Anak Kembarku Tanpa Deddy

Anak Kembarku Tanpa Deddy
di malll


dengan langkah lemas Bimo menggendong kedua bocah tersebut masuk kedalam mall


dengan senyuman yang terukir di wajah kedua bocah tersebut,mereka langsung meminta untuk diturunkan dari gendongan membuat Bimo menurunkannya ,


dengan bersemangat Alfa dan Alfi berlari kesana kesini mengambil semua mainan yang disukainya dan memberikannya kepada Bimo untuk membawakannya ,, dengan sabar Bimo harus membawanya karena Bimo masih sayang dengan ginjalnya


satu jam pun berlalu tapi belum ada tanda tanda kedua bocah tersebut berhenti mengambil mainan ,hingga Bimo sudah empat kali membawa mainan mereka ke mobil


" astaga ya tuhan tolong aku " gumam Bimo


" aku harus punya cara agar mereka bisa berhenti" lanjut Bimo memikirkan apa yang harus dilakukan tiba tiba matanya terarah pada penjual eskrim di dalam mall


" aduh coba kalau anak om disuruh beli mainan , pasti anak om akan memilih membeli eskrim dari pada mainan, eskrim bisa dimakan enak lagi kalau mainan gak bisa dimakan " sindir Bimo pura pura tidak melihat ke arah Alfa dan Alfi


"emangnya om imo unya anac ( memangnya om Bimo punya anak )? tanya Alfi yang malah membuat Bimo menelan salivnya kasar


" iya ,emangnya om imo , udah unya ictli ( iya memangnya om Bimo ,sudah punya istri ) tanya Alfa dan tanpa kesengajaan Bimo menggelengkan kepala yang mana membuat sang kembar ketawa


" hahahaha om imo ,gak unya ictli , acian ( hahahaha om Bimo ,gak punya istri ,kasihan ) teriak Alfi yang membuat beberapa orang yang berada disitu menahan tawanya


" haha om yang abal ya om ,anti akak ulu Eddy elikan ambing , acti ambingnya au adi ictli om ( haha om yang sabar ya om ,nanti kakak suruh Deddy belikan kambing ,pasti kambingnya mau jadi istri om ) ucap Alfa yang malah membuat Bimo tambah malu


, beberapa orang disitu tak sanggup menahan tawanya hingga suara ketawa pun menggelegar di ruangan itu


" wahahaahahhaahah


" stooooppo " teriak Bimo yang membuat orang disitu bungkam seketika berbeda dengan kembar mereka malah menangis sejadi jadinya mengira mereka yang di marahi oleh Bimo


" apa yang harus aku perbuat "


" dek Alfi ,kak Alfa jangan nangis ya tadi om marahi mereka yang ketawain adek sama kakak ,jadi om Bimo tidak terima kalau ponakan om di tertawakan, diam ya tapi bukannya diam mereka berdua malah tambah menangis membuat Bimo kalang kabut


" aduh diam dong , nanti om belikan mainan yang banyak atau adek sama kakak mau dibelikan apa ... ?? tanya Bimo yang membuat sang kembar menunjuk ke arah yang sama


Bimo menolehkan kepalanya ke arah yang ditunjuk oleh sang kembar


" mau eskrim ??? tanya Bimo dan diangguki oleh keduanya membuat Bimo kembali tenang


" yang punya tisu tolong bawa kesini " ucap Bimo yang membuat para karyawan yang mendengarnya langsung mencari tisu


" kalian bisa ambil apa saja kalau mau ,ini mall Deddy kalian " ucap Bimo sambil menghapus air mata Alfa dan Alfi menggunakan tisu


" oke ,saatnya kita beli eskrim " ucap semangat Bimo yang mendapat anggukan dari sang kembar


Alfa dan Alfi membeli eskrim dengan rasa yang sama yaitu rasa cokelat sedangkan Bimo mau membeli tetapi tidak tau makanan eskrimnya nanti harus bagaimana sedangkan dia sedang menggendong sang kembar


dengan wajah imutnya mereka menjilat eskrimnya membuat Bimo menelan salivnya kasar


" om ,ecklim aca oclat enak Lo om imo ( om ,eskrim rasa coklat enak Lo om Bimo ) ucap alfi yang membuat punjualnya tersebut tersenyum


" iya eclimnya lacanya enak cekayi ,idak ama yang ual ukaknya elek ,endut Agi idak ocok ual eclim enak ,ocoknya ual ayul ahit


( iya eskrimnya rasa nya enak sekali, tidak sama yang jual mukaknyyjelek , gendut lagi tidak cocok jual eskrim enak ,cocoknya jual sayur pahit " ucap Alfa yang .embuat Bimo langsung berlari meninggalkan karyawan yang wajahnya sudah memerah akibat perkataan alfa