerja besok disini ?? tanya lagi DNA kembali diangguki oleh zei
" besar sekali pak " ucap tukang ojek tersebut terpesona dengan kemewahan rumah zei
" ni helm bau mu " ucap zei memberikan helm
zei ingin masuk tapi langsung dipanggil oleh tukang ojek membuat Zei kembali berbalik arah
" ada apa lagi ?? tanya Zei
" ongkosnya pak " ucap tukang ojek tersebut
" kan besok kami kerja disini masa majikan disuruh bayar " ucap zei
" tapi kan saya kerja besok pak , hari ini masih berstatus sebagai tukang ojek hehe " ucap tukang ojek tersebut cengingisan
" ni ambil " ucap zei memberikan satu lembar uang merah
" terimakasih pak " ucap tukang ojek tersebut sangat bahagia
" pulang sana ,besok jangan lupa datang kalau telat kamu gk saya terima lagi " ucap zei dan diangguki oleh tukang ojek tersebut
zei masuk kedalam rumahnya dengan raut wajah yang lelah saat membuka pintu zei kaget melihat Kevin dan ibunya yang sudah datang
" udah lama datang nek Vivin ,Kevin ?? tanya Zei Tersenyum ramah
" baru aja nak " jawab nek Vivin
" mangga nya mana Pi ?? tanya Yuli
" di bawa Aidil " jawab zei cengingisan
" buat apa mangga Yuli ?? tanya Kevin
" buat dimakan lah paman " jawab Yuli enteng
Siska yang baru turun setelah mengganti bajunya kaget bercampur rasa senang melihat wajah laki laki yang di tunggu tunggu nya se dari tadi
" kak Kevin " sapa Siska dan ikut duduk disamping Kevin begitu saja
" hai " sapa Kevin Tersenyum manis
" kak Siska pinda dari situ " ucap Yuli tegas membuat Siska bingung
" memangnya kenapa ?? tanya Siska
" kalian belum sah gak ada dekat dekat mulai hari ini titik " ucap Yuli mengatur seperti dia ibu Siska dan Kevin
" tapi... " ucapan Siska terpotong oleh Yuli
" tidak ada bantahan " ucap Yuli tegas membuat Siska terpaksa duduk di samping maminya yang hanya diam
" iya benar kata zei " ucap Yani
" iya apalagi masakan mami sangat enak " ucap Yuli dan diangguki oleh mereka semua walaupun Yuli sudah makan tapi dia tetap ingin makan lagi
" tapi tunggu ,kita lebih baik tunggu mas Aidil dulu " ucap Yuli
" memangnya Aidil kemana?? tanya Kevin membuat Yuli kesal
" paman paman , tadi kan aku sama papi sudah bilang kalau Aidil ambil mangga " ucap Yuli
" bundaaaaa " teriak Alfi berlari diikuti oleh Alfa dibelakang nya
" ada apa ini ?? tanya Yuli bingung
" liat kakak , dia nakutin adek " rengek Alfi ke bundanya
" di takutin apa ?? tanya Yuli
" kakak bilang kalau dia adalah monster yang makan manusia ," ucap Alfi lagi membuat semua orang tertawa
" kenapa ketawa sih " ucap kesal Alfi
" yang ketawa akan dimakan oleh monster Alfa hahhahaha " ucap Alfa mengikuti suara monster musuh Ultraman
" hahaha kakak tidak seram lagi " ucap Alfi menertawakan sang kakak membuat Alfa kesal dan pergi ke arah Kevin
Alfa langsung meminta digendong oleh Kevin
" sayang ,magga mudah sudah datang " teriak Aidil saat memasuki pintu membuat Yuli segera berlari diikuti Alfi ke arah Aidil
" mana mangganya " ucap Yuli
" ini " ucap Aidil memberikan satu kresek buah mangga
" bunda adek mau " ucap Alfi
" nanti Alfi makan kulitnya biar bunda dagingnya" ucap Yuli menggoda Alfi
" ahh gak mau ,adek juga mau isi nya " ucap lagi Alfi merengek
" baiklah bunda akan memberikan ke Alfi sedikit karena kalau kebanyakan Alfi nanti sakit perut " ucap Yuli dan dengan terpaksa Alfi menganggukan kepalanya
" bunda Alfa jangan lupa " teriak Alfa di gendongan Kevin
" ok anak ganteng " ucap Yuli
" bunda Deddynya Alfa sama Alfi juga mau " ucap Aidil ikut ikutan
" gak boleh " teriak Alfa dan Alfi serta bundanya kompak
" oh satu lagi bukti kalau mas yang ambil mana ?? tanya Yuli
" di papi " jawab kesal Aidil