Anak Kembarku Tanpa Deddy

Anak Kembarku Tanpa Deddy
dooble kill


dirumah utama kini Nurul dan orang tuanya sedang bersantai diruang keluarga sambil menonton tv besarnya


Aidil yang mengetahui bahwa kedua orang tuanya sudah pulang dengan cepat Aidil ingin menemui kedua orang tuanya


dengan langkah yang cepat dan senyuman yang terukir di wajahnya Aidil diam diam masuk ke ruang keluarga dan mengaget kan orang yang disana


" Tara , anak ganteng mami sudah disini " teriak Aidil yang langsung muncul di hadapan maminya


plakkk


suara tamparan menggemah di ruang tersebut membuat Nurul segerah pergi meninggalkan ruang tersebut


" aduh mi , kalau kaget gak usah nampar gitu kali ,ni cium " ucap Aidil sambil menunjuk pipinya


Aidil yang melihat wajah maminya tidak bersahabat merasa kalau maminya marah karena dikagetkan, aidil pun melangkah ke arah papiknya yang sudah berdiri


dengan senyuman Aidil melangkahkan kakinya ingin memeluk papinya tapi belum sempat peluk suara tonjokan yang sangat keras mendarat di pipi yang sebelumnya ditampar maminya


bukkk


hantaman tersebut membuat Aidil terjatuh sambil meringis kesakitan


" ahhg , papi apa apan sih Aidil belum ulang tahun ,kok main tampar Sama tonjok aja " ucap Aidil yang merasa dikerjain tapi kedua orang tuanya hanya diam menatap tajam ke arah Aidil


" kalau mau ngepreng , gak usah gini juga kali Pi gak lucu , " ucap kesal Aidil


" mami ,kok diam saja , kalau kalian ngepreng oke kalian berhasil membuat Aidil takut dan sakit , ayolah jangan kaya gini " ucap Aidil dengan suara pasrah .


kini Aidil duduk di samping maminya tapi maminya malah pergi meninggalkannya begitu pun dengan papinya


" loh kok mami sama papi pergi ,kalian gak kangen sama anak kesayangan kalian." ucap Aidil


" dulu ya ,sekarang gak " suara maminya yang ketus membuat Aidil menggaruk kepalanya yang tidak gatal


" ini tanggal berapa sih , kok mami marah marah atau mami lagi pms kan mami sudah umur lima puluh lima tahun kan gak mungkin pms ,dan papi juga gak mungkin pms kan papi laki laki " ucap Aidil pada dirinya sendiri


" apa jangan janagn aku lupa tanggal berapa sekarang ,mungkin aku ulang tahun kali ya ," lanjut Aidil


Aidil yang bingung menyuruh semua pelayan memeriksa semua ruangan ,tapi semua pelayan mengatakan tidak menemukan tempat ulang tahun ku


gimana ini ,kok mereka tega sih ngepreng anaknya sendiri ," ucap Aidil yang prustasi dan kebetulan matanya terarah kepada mainan anak anak yang berserakan dilantai


" iya kali ,mungkin masa kecilnya kurang bahagia " lanjut Aidil yang seperti orang bodoh ,ngomong sendiri


dan saat mau melangkahkan kakinya ke kamarnya disaat itu lah Nurul turun membawa gelas kosong


" Rul ,kalian mau buatkan kejutan apa buat kakak ,?? tanya Aidil dengan santainya


Nurul yang mendengarkan kata kata tersebut hanya menatap sinis ke arah aidil


" kan kamu juga mau ikutan ngepreng ahhg ,gak seruh " ucap Aidil prustasi


sebelum kekamarnya Aidil melewati kamar orang tuanya , karena penasaran Aidil mengetok pintunya


";siapa tau kejutannya di kamar mami sama papi hihihi " gumam Aidil


tok


tok


tok


ceklek


Yani membuka pintu dan yang ternyata Aidil yang mengetok pintunya


" mami ,Aidil mau tidur sama mami dan papi " ucap Aidil memohon


brakk


Yani menutup pintu dengan keras membuat Aidil ketakutan


" kenapa ini Tuhan , apa mereka sudah tidak menganggap ku lagi " ucap Aidil penuh tanda tanya


" makanya jangan ngelakuin hal hal bodoh " ucap singkat seorang perempuan yang lewat siapa lagi kalau bukan Nurul


" hah maksudnya ?? tanya Aidil tapi tidak mendapatkan jawaban


dengan langkah kaki lemas Aidil mesuk kedalam kamarnya


" nasib ,nasib "