
Yuli perlahan membuka matanya dan melihat sekeliling nya
" iya betul ini kampung yang dulu ,au masih ingat " ucap Yuli
" apa kamu tau yang mana rumahnya ?? tanya Aidil
" rumahnya itu rumah paling besar dulu saat aku datang ke sini dan chatnya berwarna hijau mudah dan di depannya ada tokoh yang menjual makanan khas desa ini " ucap Yuli berusaha mengingat ingat
" oeee apiiii ( woeeee sapiii) teriak Alfi ke arah sapi yang membuat orang yang mendennya segeara berlari mancari air
" mana Api ?? teriak orang yang sedang memberi makan sapi
" Bim stop " ucap Aidil dan turun dari mobil
" Eddy adek au eluar uga( Deddy adek mau keluar juga ) rengek Alfi dan dengan segera Aidil membukakan pintu
" wah ingin eddy ( wah dingin Deddy) ucap alfi
" iya udarah nya sangat sejuk tidak kaya di kota sayang " ucap Aidil ke Alfi
tiba tiba orang yang salah paham ucapan Alfi datang dengan golok di tangannya
" siapa yang berani kerjain saya?? tanya orang tersebut dengan suara tegas nya
" ehh maaf pak , anak saya belum lancar berbicara jadi kata sapi di sebutnya dengan api " ucap Bimo mencoba menjelaskan
Alfa dan Yuli ikutan turun saat melihat orang yang sedang marah ke Aidil
" maaf ada apa ya pak ?? tanya Yuli menggendong Alfa
" gpp cuma salah paham aja sayang " ucap Aidil
" ehh maaf atu pak ,kiraiin tadi ada bocah sini yang kerjain " ucap orang tersebut merasa tidak enak
" om omblo cini ( om Bimo sini ) panggil Alfi dan dengan segera bimoturun dari mobil
" om omblo ,icu capinya anteng ilip om omblo haha( om jomblo,itu sapinya ganteng mirip om jomblo haha) ucap Alfi membuat Bimo kesal
" ehh kalian dari kota ya tuan ?? tanya penduduk tersebut
" iya ,....." ucapan Aidil terpotong oleh Alfa yang merengek
" Eddy AU aik capi ( Deddy mau naik sapi ) rengek Alfa yang membuat Alfi tidak mau kalah
" Eddy adek uga AU aik capi yang ilip om omblo bial epat lalinya ( Deddy adek juga mau naik sapi yang mirip om jomblo biar cepat larinya ) ucap Alfi menunjuk ke arah sapi yang sedang memakan rumput
Aidil bingung apa yang harus dia perbuat
" kakak adek gak boleh gitu ,jangan samakan orang dengan hewan itu tidak sopan" ucap tegas Yuli dan di angguki oleh keduanya
" maaf atu Bu ,ini anaknya ganteng pisan ay , kembar ya Bu ?? tanya orang tersebut dan di angguki oleh Yuli
" kalau boleh tau tujuannya mau kemana atu Bu ?? tanya lagi orang tersebut
" saya mau ke rumah nenek saya , tapi saya tidak tau dimana rumahnya saya hanya tau nama kampungnya saja " jawab Yuli
" memangnya teteh nya belum perna kesini sebelumnya ?? tanya lagi orang tersebut
" perna pak , tapi sudah lama sekali " jawab Yuli
" kalau boleh tau nama nya siapa ,kebetulan saya orang asli sini jadi siapa tau saya bisa bantu " ucap orang tersebut
" saya tidak tau pak , dia ibu dari ayah saya dan nama ayah saya pak Raeval " ucap Yuli yang membuat orang tersebut mencoba mengingat ngingat nama tersebut
" kayaknya saya perna dengar nama itu " ucap orang tersebut sambil mencoba mengingat ngingat
" ohh iya apa itu nama panjangnya dan nama panggilan nya Eval ?? tanya orang tersebut dan di angguki oleh Yuli
" apa kamu anaknya eval ?? tanya lagi dan diangguki kembali oleh Yuli