Anak Kembarku Tanpa Deddy

Anak Kembarku Tanpa Deddy
Merasa aneh


Oke author akan mempersingkat saja karena season 2 nya sudah terbit ya guys


Sebulan telah berlalu Hari ini Bimo sedang Meeting dengan klien , mendampingi bos nya tercinta


Sedangkan Dara yang sudah hamil besar dirumah Sanya bisa main hp tak tau harus apa , dia sudah sangat mudah ke capean karena kandungan nya yang sudah besar.


Karena merasa haus Dara berdiri dari tempat duduknya dengan susah payah dan mulai melangkah ke arah Dapur.


Dara meletakkan ponselnya dan mengambil gelas , Dara menuangkan air ke dalam gelas tersebut lalu meneguknya sampai habis.


Dara Kembali mengambil ponsel nya untuk melangkah ke arah Tv mau berniat menonton drama tapi seketika perut nya terasa aneh.


" kenapa ini , apa aku akan melahirkan tapi kata dokter masih sisa 5- 7 hari " gumam Dara sudah keringat dingin dengan Rasa perut nya saat ini.


Karena tidak mau membahayakan bayi dan dirinya , Dara dengan segera menelfon sang suami tapi hp Bimo tidak aktif dan semakin detik rasa diperutnya semakin mulai terasa sakit.


Otak Dara tak berhenti disitu , Dara dengan cepat menghubungi Yuli dan tak lama suara bocah di dalam sana yang terdengar nyaring


" Haloooo " teriak bocah tersebut tapi tidak dipedulikan oleh Dara yang sudah mulai kesakitan


" Alfa , atau Alfi kah , mana Bunda mu Sayang " ucap Dara dengan suara yang sudah mulai susah keluar


" Bunda lagi Nonton dan kakak diam diam mengambil hp nya untuk nonton " ucap Alfa


" ahhhgg Alfa suruh bunda mu kesini , perut aunty sakit " ucap Dara sudah mulai duduk di lantai tak tahan dengan rasa sakit di bagian sana.


" mau berak aunty ?? tanya Alfa


tapi sebuah keberuntungan karena Yuli tiba tiba datang mengomel , terdengar jelas dari dalam sana


" tapi aunty mau berak Bun , perut nya sakit , tapi kenapa aunty nelfon kalau mau berak Bun ?? beberapa pertanyaan yang keluar dari mulut Alfa , Alfa sudah bosan meladeni Omelan Bundanya yang pasti sama seperti sebelum sebelumnya


" Hah " ucap Yuli mulai menempelkan benda pipi tersebut ke telinga nya


" Halo Dara " ucap Yuli


" Sakittttt hiks..hiks.. tolong Yul " ucap Dara di sana dengan suara yang sudah dipaksakan dengan isakan tangisnya


" kamu kenapa Dar ?? tanya Yuli sudah panik


" sakit sekali Yul ,perut ku , ahhg " ucap Dara menahan rasa sakit nya


" kamu mau melahirkan ?? tanya Yuli


" aku tidak tau , perut ku sangat sakit dan celanaku sudah basah " ucap Dara membuat Yuli dengan wajah paniknya segera mematikan ponselnya


Yuli menelfon sang suami tapi tidak di angkat sama sekali


Yuli menelfon papi Zei karena dia juga tidak tau bagaimana sekarang ,dia tidak bisa membawa mobil


trutt


" Halo Yuli " sapa seseorang dari sana


" papi , tolong papi ke rumah Bimo Sekarang Dara mau melahirkan tapi tidak ada siapa-siapa disana , Bimo dan suami ku tidak menjawab panggilan ku , cepat Pi , aku akan menyusul nanti langsung ke rumah sakit " ucap Yuli


" astaga , baiklah , kamu tenang lah nak ,papi akan ke rumah Bimo Sekarang " ucap papi zei ikut kaget