Anak Kembarku Tanpa Deddy

Anak Kembarku Tanpa Deddy
obrolan hari pernikahan


"aku dan Dara tidak sengaja bertemu saat dirumah sakit menjenguk Aidil , aku ditaman duduk sendiri merasa bersalah karena kecelakaan Aidil tapi tiba tiba Dara datang dan duduk disamping ku , tapi belum lama Dara mendapat telfon dari suster membuat Dara langsung pergi begitu saja meninggalkan bunga yang ingin dibawakan ibunya , entah dorongan apa yang membuat ku langsung mengambil bunga tersebut dan mengejar Dara tapi aku tidak sempat memanggil nya hingga dia masuk ke ruang ibu nya , aku pun ikut masuk membawa bunga membuat ibu nya salah paham dan disitulah ibu nya memberikan beberapa amanat ke pada ku untuk menjaga dan menikahi Dara " cerita Bimo panjang lebar


" hah jadi apa kamu siap menjadi suami , dan dalam keluarga itu hari ada yang namanya kasih sayang , apa kalian berdua sudah saling mencintai atau saling menyukai satu sama lain ?? tanya Zei yang kaget mendengar ucapan Bimo


" kalau soal siap menjadi suami saya mungkin sudah sangat siap walaupun ada keraguan sedikit , dan juga yang papi bilang soal kasih sayang , jujur aku sendiri tak tau bagaimana perasaan ku Dara tapi Bimo sangat yakin cinta itu akan tubuh sendiri seiring berjalannya waktu " ucap Bimo


" iya papi tau tapi apa Dara tidak mempunyai kekasih atau pacar , siapa tau Dara mempunyai kekasih itu tidak baik dalam hubungan kalian nantinya ?? tanya lagi zei membuat Bimo memandang Dara meminta untuk menjawab karena jujur Bimo juga belum mengetahui akan hal itu tapi Bimo saat di rumah sakit mendengar ucapan ibu Dara jika Data sudah dewasa sudah membawa pacarnya itu yang membuat Bimo tidak lagi menanyakannya


" saya belum pernah menjalin hubungan dengan siapapun om " jawab Dara sopan


" hahaha ternyata kamu sama Bimo sama saja , aku tidak tau nanti nya jika kalian sudah menikah , mami sudah tidak bisa membayangkan kejadian kejadian aneh " ucap Yani di sela tawanya


" mami " ucap tegas suaminya yang membuat Yani kembali diam


" baiklah Bim jika kamu sudah memutuskan hidup mu dengan seseorang kami hanya bisa berdoa agar kamu dan Dara nantinya akan menjadi keluarga yang bahagia " ucap zei dan diangguki oleh Dara dan bimo


" jadi nanti setelah Siska dan Kevin menikah , Bimo dan Dara juga akan menyusul , mami sudah sangat menantikan hari itu tiba , dan akhirnya anak mami laku semua kecuali ......" ucapan Yani terputus


semua orang menoleh ke arah Nurul yang se dari tadi hanya diam


Nurul yang merasa semua mata mengarah padanya menjadi salah tingkah


" apa ?? tanya Nurul singkat


" ngapain didengarkan lagian aku sudah punya pasangan tapi aku belum mau memberi tahu kan kepada kalian " ucap Nurul dengan bangga


" apa kamu serius ?? tanya mami nya penasaran dan diangguki oleh Nurul


" wahahaha " Tawa Yani dan zei serta Aidil


" kenapa ketawa ?? tanya Nurul


" kalau gak ada pasangan tidak usah ngaku ngaku ,mending diam saja " ucap Aidil


" betul kata kakak mu " ucap Yani menambahi


" terserah kalian " ucap Nurul kesal dan pergi begitu saja dengan kesal


" ohh iya , paman sama kak Siska kapan menikah ?? tanya Bimo yang belum mengetahui hanya mendengar ucapan mami Yani tadi nya


" bulan depan , 1 bulan satu Minggu dari sekarang " jawab zei


" wah selamat paman " ucap Bimo


" terimakasih Bim " jawab Kevin Tersenyum tipis