Anak Kembarku Tanpa Deddy

Anak Kembarku Tanpa Deddy
cerita bu dok


"oh iya dari mana kamu tahu kalau aku tinggal di sini padahal aku kan tidak pernah ngomong sama kamu aku mau pindah ke mana?? tanya Yuli penasaran"


"hahaha aku sebenarnya khawatir saat kalian mengatakan aku tidak tahu mau pergi kemana, maka dari itu aku diam-diam memasang GPS berukuran mini di koper milikmu"ucap jujur Siska


"wah bu dokter ternyata sangat khawatir in aku "ucap Yuli dengan tersenyum tipis


"aku sebenarnya tidak terlalu khawatir dengan kamu aku sangat khawatir itu ke kepada keponakanku yang ganteng-ganteng "ucap Siska yang membuat wajah merona merah malu


"oh iya ya gimana kembar nakal ku aku sangat kangen mereka aku bawakan mainan pasti mereka senang sekali? tanya Siska yang baru menyadari kalau Alfa dan Alfi tidak ada


"Alfa sama Alfi mereka sama sahabatku, setiap pagi sahabatku yang menjaga mereka dan aku bekerja "ucap Yuli jujur


"terus pulangnya jam berapa aku sudah sangat kangen, aku mau melihat mereka berantem lagi merebutkan makanan tapi akhir-akhirnya bukan mereka berdua yang menang perankan bundanya hahaha: ucap Siska di sela tawanya


"kamu bisa aja , kalau gitu ntar ya aku ambil HP dulu baru telepon Nurul "ucap Yuli melangkah pergi sedangkan siska yang mendengar nama tersebut kaget.


" hah Nurul ,Nurul siapa " gumam Siska


" mungkin namanya kebetulan saja" lanjut Siska bergumam


tak lama kemudian Yuli kembali duduk bersama Siska dan Yuli langsung menyadari bahwa dia lupa menawarkan minum kepada Siska


"astaga aku sampai lupa buatkan minum tunggu sebentar ya mau kopi teh atau susu?? tanya Yuli


" sembarang ......trus sikembar dimana sekarang ?? tanya Siska


" mereka sudah dijalan Bantar lagi kayaknya sampai " ucap Yuli


" mau minum apa tadi ,aku lupa " tanya lagi Yuli


" sembarang " jawab Siska


" disini gak ada kata sembarang" ucap Yuli


" kalau begitu susu saja biar aku cepat sehat " ucap Siska


" mau susu apa ?? tanya Yuli yang membuat Siska bingung


" emangnya ada susu apa saja?? tanya Siska


"kami hamil gak hamil kelakuannya sama saja, ya sudah aku mau minum air putih saja "ucap Siska


"loh kok putih kan di menu nya nggak ada air putih gimana sih "ucap Yuli pura-pura sombong


"hahaha kamu ini sudah kopi aja, supaya malam ini bisa begadang bermain bersama si kembar nakal ku "ucap Siska yang membuat Yuli melototkan matanya


"no no no tidak bisa, Alfa sama Alfi tidak boleh begadang ,kalau mau begadang sama bundanya saja " ucap Yuli


" yasudah air putih saja ,pasti kalian bertiga kalau sudah main tidak mau dengarin ucapanku " ucap Yuli tegas sambil melangkahkan kakinya ke arah dapur


" tunggu ,aku mau ke WC " ucap Siska berdiri dan mengikuti Yuli


sesampainya di dapur Yuli lupa kalau Siska tidak melihat wc dengan segera Yuri menoleh kebelakang dan benar saja Siska sudah mengikutinya sampai dapur


"Siska WC nya disana , pintu yang kita lewati tadi"ucap Yudi membuat Siska kesal


"coba dari tadi ngomong kek"balas Siska kesal


"maaf lupa, sekalian saja kamu minum air putih disini saja hehehe baru ke WC" ucap Yuli cengar-cengir


"sudah gak haus, permisi "ucap Siska kesal dan pergi meninggalkan Yuli


tak lama kemudian terdengar suara kerokan pintu dengan segera Yuli melangkah dan membukanya


ceklek


" undaa( bunda) "teriak sang kembar dan langsung berlari kearah TV yang menyala karena mereka melihat film kartun si botak kembar"


"Nurul masuk dulu sekalian kita makan malam di sini "tawar Yuli


"aduh maaf Yuli aku mau ngurus pekerjaanku yang belum selesai tadi "bahasa Nurul


"oh gak apa-apa cuma kalau begitu terima kasih ya sudah menjaga mereka sampai pekerjaan menumpuk begini 2 ucap Yuri merasa bersalah


"oke kalau begitu aku pamit pulang " ucap Nurul dan diangguki oleh Yuli