
sesampainya di Rumah sakit mama Yani langsung berlari masuk ke rumah sakit dan bertanya tanya dimana anak nya
" sus mana anak ku ?? tanya mami Yani yang membuat suster tersebut keringat dingin karena tau siapa wanita yang ada didepannya
" maksud nyonya siapa ya? tanya suster tersebut gugup
" Siska " ucap mami Yani
" dokter Siska sudah gak masuk mungkin sudah 1 bulan lebih nyonya dan jika datang cuma di ruangan dokter Kevin " ucap suster tersebut membuat mami Yani sangat kesal
" tadi barusan dia kesini , dia mau melahirkan , kau mau bikin aku pusing lagi , dan apa kamu tau jika aku habis pingsan , dan apa kamu mau membuat ku kembali pingsan " ucap mami Yani membuat suster tersebut sangat ketakutan
papi Zei dan Aidil masuk begitu pun dengan Yuli dan anak anak nya
" Siska Dimana mi ?? tanya Aidil yang semakin membuat suster tersebut keringat dingin
" ini suster gak mau jawab " ucap mami Yani
" maaf sus , apa putri kami atau dokter Siska tadi ada masuk kesini karena mau melahirkan ?? tanya papi Zei
" tidak tuan " jawab suster tersebut
" hah , jadi mereka ke rumah sakit mana " ucap Yuli ikut khawatir
" Aidil coba telpon mereka " ucap papi nya
" hp ku ketinggalan Pi karena terlalu buru buru" ucap Aidil
" Sayang apa kamu bawa hp ?? tanya Aidil membuat Yuli memeriksa tas nya
" kok gak ada sih " ucap Yuli masih mengingat jika dia tadi memasukkan kedalam tas nya
" aunty dimana , dan kenapa aunty Siska belum kesini sih , kan Adek Alfa mau keluar dari perut aunty , Alfa tidak sabar bermain dengannya, cepat lah bawa kesini Aunty biar Alfa langsung kenalan sama Adek nya " oceh Alfa membuat Yuli menggelengkan kepalanya dan mengambil ponselnya dan melihat benar saja telfonnya sudah terhubung malahan sudah 1 menit
" halo Dara " ucap Yuli panik
" Yuli , Kami sudah kembali ke rumah " ucap Dara membuat Yuli sangat kaget dan bingung
" hah kok balik , apa ada yang ketinggalan ?? tanya Yuli
" Siska tiba tiba mau pulang katanya perutnya sudah baikan , dan tadi dia katakan kalau itu hanya efek karena terlalu berlebih-lebihan ketawa " ucap Dara membuat Yuli lemas seketika
" baiklah Dara , kami pulang " ucap Yuli pelan
" dimana Siska ?? tanya mami Yani pada intinya
" katanya mereka balik lagi tadi di jalan Siska tiba tiba baikan , kita tau sendiri Siska ahli kandungan dia bilang kalau efek terlalu berlebihan tertawa " ucap Yuli menjelaskan
" jadi Adek nya gagal keluar Deddy ?? tanya Alfa ke Aidil
" astaga ni putra ku , kenapa kamu sangat ahli mengambil hp bunda mu diam diam , dan kenapa kamu berulah dalam keadaan seperti ini , apa kamu tau orang jika melahirkan itu anak nya tidak langsung bisa bicara , kamu mau kenalan sama bayi nya aunty , tunggu sampai anak nya sudah besar baru bisa kenalan dan main " ucap Aidil
" astaga , aku rugi sekali pingsan dan ngomel " ucap Mami Yani
" mami tidak rugi omel omel di mobil , karena kami yang rugi mendengar nya , bikin kesal tau Oma " ucap Alfi
." sudah lah ayo kita pulang " ucap papi Zei
" maaf ya sus dengan kelakuan istri saya , dia memang cerewet jadi anda bisa hapus keringat Anda " ucap papi Zei tersenyum tipis yang membuat suster sangat malu