
di Amerika
kini Kevin sudah selesai dengan urusan nya tapi masih belum ada pertanda dengan kondisi aidil
Kevin keluar dengan wajah yang tak bisa diartikan , Kevin tak tau jika ada orang yang dicintainya sedang menunggu bersama mami dan papi nya
Kevin belum melihat keberadaan Siska , saat Kevin keluar dengan cepat Yuli menghampirinya
berbeda dengan Siska yang berdiri mematung masih tak percaya , apa ini hanya mimpi atau hanya halusinasi saja , mungkin itu lah yang ada di pikiran Siska saat ini
Siska baru menyadari saat Yuli memanggil nya dengan sebutan paman , ingin rasanya Siska berlari lalu memeluknya erat tapi dia juga masih mengetahui keadaan saat ini
" paman gimana keadaan mas Aidil ?? tanya Yuli
" kondisi sama seperti sebelumnya belum ada pertanda kemajuan saat ini " jawab Kevin mengelus punggung Yuli
" apa aku boleh masuk ?? tanya Yuli dengan air matanya yang sudah mulai membanjir pipinya
" masuklah ,berikan dia support untuk membantu kesembuhan nya " ucap Kevin dan dengan segera Yuli memasuki ruangan tersebut
Yuli perlahan melangkah ke arah suaminya , dan mencium kening Aidil dengan air matanya yang tak ada henti hentinya
" mas sampai kapan kamu akan seperti ini ,apa kamu tidak merindukanku " ucap Yuli dengan suara pelan
" apa kamu akan terus menyiksaku seperti ini dengan keadaanmu , apa kamu tau mas aku sangat sakit melihat mu dalam kondisi seperti ini ,jadi jika kamu memang benar benar mencintai ku bangun lah dan peluk aku " ucap nya lagi
" mas sebenarnya aku ingin menyimpan rahasia ini karena aku tau kamu pasti tidak mengetahuinya kan , aku menyimpannya untuk memberikanmu pelajaran , padahal aku sudah ingin menanyakan nya padamu jika kamu tak tau aku akan pura pura marah tapi apa sekarang mas aku tidak bisa lagi marah denganmu , tapi tenang mas Yuli berharap jika suami gantengku ini dengar mudah mudahan dia segera bangun kalau sebenarnya Alfa dan Alfi ulang tahun 1 Minggu lagi hiks...hiks.. " ucap Yuli panjang lebar dan tidak sanggup lagi melanjutkan nya karena tangisannya yang tak sanggup ditahannya
" pasti kamu gak tau kan mas , aku sengaja merahasiakan nya agar aku bisa marah padamu jika aku menanyakan nya dan kamu gak tau mau jawab apa hiks..hiks " lanjut Yuli
" bangun lah mas , apa kamu tidak mau memberikan mereka hadiah, apa Deddy nya akan memberikan hadiah yang seperti ini " lanjut Yuli
saat Yuli keluar semua keluarga nya bergantian masuk
tapi saat Siska mau masuk Kevin yang sedari tadi mengobrol dengan papinya baru menyadari jika ternyata Siska juga berada di sana
" Siska " ucap Kevin kaget
" hai kak " sapa Siska dengan senyuman yang dipaksakan karena sebenarnya hatinya menangis melihat kembali wajah orang yang dicintainya , Siska berusaha menguatkan hatinya dan segera masuk ke dalam ruangan Aidil
Alfa dan Alfi yang bingung kenapa semua orang masuk ke ruangan tersebut secara bergantian langsung menanyakan nya kepada Oma nya
" Oma kenapa kakak sama adek tidak ikut masuk ?? tanya Alfi
" gak boleh sayang ,anak kecil gak boleh masuk banyak hantunya " ucap Yani
mendengar kata hantu dengan cepat Alfa langsung berlari ke arah ruang IGD yang membuat semua orang panik dan langsung mengejar nya
" lepas kakak mau pukul hantu " ucap Alfa meronta ronta dilepaskan oleh zei
" gak boleh sayang , ayo kita duduk saja " ucap zei pelan
saat semua orang berada pada hanyalannya masing masing diam diam Alfa masuk ke ruang IGD karena sangat penasaran dengan hantu
tiba tiba mata Alfa tertuju pada seseorang yang sedang berbaring lemah membuat nya penasaran dan melangkah kan kakinya masuk
Alfa mendorong kursi dan menjadikannya alat untuk membantu nya naik ke atas
" Deddy kenapa tidur disini ?? tanya Alfa menggoyang goyangkan badan Deddy nya
" kata bunda Deddy lagi kerja cari duit tapi kok. Deddy tidur disini ?? tanya lagi Alfa tapi masih belum mendapat jawaban