Anak Kembarku Tanpa Deddy

Anak Kembarku Tanpa Deddy
ayam goreng


mereka semua asik dengan obrolan kecuali Kevin dan Siska yang sama sama canggung tiba tiba mereka semua teralihkan pada seseorang pelayanan yang datang


" maaf mengganggu, hidangan makan malamnya sudah siap " ucap sang pelayan sopan dan diangguki oleh majikannya


" ayo kita semua makan terlebih dahulu,nanti kita lanjutkan ngobrolnya " ucap nenek Yuli


" ahh gak usah repot-repot kami kesini bukan untuk makan kok ,kami ada hal yang ingin kami bicarakan " ucap Yani sopan


" ngobrol nya nanti saja , kebetulan mereka masak banyak ,nanti makanan nya sia sia saja kalau tidak dihabiskan " ucap sang nenek


" ahh nenek baik bangat ,tapi kami masih kenyang kok " ucap Aidil dan dengan kebetulan sekali perut Aidil tidak bisa di ajak kompromi sehingga mengeluarkan suara yang tidak enak didengar


kruyuk


membuat orang yang berada disana tertawa berbahak bahak


" dasar bocah bodoh ,kalau lapar bilang saja gak usah sok Sok an " ucap Kevin disela tawanya


" uhum " Siska berpura pura batuk membuat Kevin salah tingkah ( salting )


" paman wajah nya kok kayak habis di tumpahin darah ,merah bangat " ucap Aidil yang membuat Kevin ingin sekali menendang dedeknya tapi dia malu dengan kakaknya


" ayo gak usah dengarkan Kevin ,dia memang seperti itu , makanya dia sampai sekarang belum ada wanita yang suka " ucap lagi sang nenek yang membuat Kevin semakin memerah


" ibu bisa tidak kalau ngomong itu jangan dalam kondisi seperti ini" gumam Kevin


" Kevin cepat dorong kursi roda ibu " pintah sang ibu Kevin


" ibu kan bisa jalan ,lagian jaraknya dekat aja " elak Kevin


" harga diri gue dimana nantinya kalau cewek ini lihat cowok tampan nan mempesona mendorong kursi roda seperti perawat yang ada di rumah sakit " gumam Kevin


" ibu tidak mau jalan ,cepat lemas , buruan atu ibu akan me........" ucapan sang nenek terpotong oleh Aidil yang lebih dulu memotongnya


mereka menikmati hidangan yang ada dimeja bersegi panjang Tersebut


" unda au ayam oleng , api ahanya ( bunda mau ayam goreng,tapi pahanya " pintah Alfa yang membuat Yuli langsung mengambilkannya


" unda adek uga au ( bunda adek juga mau ) ucap Alfi


" tapi pahanya habis sisa yang ada di kakak doang , jadi sayap saja ya dek " ucap Yuli menyarankan tapi dengan cepat Alfi menggeleng kan kepalanya


" idak au , adek au aha ( tidak mau ,adek mau paha ) ucap lagi Alfi dengan mata yang sudah berkaca kaca membuat Yuli tidak tau harus bagaimana


" adek , kalau adek makan sayap nya nanti Adek bisa terbang loh ,kaya super Hero yang ada di tv " ucap Aidil


dengan semangat Alfi langsung menatap wajah Deddy nya


" Eddy , adek au ayapnya biak adek Ica elbang di udala ( Deddy,adek mau sayap nya biar adek biaa terbang di udara ) ucap Alfi dengan mata membinar


* Alfa yang mendengar ucapan Deddy nya segera menaruh kembali paha ayam tersebut ke piring


" Eddy akak au ayap uga ial Ica elbang dan iat manucia aba aba ( Deddy,kakak mau sayap juga biar bisa terbang ilip manusia laba laba ) ucap Alfa yang membuat Aidil mencari sayap ayam tapi sudah tidak ada d?


" kakak makan pahanya saja ya biar larinya cepat kaya ayam " ucap Aidil dan Dengan terpaksa menganggukan kepalanya


# kalau banyak salah maaf ,aku upnya jam 12 jadi ngantuk gak fokus#


#vote#


#like#


terimakasih