
mobil melaju ke arah dimana pekampungan yang disebutkan Yuli disupiri oleh Bimo
Bimo selalu sangat kesal saat bersama dengan kedua putra Aidil yang selalu bertanya bodoh seperti bosnya
" om imo Ica gak alau obilnya belubah Adi lobot Aya di teyepici ( om Bimo bisa gak kalau mobilnya berubah jadi robot kaya di televisi) ?? tanya Alfi
" gak bisa , itu kan cuma kartun jadi gak sesuai dengan kenyataan" jawab Bimo
" om imo alau akak yang Awa acti Ebih epat ampeknya ( om Bimo kalau kakak yang bawa pasti lebih cepat sampainya ) ucap Alfa dengan percaya dirinya
" memangnya Alfa bisa bawa mobil "?? tanya Bimo yang tidak tau mau jawab apa
" ya Ica lah , obil di hp unda aja akak Ago awaknya apayagi ini emen"( iya bisa lah , mobil di hp bunda saja kakak jago bawanya apalagi ini Cemen ) jawab Alfa
" iya om Bimo percaya " jawab Bimo mengalah
" aiklah Alna om imo elcaya , akak akan anti om imo Awa obil ( baiklah karena om Bimo percaya ,kakak akan ganti om Bimo bawa mobil ) ucap Alfa merangkak ke Bimo dan duduk di pangkuannya
" om akak yang utal utal cetilnya ( om kakak yang putar putar setirnya ) ucap Alfa yang sudah menaruh tangannya di setir
" kakak pindah ,duduk , jangan banyak tingkah" ucap tegas Yuli dari belakang dengan wajah yang mau menangis Alfa pindah dari pangkuan Bimo
" sayang gak boleh gitu ngomong nya sama anak seusia mereka kasian tu " ucap Aidil kepada Yuli
" aku lebih berpengalaman dari pada kamu mas , jadi jangan terlalu memanjakan mereka " ucap tegas Yuli yang membuat mulut Aidil bungkam
" hehe ternyata bos bisa takut juga " gumam Bimo senang
" om imo udah unya dedek ? ( om Bimo udah punya dedek ?? tanya Alfa yang membuat Aidil dibelakang tertwa
" wahahahaha , om Bimo itu jomblo abadi jadi gak mungkin di punya anak " ucap Aidil di sela tawanya
" jomblo itu om Bimo " ucap Aidil menahan tawanya
" ohh om imo unya Ama anyak ( ohh om Bimo punya nama banyak ) ucap Alfa
" jadi sekarang Alfa sama Alfi gak boleh manggil om Bimo tapi om jomblo " ucap Aidil menahan tawanya membuat Bimo sangat kesal
" baik baik kamu sekarang bos ,sampai disana kamu di usir sama neneknya Yuli baru tau rasa kamu , apalagi kamu memperkosanya , aku sangat senang nanti bos saat kamu di maki maki hahaha " gumam Bimo
" om omblo anti alau udah ada dedek antik ,anti akak ium ya ( om jombol nanti kalau udah ada dedek cantik ,nanti kakak cium ya " ) ucap Alfa dengan senyuman manis
" biar kadak ,nanti anak ku ketularan gila mu seperti Deddy mu , tapi pacar aja gak ada apalagi anak " gumam Bimo
" om omblo anti aku cama dedek antik om omblo acalan ya ( om jomblo nanti aku sama dedek cantik om jomblo pacaran ya ) ucap lagi Alfa
" parah anak mu bos , ucapannya aja belum bettul udah mau pacaran " gumam lagi Bimo
" dan bisa gak sih jangan panggil dengan sebutan yang memalukan seperti itu , " lanjut Bimo
" kakak sini kebelakang,jangan ganggu om Bimo " ucap Yuli yang merasa tidak enak hati ke Bimo dengan terpqksa Alfa menganggukan kepalanya
kini Alfa tidak bisa berbuat apa apa di pangkuan bundanya membuat Bimo tersenyum penuh kemenangan
" sekarang kakak tidur saja , kita masih lama sampai " ucap Yuli membuat Alfa segera menganggukan kepalanya
" *wah ternyata selain bos yang takut ternyata anak anaknya juga takut hehehe, bagus lah jadi aku bisa tenang " gumam Bimo
" tapi tunggu si cebol satu ini masih didepan , dia juga sama gilanya dengan kakaknya " lanjut bimo*
Alfi yang melihat kakak nya sudah tidak bisa berkutik memilih diam untuk sementara, Alfi takut jika dia akan di marahi sama bunda nya dan menyuruhnya tidur juga