Anak Kembarku Tanpa Deddy

Anak Kembarku Tanpa Deddy
suara aneh dalam kamar


mami dan papimu pikir kita sudah melakukan hubungan suami istri karena tadi aku bercanda bertanya kepadamu jika kamu hamil " ucap Kevin mencoba menjelaskan


" ohh jadi begitu " ucap Siska dengan santai


" loh kok kamu santai saja sih sis " ?? tanya Kevin


" biar saja , agar kita cepat menikah " ucap Siska dengan suara seperti tidak ada beban mengatakan nya


' tapi kan aku tidak mau mereka salah paham denganku " ucap Kevin


" kalau kak Kevin mau menikah Minggu depan Siska akan mengatakan sebenarnya tapi jika kak Kevin menolak aku akan mengarang cerita " bisik Siska mengancam Kevin dan diangguki oleh Kevin dengan bodohnya


"mami papi , kak Kevin akan menikahi ku Minggu depan , aku serahkan kepada papi untuk membiayainya " ucap Siska lagi santai


" loh kok papi , kan yang nikah kan kamu bukan papi " ucap zei


" sebagai orang tua yang baik harus begitu Pi " ucap lagi Siska dan berdiri dari tempat duduknya


" ayo kak kita kekamar Siska " ucap Siska yang kembali membuat Kevin keringat dingin


" Siska letakan sebenarnya kalau kita belum melakukan hubungan suami istri " bisik Kevin yang sudah ikut berdiri


" apa yang ingin kalian lakukan lagi mau ke kamar hah ?? tanya Yani dengan tegas


" mau main lah " jawab Siska


" kalian ini belum sah ,....... ucapan Yani terpotong oleh Siska


" kami belum melakukan hubungan suami istri , Siska hanya salah paham tadi , tapi kak Kevin sudah berjanji ingin menikahiku Minggu depan " ucap Siska


" apa yang kamu katakan itu benar atau kamu hanya takut makanya kamu berbohong ?? tanya Zei kembali serius


" iya Siska gak bohong " jawab Siska singkat


Siska melangkah menarik tangan Kevin menaiki anak tangga


" sis kamu ngapain bawa aku ke kamarmu ?? tanya kevin


" kak Kevin kapan jemput nek Vivin ?? tanya Siska


" entahlah " jawab Kevin singkat yang membuat Siska menatap nya dengan serius


"loh kok gak tau , kamu kan menikah denganku Minggu depan " ucap Siska


" kan itu hanya salah paham tadi " jawab Kevin


" kak Kevin sudah janji , jika aku mengatakan sebenarnya kak Kevin akan menikahimu Minggu depan jadi kalau kak Kevin ingkar janji kita sebaiknya gak usah nikah sekalian " ucap Siska sambil menaiki anak tangga diikuti Kevin disamping nya


" apa aku menyetujui nya tadi ?? tanya Kevin dan diangguki oleh Siska


" Siska sebaiknya aku bawa ibuku dulu kesini untuk membahas pernikahan kita , aku takut ibu juga salah paham karena kita mendadak sekali menikah jika Minggu depan , jadi aku mohon sis biarkan kedua orang tua kita yang membahas nya dulu " ucap Kevin dan diangguki oleh Siska


" iya " ucap Siska singkat setuju dengan ucapan Kevin


mereka terus menaiki tangga , saat sudah sampai di lantai dua mereka berdua kembali melangkahkan kakinya ke arah kamar Siska


mereka berdua kaget mendengar ada suara didalam kamar Aidil membuat mereka berdua yang kepo segera menguping didepan pintu


saat menguping telinga Siska dan Kevin seakan sangat panas mendengar desahan desahan dari dalam


" ternyata suara pembuatan dedek " ucap singkat Kevin menarik tangan sidak menjauh dari sana


Siska yang mendengar suara desahan hanya bisa diam seribu bahasa , Siska baru pertama kali mendengar suara suara tersebut


" aku dokter tapi gak tau bagaimana rasanya melakukan ha seperti itu " gumam Siska


" apa rasanya enak , kok tadi seperti nya mereka sangat menikmati " lanjut Siska bergumam


" hello siska " ucap Kevin mengibas-ibaskan tangan nya didepan wajah Siska yang sedang melamun


" kamu kenapa ?? tanya Kevin


" tidak " jawab Siska gugup