
flashback on
di mobil Bimo sudah seperti orang kesurupan membawa mobil karena panik mendengar suara Siska yang terus berteriak kesakitan ditambah Kevin yang selalu ngoceh dibelakang
" Bimo Cepat lah ini keadaan istri ku dan anak ku , apa kamu mau jika kamu di posisi ku seperti ini nanti jika istri mu mau melahirkan , cepat lajukan mobil nya " ucap Kevin membuat Bimo dengan sangat kesal harus mengeluarkan skill nya lebih banyak dalam mengendarai mobil
" ini sudah laju bapak bapak , apa kamu mau membunuh istri ku yang ketakutan " ucap Bimo ikut ngomel
" tapi istri mau melahirkan bodoh , cepat lah " ucap Kevin
" tapi istri ku takut laju bapak tua " ucap Bimo
" aku masih mudah Kampret " ucap Kevin
" lebih mudah aku ya " ucap Bimo tak mau kalah
" loh kok malah debat umur sih , itu Siska kasihan Lo " ucap Dara pusing mendengar debat mereka
" gak tau suami mu , kok kamu mau sih sama dia " ucap Kevin kesal
" hei , harusnya yang ngomong itu aku , kenapa Siska mau sama kamu yang sudah lansia " ucap Bimo tak kalah debat
" apa kamu bilang ,mau ku gosok terasi di mulut mu " ucap Kevin
" silahkan kalau mulut mu juga mau ku cobek " ucap Bimo tak mau kalah
" ahhg , Bimo sialan kenapa kamu sangat ingin membuat ku melempar mu keluar mobil " ucap Kevin prustasi
" yasudah bawa sendiri mobilnya, gak usah nyuruh nyuruh gue , yang ada nanti nya istri ku ketakutan dan anak kami ikut keluar dari dalam perut " ucap Bimo
" ni orang satu " ucap Kevin kesal kehabisan kata kata
" kok ribut sekali sih mas , mendingan kita pulang saja " ucap Siska yang seketika membuat Kevin menatap nya dengan ekspresi kaget
" kok pulang , perut mu sakit bukan dan itu sudah pasti pertanda jika kamu akan melahirkan " ucap Kevin
Kevin kembali di buat menganga oleh istrinya yang terlihat sudah biasa biasa saja tidak seperti saat dia kesakitan tadi
" kenapa kamu tidak mengatakan nya dari tadi , kita sudah panik satu keluarga sayang , dan tadi aku lihat mani jatuh kena kaki mu saat ku gendong tapi sudah tidak ku pedulikan karena aku sangat panik melihat mu " ucap Kevin membuat Bimo lemas seketika
" mami ku tadi pingsan hahaha " ucap Bimo malah tertawa berbahak-bahak
" aku ingin bicara tadi jika mami pingsan tapi karena makanan masih menumpuk di mulut ku jadi gak bisa ditambah lagi sama bos yang langsung menyuruh ku menyiapkan mobil , aku tadi hanya bisa mendoakan agar mami bisa cepat sadar " lanjut Bimo membuat mereka bertiga membulat kan matanya
" Bimo kenapa kamu sangat tidak ada sopan santun nya , orang pingsan malah ditertawakan , kalau terjadi apa apa sama mami gimana " ucap Kevin
" Bimo , kenapa kamu tidak membantu mami ku dulu tadi " ucap Siska ikut ngomel
" kalau terjadi apa apa sama mami palingan mami menyuruh mu meninggalkan Siska siapa suruh tega membuat mertua pingsan haha " ucap Bimo yang sudah memutar balikkan mobil nya , Kevin hanya diam menelan salivnya mendengar ucapan bimo
" Bimo , kenapa kamu tidak membantu mami ku dulu tadi " ucap Siska ikut ngomel
" gimana mau bantu , ngomong saja gak ada kesempatan , makanan full di mulut dan saat sudah ketelan kalian semua sangat berisik menyuruh ku semaunya , aku juga sudah ikutan panik gara gara kalian " ucap Bimo
" astaga , aku harus ngomong apa sama mami nanti " ucap Kevin
" sayang ,kamu sudah beneran baikan kan ?? tanya Kevin ke Siska dan hanya di angguki saja
" ya nanti aku akan membantu mu Kevin " ucap Bimo menahan tawanya
" benar kah ?? tanya Kevin penuh harap
" iya aku sangat serius , aku akan membantu mu mengemasi pakaian mu serta mengantarmu pulang wahahahha " ucap Bimo membuat Kevin seketika sangat kesal ingin rasanya dia membanting Bimo di lahar panas
" mas , sudah gak " ucap tegas istri nya melihat Tingkah Bimo yang semain gak masuk akal
" mampus " satu kata yang keluar dari mulut Kevin
flashback end