Anak Kembarku Tanpa Deddy

Anak Kembarku Tanpa Deddy
ciuman loading


Kevin masih terbayang dengan apa yang dilihat nya tadi entah itu sebuah keberuntungan buatnya atau sebaliknya


Kevin yang sedang berbaring menunggu Siska keluar kembali diperlihatkan sesuatu yang membuat matanya tak berkedip lagi


Siska keluar hanya menggunakan handuk yang dililitkan membuat Kevin kembali menelan ludah nya kasar


Kevin berdiri dari tempat tidur yang membuat Siska sedikit takut bercampur malu


" apa dia akan melakukan nya sekarang ,tidak , aku sangat takut " gumam Siska panik


Kevin melewati Siska begitu saja yang membuat Siska menggerutuki kebodohan nya


tak lupa sebelum masuk kekamar mandi Kevin terlebih dahulu mengambil handuk dia tidak ingin terlihat bodoh didepan Siska


Kevin berusaha sekuat tenaga menahan setan yang terus mengganggu nya untuk menoleh ke arah Siska yang hanya menggunakan handuk


" jangan Kevin, tunggu sebentar lagi , tahan " gumam Kevin meyakinkan diri nya sendiri


didalam kamar mandi Kevin tak henti hentinya mengatur nafasnya merasa dadanya sangat sesak membayangkan tubuh Siska yang terus melayang layang di pikiran nya


singkat cerita kini Kevin sudah berbaring duluan ditempat tidur membuat Siska sangat bingung apa yang harus dilakukan nya sekarang , apa dia memberanikan diri untuk ikut berbaring atau bagaimana


" apa kamu akan tetap berdiri disitu ?? tanya Kevin walaupun dirinya sendiri lebih keringat dingin dari pada Siska


" i i.iya" jawab Siska gugup dan memberanikan diri nya untuk ikut berbaring di samping Kevin dengan jantung yang sudah berdegup kencang


5 menit


10 menit


15 menit


tidak ada yang membuka suara keduanya sangat canggung , kamar hotel tersebut sangat hening hanya ada suara AC yang terdengar


Siska yang sedari tadi ingin tidur tapi nihil matanya tidak bisa diajak kompromi membuat Siska terpaksa pura pura memejamkan matanya


" Siska " ucap Kevin membuka suara


Siska mencoba tidak menjawab nya dia terus pura pura untuk melanjutkan aksi pura pura tidur nya


" apa kamu sudah tidur ? tanya kevin lagi yang sebenarnya mengetahui siska belum tidur terlihat jelas daun matanya yang berkedip kedip kecil


" apa kamu takut aku meminta hak ku ?? tanya lagi Kevin tapi masih belum ada jawaban


" aku tau kamu belum tidur " ucap Kevin tersenyum kecut


" aku tidak bilang kalau aku sudah tidur , aku hanya ..." ucapan Siska terpotong


" pura pura " ucap Kevin


" aku mau tidur ahg " ucap Siska pura pura menguap


" tidur lah " jawab Kevin membelakangi Siska


Siska yang merasa jika Kevin marah kepada nya mencoba memberanikan diri mendekat


" apa kamu marah ?? tanya Siska pelan


" tidak , tidur lah kami sudah mengantuk " ucap Kevin tanpa berbalik arah


" maaf " ucap Siska menarik narik tangan baju Kevin pelan


" kamu tidak berbuat salah , buat apa minta maaf " jawab Kevin


" lakukan lah " ucap Siska yang menjadi mata Kevin membinar tapi dia pura pura tetap berada diposisi nya saat ini


" tidur lah , kamu sudah mengantuk " ucap Kevin ketus


" mau ditaruh mana harga diriku jika cuma godaan saja aku sudah tidak marah " gumam Kevin


" apa kamu memang benar benar marah , aku minta maaf " ucap Siska memeluk badan Kevin yang mana membuat Kevin sangat keringat dingin


" lepaskan peluk saja guling yang kamu taruh di tengah tadi " ucap Kevin lagi


" kamu benar benar marah " ucap Siska semakin mengeratkan pelukannya


" baiklah aku akan tidur " ucap Siska kembali menjauh dari Kevin membuat Kevin membulat kan matanya


" harta Karun sudah ku sia Siakan " gumam Kevin


Kevin memberanikan berbalik arah dan menarik tubuh Siska kedalam pelukannya entah mengapa Kevin melakukan nya seakan tangannya bergerak sendiri


Kevin langsung mencium bibir Siska tapi ciumannya berhenti karena tidak tau melanjutkannya , apa yang harus dia lakukan selanjutnya jika bibirnya sudah menempel


tapi dering hp nya Kevin menyelamatkan Kevin dari rasa malunya