
dengan senyuman yang terukir di wajahnya Aidil masuk ke kantor dan bertemu dengan aisstennya
" pagi menjelang siang bim " sapa Aidil dengan senyuman membuat Bimo bingung
" ada apa ini , bencana apa yang akan terjadi" gumam Bimo bergidik ngeri melihat kelakuan atasannya
karena penasaran Bimo mengikuti bosnya
" bos tumben Heppy banget " tanya Bimo yang sudah ada disampingnya
" hahaha besok ku transper uang ke rekening mu 1 M " ucap Aidil disela tawanya membuat Bimo tambah ngeri
" ya Tuhan apa benar besok ada musibah yang akan datang ," gumam Bimo pelan pelan melangkah mundur
Aidil terus melangkahkan kakinya menuju ke lift saat memasuki lift tersebut dia heran
" diamana Bimo tadi " ucapnya pada dirinya sendiri
" biar aja lah , intinya aku Heppy" lanjut Aidil
............
kini sang kembar sedang bermain bersama Oma dan kai mereka di ruang tamu tiba tiba mereka dikagetkan oleh sosok yang baru datang
" halo anak Deddy " ucap seseorang yang baru datang sang kembar yang mendengar suara yang dikenalinya berlomba berlari memeluk Aidil
" Eddy ( Deddy) teriak Alfa dan Alfi berlari ke arah Aidil
Yani dan zei kaget
" *apa betul yang dikatakan Aidil kemarin dia sudah berhasil merebut hati anak anaknya " gumam Yani
" sejak kapan " gumam zei*
" halo mami papi , apa kabar , ohh saya lihat tentunya mami sama papi sehat
" kalau begitu gimana kalau kita bermain di kamar Deddy saja " ucap Aidil kepada sang kembar dan dengan semangat Alfa dan Alfi mengangguk setuju
" oke sekarang kita let's go" teriak Aidil bersemangat
lagi lagi mami sama papinya dibuat menganga dengan sikap anaknya
" iya mi tapi jangan lupa papi yang bikin mami hamil " bisik zei dan mendapat cubitan dari istrinya*
" auuuww , rintih zei
" syukurin , memangnya enak " ledek Yani kesal
" ohh mami mau enak enak sama papi " goda zei yang membuat istrinya kesal dan pergi meninggalkan suaminya
di kamar Aidil
" Oce Eddy cekalang Adi Uda Alfa ( oke Deddy sekarang jadi kuda Alfa ) ucap Alfa dan dengan segera Aidil melakukanya membuat Alfa tersenyum puas menaiki punggung Aidil
" Oce Eddy caatnya Ita acmi anjhat ( oke Deddy saatnya kita basmi penjahat) ucap Alfa dengan semangat
" hah ,siapa penjahatnya ?? tanya Aidil yang membuat Alfa menarik telinganya
" ahh Eddy , enjaatnya ya adek ( ahh Deddy,penjahatnya ya adek ) ucap Alfa kesal
" ohh oke saatnya beraksi " ucap Aidil bersemangat
" ahh udah Eddy gak Celu , ayo dek ita ain yang ain aja ( ahh udah Deddy gak seruh , ayo dek kita main yang lain aja ) ucap Alfa yang membuat Aidil membuka mulutnya
" api adek ape ,antuk ( tapi adek ngantuk ) ucap Alfi
" ayo kita tidur Deddy juga ngantuk " ucap Aidil dan diangguki oleh keduanya
kini mereka sudah terlelap nyenyak Alfa tidur di samping kanan Aidil dan Alfi di samping kiri , kedua anaknya memeluk Aidil
Yani ,zei dan Nurul yang masuk kekamar Aidil kaget karena kamar yang begitu berantakan dan senang bercampur haru dengan pemandangan yang ada di hadapan mereka ,
mereka bertiga tidak menyia nyiakan pemandangan yang ada di depannya dengan cepat Nurul dan maminya mengambil ponselnya dan memotret nya
cekrek
cekrek
seusai mengambil gambar Nurul melangkah membangunkan ketiga laki laki yang sedang terlelap