
mereka semua asik dengan obrolan kecuali Kevin dan Siska yang sama sama canggung tiba tiba mereka semua teralihkan pada seseorang pelayanan yang datang
" maaf mengganggu, hidangan makan malamnya sudah siap " ucap sang pelayan sopan dan diangguki oleh majikannya
" ayo kita semua makan terlebih dahulu,nanti kita lanjutkan ngobrolnya " ucap nenek Yuli
" ahh gak usah repot-repot kami kesini bukan untuk makan kok ,kami ada hal yang ingin kami bicarakan " ucap Yani sopan
" ngobrol nya nanti saja , kebetulan mereka masak banyak ,nanti makanan nya sia sia saja kalau tidak dihabiskan " ucap sang nenek
" ahh nenek baik bangat ,tapi kami masih kenyang kok " ucap Aidil dan dengan kebetulan sekali perut Aidil tidak bisa di ajak kompromi sehingga mengeluarkan suara yang tidak enak didengar
kruyuk
membuat orang yang berada disana tertawa berbahak bahak
" dasar bocah bodoh ,kalau lapar bilang saja gak usah sok Sok an " ucap Kevin disela tawanya
" uhum " Siska berpura pura batuk membuat Kevin salah tingkah ( salting )
" paman wajah nya kok kayak habis di tumpahin darah ,merah bangat " ucap Aidil yang membuat Kevin ingin sekali menendang dedeknya tapi dia malu dengan kakaknya
" ayo gak usah dengarkan Kevin ,dia memang seperti itu , makanya dia sampai sekarang belum ada wanita yang suka " ucap lagi sang nenek yang membuat Kevin semakin memerah
" ibu bisa tidak kalau ngomong itu jangan dalam kondisi seperti ini" gumam Kevin
" Kevin cepat dorong kursi roda ibu " pintah sang ibu Kevin
" ibu kan bisa jalan ,lagian jaraknya dekat aja " elak Kevin
" harga diri gue dimana nantinya kalau cewek ini lihat cowok tampan nan mempesona mendorong kursi roda seperti perawat yang ada di rumah sakit " gumam Kevin
" ibu tidak mau jalan ,cepat lemas , buruan atu ibu akan me........" ucapan sang nenek terpotong oleh Aidil yang lebih dulu memotongnya
mereka menikmati hidangan yang ada dimeja bersegi panjang Tersebut
" unda au ayam oleng , api ahanya ( bunda mau ayam goreng,tapi pahanya " pintah Alfa yang membuat Yuli langsung mengambilkannya
" unda adek uga au ( bunda adek juga mau ) ucap Alfi
" tapi pahanya habis sisa yang ada di kakak doang , jadi sayap saja ya dek " ucap Yuli menyarankan tapi dengan cepat Alfi menggeleng kan kepalanya
" idak au , adek au aha ( tidak mau ,adek mau paha ) ucap lagi Alfi dengan mata yang sudah berkaca kaca membuat Yuli tidak tau harus bagaimana
" adek , kalau adek makan sayap nya nanti Adek bisa terbang loh ,kaya super Hero yang ada di tv " ucap Aidil
dengan semangat Alfi langsung menatap wajah Deddy nya
" Eddy , adek au ayapnya biak adek Ica elbang di udala ( Deddy,adek mau sayap nya biar adek biaa terbang di udara ) ucap Alfi dengan mata membinar
* Alfa yang mendengar ucapan Deddy nya segera menaruh kembali paha ayam tersebut ke piring
" Eddy akak au ayap uga ial Ica elbang dan iat manucia aba aba ( Deddy,kakak mau sayap juga biar bisa terbang ilip manusia laba laba ) ucap Alfa yang membuat Aidil mencari sayap ayam tapi sudah tidak ada d?
" kakak makan pahanya saja ya biar larinya cepat kaya ayam " ucap Aidil dan Dengan terpaksa menganggukan kepalanya
# kalau banyak salah maaf ,aku upnya jam 12 jadi ngantuk gak fokus#
#vote#
#like#
terimakasih