Anak Kembarku Tanpa Deddy

Anak Kembarku Tanpa Deddy
pindah tugas


mata Yuli membinar saat melihat makanan yang dipesan ke Siska, tanpa banyak pikir Yuli langsung mengambil satu per satu makanan yang ada di tangan Siska


Yuli tanpa rasa berdosa nya langsung memakan makanan yang dibeli Siska tanpa memperdulikan Siska yang berdiri menganga di sampingnya


Aidil yang baru turun melihat istrinya makan lagi langsung ikut duduk disampingnya ingin mencicipi tapi tangannya langsung di pukul Yuli


" dikit sayang " ucap Aidil


" gak bisa " ucap tegas Yuli dan melanjutkan makannya


" Siska panggil papi dulu , mungkin papi belum berangkat " pintah Yuli dengan santainya yang lagi lagi membuat Siska membulatkan matanya


Siska terpaksa mengikuti perintah Yuli dan benar saja papi zei baru memasang helm nya


" papi sini , dipanggil bos " panggil Siska sedikit berteriak saat melihat papinya sudah ingin mengayuh sepeda nya


zei turun dari sepeda dengan helm yang masih kepasang dan melangkah ke arah Siska


" bos siapa ?? tanya Zei bingung


" bunda nya Alfa sama Alfi " ucap Siska dengan suara kesalnya


seakan zei yang mendengar nya lemas seketika pikirannya entah apa lagi yang akan Yuli suruh


zei dengan lemas melangkah ke arah Yuli dan Aidil berada


" ada apa Yuli ?? tanya Zei dengan suara lemas


" ni papi ada Aidil jadi tugas papi Yuli pindahkan ke mas Aidil " ucap Yuli dengan santainya yang membuat Zei sangat bahagia


" benarkah ?? tanya Zei dengan mata yang membinar berbeda dengan Aidil yang bingung dengan arah pembicaraan orang orang di sekitar nya


" tugas apa ?? tanya Aidil


" manjat mangga mudah " ucap Yuli dan zei bersamaan membuat Aidil membulatkan matanya


" hah buat apa ?? tanya Aidil


" buat istrimu lah " jawab zei dengan senyuman manisnya


" cepatlah nak papi sangat berterima kasih kepada mu " ucap zei yang kembali membuat Aidil bertanya


" kok papi senang bangat ?? tanya Aidil


" karena kamu akan mencari mangga mudah dan harus menggunakan sepeda supir papi dan juga kamu haru di Vidio saat manjat agar ada bukti hahahahahahaha " ucap zei dilanjutkan oleh tawa yang menggelegar


Aidil kaget mendengar ucapan papinya barusan


" apa benar yang dikatakan papi sayang ?? tanya Aidil ke Yuli yang asik mengunyah makanan


Yuli yang dipenuhi makanan didalam mulut nya hanya mengangguk saja


" tapi kan ada mobil ngapain make sepeda " ucap Aidil


Yuli menelan makanan nya dan berkata


" kamu harus menggunakan sepeda dan papi harus ikut menggunakan mobil mengawasi mas Aidil , papi harus Vidio agar ada bukti " ucap Yuli yang membuat Zei Sangat senang hati menerima perintah Yuli


" siap " jawab zei semangat


" cepat pergi mas aku gk mau lama lama " ucap Yuli


" tapi .... ucapan Aidil terpotong oleh Yuli yang kembali emosi memukul meja di depannya


" tidak ada kata tapi tapi kamu cepat pergi atau aku gak akan pernah lagi memberikan jatah buat mas " ucap Yuli dengan suara tegas


Aidil berdiri bergidik ngeri melihat istrinya yang tiba tiba emosi berbeda dengan zei yang cekikikan melihat putra nya di marahi istrinya


" pohon mangganya di mana sayang ?? tanya lagi Aidil yang kembali membuat Yuli panas


" mas kan punya kaki ,punya mata , mas cari lah sendiri jangan sampai aku lepas mata kamu mas kalau masih mau bertanya " ucap Yuli lagi dan kembali duduk


" dimana sayang ?? tanya lagi Aidil dengan jailnya dan berlari menarik tangan papinya


" mas Aidil kampret " teriak Yuli kesal