Anak Kembarku Tanpa Deddy

Anak Kembarku Tanpa Deddy
penentuan


jika kamu menolak jangan ambil bunga mawar ini jika kamu mau ambillah setangkai bunga mawar ini aku akan senang dengan apapun jawaban kamu , aku akan memberimu waktu selama 10 Detik


satu


dua


tiga


empat


lima


enam


tujuh


delapan


sembilan


dan


sepuluh namun Yuli tidak mengambil bunga yang di pegang Aidil


Aidil berdiri dengan senyuman yang dipaksakan


" aku mengerti, aku tidak akan mengejar ngejar mu lagi dan aku tidak akan menggangu mu lagi bersama kedua anak anak kita , aku akan mencoba untuk menjauh darimu " ucap Aidil dengan senyuman yang terlihat jelas jika itu hanya senyuman palsu


" ayo kita pulang " ucap Aidil mau membuang bunga tersebut tapi dengan cepat Yuli langsung merebutnya


" aku mau " ucap Yuli tersenyum manis dengan air mata yang menetes di wajahnya,entah rasa bahagia, terharu dan senang ketiganya seakan bercampur jadi satu


" apa kamu bisa mengulanginya lagi " ucap Aidil dengan mata membinar


" aku mau jadi pendamping mu selamanya hidup semati ataupun susah dan duka " ucap Yuli yang membuat Aidil refleks memeluk nya dengan air mata yang juga ikut menetes karena sangat bahagia


" syukur lah aku gak sia sia mencari kata kata dari google dan menghapalinya sehari semalam " gumam Aidil dengan senyuman yang terus terukir di wajahnya


kini mobil mereka kembali ke hotel di setiap waktu senyuman di wajah Aidil hak perna pudar begitu pun dengan Yuli


" kita akan pulang besok sayang " ucap Aidil yang membuat Yuli malu


" jijik aku dengarnya" canda Yuli


" aku gak mau semuanya, itu sangat gak enak didengar di telinga" ucap tegas Yuli


" oke jadi fiks sayang saja dan ak..... " belum sempat Aidil melanjutkan kata katanya Yuli lebih dulu menyambung nya


" dan aku tidak menerima penolakan " lanjut Yuli membuat Aidil tersenyum manis ke arah Yuli


" tu kamu tau sayang ku ,cintaku ,love ku ,semuanya ku " hahaha" ucap Aidil yang mungkin keterusan bahagia


hingga tak terasa mereka berdua sampai di hotel , Yuli membuka kamarnya dan segera masuk di ikuti oleh Aidil tapi segera di usir oleh Yuli


" stop ,kamu mau kemana ?? hadang Yuli di pintunya saat melihat Aidil mau ikutan masuk


" mau masuk , tidur sama kamu " ucap Aidil dengan percaya dirinya


" gak boleh , aku belum menjadi istrimu ,baru calon , apa kamu mengerti sayang " ucap Yuli dengan tegas dan di akhiri dengan suara mulusnya


" tapi kan syg cuma tidur doang gak ngapa ngapain kok dan aku janji tidak akan macam macam kalau aku tahan " ucap Aidil memohon


" jadi selama kamu tidur denganku kamu macam macam ya " tanya Yuli dengan suara yang disengaja di lembut kan membuat Aidil refleks menganggukan kepalanya


" contoh yang perna kamu lakukan apa syg ?? tanya lagi Yuli dengan suara lembutnya


" cium " jawab Aidil dengan bangga membuat Yuli langsung mengamuk


" ahhgg ampun , sakit ,lepas ,ampun " teriak Aidil kesakitan karena telinganya di tarik oleh Yuli


" ternyata kamu selalu mengambil kesempatan dalam kesempitan ya ,dasar mesum " ucap Yuli masih menarik telinga Aidil


" ampun ,aku janji tidak akan melakukan nya lagi ," ucap Aidil memohon dan langsung di lepaskan oleh Yuli


" kalau begitu apa boleh aku tidur denganmu" ?? tanya Aidil yang membuat Yuli maju selangkah ke hadapan Aidil dengan sorotan mata membunuh membuat Aidil yang melihat sorotan mata Yuli segera berlari ke kamarnya


# terimakasih#


#like#


#vote#


#kritikan/comen untuk bisa memperbaiki kesalahan yang saya perbuat#