
Yuli sudah duduk di meja makan , mereka kini menikmati makan malam nya dengan tatapan yang terus mengarah pada Yuli
" mas ambilkan aku ayam nya tapi tidak pake nasi ya " ucap Yuli ke Aidil padahal ayam tersebut sudah ada didepan matanya
" ini ayam nya sudah di depan mata , " ucap Aidil menggeser semakin dekat ke arah Yuli
" suapin mas " ucap Yuli
Dengan sabar aidil mulai mengambil satu persatu daging ayam tersebut dan dengan sabar aidil menyuapi Yuli
hingga tak terasa daging ayam tersebut sudah habis membuat Alfa dan Alfi Sangat kesal
" bunda kok makan semua ayam nya " ucap alfa yang merasa tidak kesal karena hanya ada Tulung nya yang tersisa
" mas kalau sudah selesai makan nanti Yuli minta belikan ketoprak ya " ucap Yuli yang membuat Aidil serta mami dan papi nya mulai merasa ada yang berbeda dengan Yuli
" memangnya ada ketoprak jam segini ?? tanya Aidil
" gak tau tapi kalau gak ada , bakso juga nggak papa " ucap Yuli yang kini pindah duduk ke samping Alfa dan Alfi
" sini bunda suapi anak bunda biar cepat besar kaya Deddy nya " ucap Yuli yang sudah menaruh sayur sayuran serta ikan ke piring si kembar
" bunda kakak gak suka sayur " ucap Alfa
" adek juga gak suka , pahit " ucap Alfi
" cepat makan biar cepat besar tidak ada penolakan , nasi nya harus habis dan sayur nya " ucap Yuli mulai menyuapi anak anak nya menggunakan tangannya
dengan terpaksa kedua anak tersebut mengunyah setiap makanan yang sudah masuk ke dalam mulutnya meski terasa sangat berat untuk menelannya
" mami sama papi kalau mau nginap lama lama disini ya , kasihan Alfa sama Alfi kalau mami sama papi cepat pulang , aku ingin menemani mereka tapi terkadang aku sangat merasa pusing " ucap Yuli
" iya , mami akan nginap disini " ucap mami Yani
" na sudah selesai , sekarang Alfa Sama Alfi sudah boleh main " ucap Yuli
" mas kok nasi nya segitu gitu aja , cepat dong Yuli sudah lapar " ucap Yuli memegang perutnya
" iya bentar " ucap Aidil
tak lama kemudian Aidil sudah selesai dengan makanan nya , Aidil langsung keluar untuk membeli pesanan istri nya
" mas jangan lupa yang Yuli mau ya " ucap Yuli dan di angguki oleh Aidil
" ketoprak kan kalau gak ada ketoprak bakso " ucap Aidil dan di angguki oleh Yuli
" mami sudah kenyang yul , tidak perlu belikan mami " ucap mami Yani
" papi juga gak usah Yul ,sudah kenyang " ucap papi Zei
" kakak juga sudah kenyang sekali " ucap Alfa
" bukan buat kalian kok , Yuli yang ingin sekali memakannya " ucap Yuli yang membuat mami Yani dan Suami nya saling berpandangan
" kamu hamil Yul ?? ucap mami Yani yang membuat Yuli dan Aidil kaget
" hah , kayaknya gak deh " ucap Yuli
" tapi kenapa kamu kembali pada masa aneh mu ?? tanya mami Yani
" memang Yuli aneh mami ?? tanya Yuli yang sudah cemberut
" tidak, maksud mami berbeda dari biasanya " ucap mami Yani
" tidak Yul , mami cuma bercanda " ucap Zei
" yasudah ya Aidil berangkat " ucap Aidil dan dengan semangat Yuli mengangguk
" *mami kalau punya mulut itu dijaga jangan asal monyong " bisik Zei yang sebenarnya juga curiga jika Yuli hamil
" iya maaf " bisik balik istrinya*
" Oma nanti kita main kuda kuda ya " ucap Alfa
" iya Oma yang jadi kuda ," ucap Alfi langsung mengambil keputusan
" kalian berdua benar benar ingin membunuh Oma , kalau Oma yang jadi kuda nanti pinggang Oma sakit tau " ucap mami Yani
" gimana kalau kai saja yang jadi kuda biar Oma yang naik " ucap Alfa yang seketika membuat Zei membulatkan matanya
" cucu ku sangat pintar , tapi apa kalian tau jika tulang kai sudah tidak sekuat dulu " ucap Zei
" kalau gitu gimana kalau kakak sama adek yang naik terus Oma yang tarik kai " ucap Alfi
" iya , tapi kakak yang akan didepan " ucap Alfa
" oma setuju " ucap Yani yang membuat Zei membulatkan matanya