Anak Kembarku Tanpa Deddy

Anak Kembarku Tanpa Deddy
Yuli hamil


pagi harinya Yuli yang sedang tidur merasakan rasa aneh ditenggorokannya langsung bangun dan berlari ke arah WC


Aidil yang melihat istrinya seperti buru buru ikut bangun dan mengejar nya tapi Yuli langsung menutup pintu kamar mandi


didalam Yuli ingin mentahkan isi perutnya tapi tidak mau keluar


Aidil yang sangat khawatir beberapa kali mengetok pintu tapi tidak dihiraukan oleh istrinya


tiba tiba pintu terbuka membuat Aidil ingin menghampiri Yuli tapi istrinya tersebut langsung menghindar dari nya


" mas tolong , jangan dekat dekat " ucap Yuli kembali berlari ke arah westafel


Aidil kembali berlari masuk karena khawatir dengan istrinya


" mas pergi " teriak Yuli membuat Aidil dilanda kebingungan


" maksudnya apa syg ?? tanya Aidil


" aku gak tahan sama kamu " ucap Yuli yang membuat Aidil bagaikan disambar petir siang bolong yang salah sangka dengan ucapan istrinya


" aku salah apa sayang ?? tanya Aidil penuh tanda tanya


" pindah mas , jangan kesini " ucap Yuli


uwek


uwek


" tapi kamu kenapa sayang ?? tanya Aidil panik


" aku gak suka , aku gak tahan " ucap Yuli yang semakin membuat Aidil panik


" pokoknya aku gak mau pisah sama kamu , aku sudah memberikan semua hatiku untukmu " ucap Aidil yang salah paham dengan kata gak tahan lagi sama dia


" kamu ngomong apa sih , keluar sana " ucap Yuli tapi tidak didengarkan oleh Aidil yang masih salah paham


" kamu mau pisah sama aku ,trus nanti anak anak gimana ?? tanya Aidil yang sudah dag Dig dug


" mas aku tidak suka sama bau badan kamu , mending kamu keluar sana " ucap Yuli yang sudah di pojok menjauh dari suaminya


" kan kemaren kamu suka aja , dan tadi malam pas kita bercocok tanam kamu biasa saja " ucap Aidil tak mengerti dengan sifat istrinya


" dia tidak suka sama kamu ,siapa suruh bohong tadi malam , kamu tidak memikirkan kandungan ku saat melakukan tucuk tucuk " ucap Yuli


" kan dia masih belum tau apa apa kok gini sih " ucap Aidil menggaruk kepalanya yang tidak gatal


" ahhg pokoknya mas keluar sekarang aku tidak mau dekat dekat denganmu sementara " ucap Yuli yang membuat Aidil terpaksa keluar walaupun masih khawatir dengan wajah istrinya yang pucat


Aidil turun kebawa dengan wajah kusut padahal tadi malam dia sudah diberi nutrisi tapi paginya sudah kusut hehe


mami nya yang melihat wajah anaknya seperti ada beban dipikirkan nya membuat nya segera bertanya


" Aidil kenapa wajah mu seperti orang yang mempunyai masa depan yang suram ?? tanya maminya Tersenyum mengejek


" itu gak tau si Yuli kenapa tiba tiba gak mau dekat sama aku , padahal tadi malam kami ... ahhg sudah lah " ucap Aidil mengacak rambutnya prustasi dan duduk di sofa


" kenapa Yuli tidak mau dekat sama kamu ?? tanya maminya kepo


" mana aku tau , tiba tiba tadi dia berlari ke WC dan gak mau dekat dekat sama aku " ucap Aidil


" Yuli hamil ?? tanya lagi maminya dan diangguki oleh Aidil


" yeyyy papi " teriak Yani kegirangan membuat Aidil menutup kupingnya


" ada apa mi ?? tanya Zei yang beru buru berlari ke arah istrinya sambil memegang ikat pinggang nya


" Yuli hamil Pi " ucap auntusias Yani membuat Zei ikut berteriak


" ooooooohhhh kita dapat cucu lagi mi " ucap Zei heboh sambil memutar mutar ikat pinggang nya di atas


" heboh amat pagi pagi " ucap Nurul langsung duduk di samping kakaknya diikuti oleh Siska


" Yuli hamil " ucap auntusias Yani dan zei membuat Nurul dan Siska ikut heboh


mereka berdua langsung berpelukan dengan tawa bahagia berbeda dengan Aidil yang memikirkan gimana dia mendapat jatah kalau istrinya tidak mau dekat dengannya