
Aidil sangat merasa puas dengan apa yang dilakukannya ke pada paman nya Yuli dan kakaknya sendiri
" kenapa kamu sangat gugup kevin ?? tanya sang ibu
" gpp Bu , cuma lagi mau aja kaya gini " saut Kevin
" apakah deal aku menikah satu bulan lagi dan kak Siska dua Minggu lagi gimana ?? tanya lagi Aidil
" mas gak boleh gitu sama saudara kandung sendiri" ucap Yuli ke Aidil
" hehehe tapi kan aku sebagai adik yang baik tidak boleh melangkahi saudara yang lebih tua " ucap Aidil yang membuat Siska menatap nya tajam
" waduh galak amat kak " lanjut sindir aidil
" unda iat onti cicka , ukaknya elah ( bunda lihat aunty Siska , mukaknya merah ) ucap Alfa
" iya unda ( iya bunda ) ucap sang adik menyetujui membuat Yuli merasa tidak enak hati kepada Siska atas ucapan kedua putranya ditambah lagi Deddy nya
" hahahaha kalian memang pintar mirip dengannn......" ucap Aidil dan segera dilanjutkan oleh Alfa dan Alfi
" Deddy " teriak Alfa dan Alfi bersamaan
" mas " ucap Yuli dengan suara ditekan membuat Aidil membungkam mulutnya
" maaf kak Siska ,mereka hanya bercanda " ucap Yuli dan diangguki oleh Siska
" hahaha cieee kak Siska " ucap Nurul yang dari tadi diam
" dek gak usah ikut ikutan" ucap tegas Siska
" yang lagi jatuh cinta tapi malu malu " sindir lagi Nurul yang membuat wajah kakaknya kepanasan memerah karena malu
" mami liat Nurul sama Aidil " rengek siska ke maminya
" hahaha udah besar masih kaya Alfa sama Alfi merengek " ucap Aidil
" Eddy akak cama adek gak Elna engek ( Deddy kakak sama adek gak perna merengek ) ucap Alfa tak terima
" e eh jangan di dengarin ,Alfi bohong " ucap Aidil gugup
"bagaimana mungkin mereka tau kalau aku sering merengek kepada Yuli " gumam Aidil merasa malu
" mana ada adek ohong , Eddy emang celing kok , campai adek cama akak alah , ya kan akak ( mana ada adek bohong , Deddy memang sering kok, sampai adek sama kakak kalah ,ya kan kakak ) ucap Alfi membongkar sikap seorang Presdir ketika sudah bucin , dan dengan cepat Alfa juga ikut menambahkan ucapan sang adik
" iya Eddy celing inta tidul cama unda , tapi unda celalu olak kalna unda mau tidul cama akak dan adek " ( iya Deddy sering minta tidur sama bunda ,tapi bunda selalu nolak karna bunda mau tidur sama kakak dan adek ) " ucap Alfi Alfa yang semakin membuat Deddy nya malu
mata orang yang berada di sana menatap Aidil penuh selidik , membuat Aidil hanya bisa cengingisan gak jelas sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal
" lanjut aja yuk yang kita mau bahas " ucap Aidil yang tidak tahan ditatap seperti dia sedang mempunyai hutang
" hahahaha mampus lu bocah sialan " tawa Kevin disela tawanya
" paman kalau suka sama kak Siska gak usah malu malu , kalau malu mending potong aja itu si Otong gak ada gunanya juga di simpan trus kalau gak digunakan " ucap Aidil kesal yang membuat Kevin gugup dengan kalimat yang pertama yang diucapkan Aidil
" eeh sembarangan kamu ya ,gak sopan yang lebih tua tau gak " ucap Siska
" cieeeeeeeeeeeeeee " teriak semua orang yang berada di sana membuat Kevin dan Siska sama sama menundukkan kepalanya
" ciee kakak sudah besar hahaha " ucap Nurul menggoda kakaknya
" emangnya onti cicka elum ecal Eddy ( memangnya aunty Siska belum besar Deddy ) ?? tanya Alfi
" iya aunty Siska memang sudah besar tapi aunty belum punya suami tapi bentar lagi aunty kalian menikah sama paman Kevin " ucap Aidil yang membuat Kevin dan Siska kembali menjawab secara bersamaan
" tidak " ucap kompak mereka berdua
" aduh mami papi seperti nya kak Siska tidak rugi kesini , kakak dapat jodoh hahaha " ucap Aidil
" ahaha onti elum ikah ( hahaha aunty belum nikah ) ucap Alfa sok tau
" memangnya Deddy kalian udah nikah apa " gumam Siska