Anak Kembarku Tanpa Deddy

Anak Kembarku Tanpa Deddy
Rencana menikah gagal


" jadi begini mi sebentar lagi aku akan menikah sama Yuli " ucap Aidil dengan bangga


" hah " satu kata yang keluar dari orang dewasa yang berada di sana


" kok kamu maau sih Yul " ucap Yani membuat Aidil kesal


" ya gimana gak mau, kami sudah bikin dedek buat Alfa sama Alfi " ucap Aidil dengan suara ketus membuat orang yang disana membulatkan matanya


" a a apa " ucap gugup Yani membuat Aidil segera sadar apa yang telah di ucapkannya


" gak kok mi ,maksud Aidil nanti setelah menikah kami mau buat adek untuk Alfa dan Alfi " ucap Aidil yang sudah mulai panik melihat wajah maminya yang sudah marah


" jadi kapan kalian menikah, dan sebaiknya kalian menikah secepatnya" ucap zei dengab suara yang serius


" kalau besok aku siap siap aja Pi " ucap Aidil dangan suara santainya


" e eh jangan besok itu sangat mendadak " ucap Yuli dengan menundukkan kepalanya


" iya benar itu Dil ,lagi pula siapa yang akan jadi wali Yuli sedangkan kedua orang tuanya sudah meninggal dan Yuli juga sepertinya tidak mempunyai kakak atau adik " ucap zei dan diangguki oleh Yani


" betul juga Pi ,mami sampai gak kepikiran sampai kesana " ucap Yani


" apa kamu mempunyai paman atau sepupu ?? tanya Zei tapi tidak mendapat jawaban dari Yuli yang sedang menundukkan kepalanya


" Yul , Yuli apa kamu baik baik saja ?? tanya Nurul tapi masih tidak mendapat jawaban


" unda angic eddy ( bunda nangis Deddy) ucap Alfi membuat yang disana panik terutama zei yang merasa kata katanya tadi menyinggung perasaan Yuli


" ehh Nak Yuli maafin papi kalau kata kata papi tadi menyinggung perasaan Yuli " ucap zei merasa tidak enak


" maaf saya tidak mempunyai keluarga satu pun " ucap Yuli lirih


" walaupun ada pasti mereka pasti akan mengusir ku " gumam Yuli


" jadi aku gagal nikah dong mi ?? tanya Aidil dengan suara yang seperti tidak menerima kenyataan


" apa kamu yakin tidak mempunyai adek dari ayah mu atau sepupu ayahmu ?? tanya Zei tapi tidak mendapat jawaban dari Yuli


" maaf ini sudah soreh kami permisih dulu " ucap Yuli berdiri dan menggandeng tangan Alfa dan Alfi pergi


Aidil berlari ke arah Yuli dan menghadangnya


" sayang nginap sini ya " ucap Aidil memohon tapi mendapat gelengan kepala dari Yuli


" kalau begitu aku antar pulang , aku tidak akan menerima penolakan lagi " ucap Aidil tapi tidak mendapat jawaban apa apa dari kekasihnya


dengan cepat tangan Aidil menggendong anaknya dan memasukannya dalam mobil


" hahaha kalau begini pasti bunda nya pasti akan ikut masuk " gumam Aidil


" masuklah kalau gak , Alfa sama Alfi akan tinggal disini bersama ku " ucap Aidil mengancam


tanpa mengeluarkan sepatah kata Yuli ikut masuk kedalam mobil dengan air mata yang berusaha ditahannya tapi masih bisa lolos begitu saja


mobil melaju dengan kecepatan sedang


" Yuli kenapa kamu terus menangis?? tanya Aidil tapi tidak mendapat jawaban dari Yuli


Aidil pun memberhentikan mobilnya di pinggir jalan


" Yuli kamu jangan menyimpan kesedihanmu sendiri kamu bisa bercerita denganku ,ingat aku ini calon suamimu bukan orang lain yang kamu gak kenal " ucap Aidil panjang lebar membuat Yuli kembali menangis sejadi jadinya , Aidil segera menarik tubuh Yuli dalam pelukan nya


" sebenarnya apa yang membuat mu bersedih apa gara gara omongan papi ?? tanya Aidil tapi mendapat gelengan kepala dari Yuli


Alfa dan Alfi yang sedang bermain di belakang tidak memperdulikan Deddy dan Bundanya


" sebenarnya...............


kata katanya nanti dilanjut di eps selanjutnya ya wkwkwk


"**vote" 🙏🙏🙏


"like"


...TERIMAKASIH DUKUNGANNYA**...