Anak Kembarku Tanpa Deddy

Anak Kembarku Tanpa Deddy
Bimo panik


di Perusahaan Bimo dan Aidil sudah selesai dengan meeting nya , Bimo dengan santai nya duduk di depan bos nya


" ahg , akhirnya tu bule bodoh mau di bodohin " ucap Bimo mengambil ponselnya Berniat untuk menghubungi istri nya


" bro ,bro , Bim Bim " ucap Aidil sudah panik


" apaan sih bro bre " ucap Bimo


" istri lu lahiran Bim " ucap Aidil yang seketika membuat Bimo panik seketika


" jangan Ngada Ngada lu sialan , istri gua masih 4-5 hari lagi kata dokter " ucap Bimo yang tak percaya tapi dia juga panik


" lu baca sendiri bini gue chat , Mas kasih tau Bimo kalau Dara mau melahirkan sudah di bawa ke rumah sakit sama papi " ucap Aidil


" kenapa kita seperti anak mudah aja bos , manggil nya lu gue bini sama apa lagi ya " ucap Bimo kurang fokus


" kenapa kamu bahas itu sialan , istri mu mau melahirkan " ucap Aidil yang membuat Bimo refleks berteriak


" Bos , dari tadi kek ngomong nya , ayo bos buruan antar aku " ucap Bimo sudah sangat panik


" ahg kamu juga gak beres jadi suami " ucap Aidil kesal


" ayo bos , gak usah banyak ngoceh lagi , istri ku sama anak ku " ucap Bimo sudah kalang kabut


" " ayo " ucap Aidil berlari keluar ruangan di ikuti oleh Bimo


saking paniknya mereka kini sudah bertukar posisi , Dimana yang harusnya Bimo yang menyetir tapi sekarang Aidil yang jadi supir Bimo.


Mobil melaju dengan kecepatan cukup tinggi didalam mobil Bimo tak henti hentinya mengoceh gak jelas yang membuat Aidil ikut pusing.


" Bos , apa segini aja tingkat balapan mu " ucap Bimo


" cepat lah sedikit bos , istri ku mau melahirkan , nanti kalau dokter yang membantu nya melahirkan cowok gimana bos ,jadi cepat lah biar aku bisa cepat sampai dan membunuh jika yang membantu lahiran istri ku benar benar cowok , apa bos tau jika yang boleh melihat bagian tubuh istriku cuma aku " ocehannya Bimo yang membuat Aidil ikut emosi


" sekarang kamu rasakan kan gimana paniknya saat seperti ini ,tapi jika orang lain yang seperti ini kamu seperti meremehkan " ucap Aidil kesal


" kenapa marah sih bos ,cepat lah ,aku ingin ketemu segera dengan istri ku serta dokter yang membohongi ku , dia menipuku jika Dara melahirkan masih sekitar 4-5 hari " ucap Bimo


di mobil kembali hening karena tidak tahan Bimo kembali mengoceh


" Bos kira kira nanti anak ku mirip aku apa Dara ?? tanya Bimo


" ASTAGA , mana ku tahu Bim , aku bukan tuhan, tapi kalau kamu memaksaku untuk menjawab , baiklah aku akan menjawab jika anak mu mirip sama satpam rumah mu " ucap Aidil yang membuat Bimo menatap nya kes


" bos mau gak bikin video viral , mumpung belum ada yang buat , judulnya asisten yang menempelkan bos nya di dinding menggunakan lakban " ucap Bimo


" sudahi lah otak bodoh mu itu Bim , aku sudah cepat ini jadi jangan ngomong lagi ,kalau gak itu mulut mu benar benar ku masuki cabe rawit satu tong " ucap Aidil


" iya maaf sialan " saut Bimo


mereka sudah sampai ke rumah sakit dan dnegan cepat Bimo berlari ke arah pintu masuk , Bimo menabrak siapa saja yang menghalangi jalan nya


Bimo menatap Oma serta dua anak cicak yang sedang duduk disana


" Oma mana istri ku ?? tanya Bimo dengan wajah sangat panik


" tu di dalam , udah lahiran dan namanya Otong mu sialan " ucap Oma membuat Bimo mendengus kesal dan menerobos begitu saja


Bimo melihat sang istri yang sedang berbaring dengan keringat yang sudah mulai terlihat di sekitar kening nya


" sayang " ucap Bimo langsung memeluk istrinya


" dok , kenapa kamu menipuku , kamu bilang 4-5 hari lagi " ucap Bimo


" kita tidak tau pak ,kami hanya memprediksi dan ternyata Tuhan memilih untuk mempercepat sesuai prediksi kami " saut dokter


" jadi tunggu apa lagi Dok , suami nya cuma aku ,cepat lah bantu istriku dia kesakitan , " ucap Bimo


" belum pembukaan akhir pak ,masih sekitar 20 menit " ucap dokter tersebut


" kalau prediksi mu salah jangan salah kan aku juga jika kepala mu pisah sama lehermu" ucap Bimo yang mendapat cubitan dari sang istri memberikan kode untuk tenang