Anak Kembarku Tanpa Deddy

Anak Kembarku Tanpa Deddy
rencana kevin


karena kesal melihat Alfa yang memeluk bundanya begitu erat yang membuat Aidil sanagtlah kesal


" aku iri liat kamu nak " ucap Aidil lirih melihat putranya yang seperti tidak mau melepaskan pelukannya


dengan langkah lemas Aidil melangkah kan kakinya keluar tetapi saat melewati kamar yang pintunya tidak terlalu terbuka lebar dia mendengar suara yang membuat nya penasaran dan mengintip di pintu


Aidil melihat Kevin yang sedang mondar mandir mengeluarkan kata kata gak jelas


" Siska apa kamu tau jika air jernih berarti bersih tapi jika keruh berarti kotor ,maka dari itu air keruh itu bisa ku jernihkan seperti jerninya cintaku padamu " ucap Kevin seolah olah sedang melamar bantal guling yang di senderkan di kursi


" apaan sih garing amat " ucap Kevin kesal


" apa kamu tau Siska sebenarnya saat pertama melihat dirimu yang menurut ku sangat anggun , kamu membuat jantungku dilanda gempar bumi yang kekuatannya bisa membuat tsunami maka dari itu apa kh kamu mau menyelamatkan jantungku yang dilanda gempa bumi " ucap lagi Kevin yang membuat Aidil menahan tawanya


" tapi kalau Siska bilang " maaf Kevin aku takut terbawa tsunami jika harus menyelamatkan mu " ucap Kevin mengacak rambutnya prustasi


" oke Kevin sekarang kita latihan lagi besok adalah kesempatan terakhir mu , besok Siska akan pulang jadi jangan sia siakan kesempatan besok ,,, tapi kalau aku ditolak gimana ya .. rasanya seperti apa ya ,,, ahhg Kevin kamu harus bisa menanggung resiko apapun yang terjadi intinya kamu harus mengungkapkan isi hatimu terlebih dahulu,, masa si Aidil sialan itu sombong bangat sok soan udah nikah jadi aku harus buktiin kalau aku bisa merebut kakaknya dan menjadi kakak iparnya hahaha " ucap Kevin dengan penuh percaya diri


" wahai Siska aku memang tidak pernah pacaran dan tidak perna merasakan yang namanya jatuh cinta tapi semua nya seketika beruba saat bertemu dirimu , aku baru merasakan yang namanya jatuh cinta saat melihat wajahmu pertama kali dirumah , hati ku bergetar , jantungku berdetak sangat kencang dan aku terus membayangkan senyumanmu dimana pun dan kapan pun tapi apalah daya ku sebagai manusia yang lemah , aku baru bisa menyampaikannya sekarang bahwa aku ingin kamu menikah denganku jadi jika kamu menerima cium lah aku tapi jika kamu menolak peluklah aku hahhaa " ucap lagi Kevin yang membuat Aidil memerah menahan tawanya


" bar bar amat paman langsung lamaran tanpa pacaran malah nembaknya gitu lagi mau diterima dapat ciuman tapi kalau ditolak dipeluk kan bodoh siapa yang mau milih kalau gitu paman " gumam Aidil yang memaksa agar tawanya tidak keluar untuk melancarkan aksi misinya yang akan di gunakan besok


" ehh seperti nya jangan deh ancamannya gitu itu terlalu jelek " ucap Kevin mencoba memikirkan kata kata lagi


" aduh susah amat sih kalau belum pernah pacaran " ucap Kevin meremas rambutnya


" mungkin jika tawaran nya gini aku akan di terimah" jika kamu menerima lamaran ku peluklah aku ,tapi jika menolak, kamu akan menjadi pacarku " ucap Kevin Tersenyum bangga


" na kan gini aku gak perlu sakit hati ,,,dua duanya membawa berkah ,,kalau diterimah nikah ,tapi kalau ditolak pacaran hahaha " ucap Kevin sangat senang yang membuat Aidil duduk dilantai memukul mukul lantai yang tak bersalah dengan telapak tangan nya dengan tawanya yang tak bersuara


" baru kali ini aku lihat orang mau nembak gitu paman hahahahahahaha " gumam Aidil langsung lari ke arah dapur untuk melepas tawanya


" hahahaha " tawa nyaring Aidil di dapur sambil berguling guling dilantai mengingat cara nembak cewek yang tidak rugi walaupun ditolak