Anak Kembarku Tanpa Deddy

Anak Kembarku Tanpa Deddy
sampai di kampung


Yuli perlahan membuka matanya dan melihat sekeliling nya


" iya betul ini kampung yang dulu ,au masih ingat " ucap Yuli


" apa kamu tau yang mana rumahnya ?? tanya Aidil


" rumahnya itu rumah paling besar dulu saat aku datang ke sini dan chatnya berwarna hijau mudah dan di depannya ada tokoh yang menjual makanan khas desa ini " ucap Yuli berusaha mengingat ingat


" oeee apiiii ( woeeee sapiii) teriak Alfi ke arah sapi yang membuat orang yang mendennya segeara berlari mancari air


" mana Api ?? teriak orang yang sedang memberi makan sapi


" Bim stop " ucap Aidil dan turun dari mobil


" Eddy adek au eluar uga( Deddy adek mau keluar juga ) rengek Alfi dan dengan segera Aidil membukakan pintu


" wah ingin eddy ( wah dingin Deddy) ucap alfi


" iya udarah nya sangat sejuk tidak kaya di kota sayang " ucap Aidil ke Alfi


tiba tiba orang yang salah paham ucapan Alfi datang dengan golok di tangannya


" siapa yang berani kerjain saya?? tanya orang tersebut dengan suara tegas nya


" ehh maaf pak , anak saya belum lancar berbicara jadi kata sapi di sebutnya dengan api " ucap Bimo mencoba menjelaskan


Alfa dan Yuli ikutan turun saat melihat orang yang sedang marah ke Aidil


" maaf ada apa ya pak ?? tanya Yuli menggendong Alfa


" gpp cuma salah paham aja sayang " ucap Aidil


" ehh maaf atu pak ,kiraiin tadi ada bocah sini yang kerjain " ucap orang tersebut merasa tidak enak


" om omblo cini ( om Bimo sini ) panggil Alfi dan dengan segera bimoturun dari mobil


" om omblo ,icu capinya anteng ilip om omblo haha( om jomblo,itu sapinya ganteng mirip om jomblo haha) ucap Alfi membuat Bimo kesal


" ehh kalian dari kota ya tuan ?? tanya penduduk tersebut


" iya ,....." ucapan Aidil terpotong oleh Alfa yang merengek


" Eddy AU aik capi ( Deddy mau naik sapi ) rengek Alfa yang membuat Alfi tidak mau kalah


" Eddy adek uga AU aik capi yang ilip om omblo bial epat lalinya ( Deddy adek juga mau naik sapi yang mirip om jomblo biar cepat larinya ) ucap Alfi menunjuk ke arah sapi yang sedang memakan rumput


Aidil bingung apa yang harus dia perbuat


" kakak adek gak boleh gitu ,jangan samakan orang dengan hewan itu tidak sopan" ucap tegas Yuli dan di angguki oleh keduanya


" maaf atu Bu ,ini anaknya ganteng pisan ay , kembar ya Bu ?? tanya orang tersebut dan di angguki oleh Yuli


" kalau boleh tau tujuannya mau kemana atu Bu ?? tanya lagi orang tersebut


" saya mau ke rumah nenek saya , tapi saya tidak tau dimana rumahnya saya hanya tau nama kampungnya saja " jawab Yuli


" memangnya teteh nya belum perna kesini sebelumnya ?? tanya lagi orang tersebut


" perna pak , tapi sudah lama sekali " jawab Yuli


" kalau boleh tau nama nya siapa ,kebetulan saya orang asli sini jadi siapa tau saya bisa bantu " ucap orang tersebut


" saya tidak tau pak , dia ibu dari ayah saya dan nama ayah saya pak Raeval " ucap Yuli yang membuat orang tersebut mencoba mengingat ngingat nama tersebut


" kayaknya saya perna dengar nama itu " ucap orang tersebut sambil mencoba mengingat ngingat


" ohh iya apa itu nama panjangnya dan nama panggilan nya Eval ?? tanya orang tersebut dan di angguki oleh Yuli


" apa kamu anaknya eval ?? tanya lagi dan diangguki kembali oleh Yuli