
Bimo ikut duduk di sofa diikuti oleh Dara yang masih sedikit ketakutan
" apa ini calon istrimu ?? tanya Aidil menyudahi mekan siangnya dan diangguki oleh Bimo
" kok kamu mau sama si bodoh ini ?? tanya Aidil ke Dara yang membuat Bimo kesal
" bos kalau mau sebut nama orang itu jangan asal asalan ," ucap Bimo kesal
" loh memang benar kok " ucap Aidil
" serahmu " ucap kesal Bimo
" tunggu dulu , apa kita perna bertemu aku seperti nya tidak terlalu asing dengan wajahmu "?? tanya Bimo
" iya lah bos dia kan bekerja di Perusahaan cabang " jawab Bimo kesal
" hei bodoh ,yang aku tanya itu dia , bukan kamu " ucap Aidil yang ikutan kesal
" aku masih bingung kenapa kamu mau sama si Bimo yang otaknya pendek " ucap Aidil
" hahahah otak om Bimo pendek " ledek Alfa dan Alfi kompak
" bos jangan bicara gitu kalau depan mereka " ucap Bimo yang membuat aidil menganggukan kepalanya , dia takut jika Yuli mendengarnya "
" baiklah aku akan mengetes kamu sebelum menjadi istri si sialan satu ini " ucap Aidil yang sangat membuat Bimo kesal
" bos mulutmu gak bisa di rem apa " ucap Bimo
" ahhg terserahku saja " saut Aidil
" yang pertama , apa kamu benar calon istri dia ?? tanya Aidil dan dengan canggung Dara menganggukan kepalanya
" apa kamu yakin ?? tanya lagi Aidil dan kembali diangguki oleh Dara
" jangan " ucap Aidil yang membuat Bimo membulatkan matanya
" bos " ucap Bimo dengan sedikit berteriak
" maaf cuma sedikit bercanda Bim " ucap Aidil cengingisan
" sejak kapan kalian jatuh cinta ?? tanya lagi Aidil yang kembali serius
Dara yang mendapat pertanyaan yang rumit menjadi bingung ingin menjawab nya
" bos jangan asal menyimpulkan saja dong , Dara belum jawab " ucap Bimo yang sudah panik
" saya harap kamu menjawab jujur tanpa dipaksa sama dia " ucap lagi Aidil menatap Dara serius
Dara seakan keringat dingin mendapat tatapan yang sangat serius dari Aidil dia sangat gugup
" aku belum mencintai nya " jawab Dara yang membuat Bimo kaget berbeda dengan Aidil yang sudah tertawa berbahak bahak
" wahahahahaha , dasar asisten gak becus , kalau mau bohong tu sama Alfa Alfi pasti mereka akan percaya " ucap Aidil disela tawanya
" Dara jawab yang benar " ucap kesal Bimo ke Dara yang kembali membuat Aidil tertawa
" wahahaha liat om Bimo Alfa Alfi dia memaksa cewek untuk menikah dengannya " ucap lagi Aidil disela tawanya
" hebo amat " ucap Yuli yang baru datang membuat Dara yang melihat sahabat nya yang sudah lama ia cari kini berada di hadapannya
" kamu Yuli kan ?? tanya Dara berdiri dari tempat duduknya
" Oh Dara ,lama gak jumpa " ucap Yuli memeluk Dara
" ayo kita duduk ,udah lama sekali kita tidak bertemu " ucap Yuli dan diangguki oleh Dara
Bimo dan Aidil merasa tak berguna lagi kini kedua perempuan tersebut sangat asik mengobrol hingga melupakan mereka
" bos seperti nya kita sudah dianggap tidak ada " ucap Bimo pelan
" iya ,aku juga merasa begitu " jawab Aidil menyetujui ucapan sang asisten
...
" Yuli kamu kemana saja ,aku mencari mu ke kontrakan dan ternyata sudah kosong "?? tanya Dara
" aku ikut suamiku " jawab Yuli
" suami ?? tanya Dara bingung dan diangguki oleh Yuli
" apa jangan jangan suamimu adalah bos?? tanya lagi Dara dengan ekspresi kaget
" hahaha biasa aja kali mukaknya , " ucap Yuli tertawa renyah
" dan kamu sendiri ngapain disini ,kamu mau kerja disini ?? tanya Yuli penasaran yang membuat Dara bingung menjawabnya