Terpaksa Menikahi Atasanku

Terpaksa Menikahi Atasanku
Eps 80. Tersentuh part2


Happy reading.


≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈


Haruskah aku menyerah pada cinta? Kenapa cinta terus menghukum ku? Aku hanya ingin orang yang kucintai juga tulus mencintai aku. Meskipun aku tahu cinta tidak dapat dipaksakan tapi tolong beri cinta untukku sedikit saja hingga sisa hayat ku.


*******


“Elie, dengarkan aku hanya-”


“Tidak Kelvin, aku hanya ingin kau mendengar aku untuk kali ini saja, aku tidak akan menjadi Elie yang buruk bagimu,” ucap Elie memaksaku untuk terus mendengarkan ucapannya.


“Baiklah katakanlah.”


Aku mengizinkan Elie untuk mengatakan apa yang ingin ia katakan padaku, hari ini dia terlihat berbeda dari biasanya. Caranya berbicara entah aku yang gila hari ini atau dia yang sedang mencoba menipuku dengan wajah polos darinya.


(Eliezer sedang menumpahkan segala kesedihannya pada Kelvin)


“Sejak aku kecil aku selalu menjadi kebanggaan mami juga papaku hingga suatu kejadian membuatku harus kehilangan keduanya, sejak saat itu aku mencoba untuk menjadi kuat dan bangkit sendiri menghadapi segala kepahitan yang aku alami sampai aku mengetahui dari mami kalau keluarga Reiner yang membuat kami menderita.”


“Hari itu aku telah berjanji pada diriku untuk membalasnya dan tidak membiarkan dia dan juga orang terdekatnya bahagia, aku hanya menginginkan mereka menderita seperti yang aku alami meskipun aku sendiri pernah sangat mencintainya. Tapi apa saat aku sudah mencintainya dengan tulus Mommy nya justru mencoba untuk membuat aku dengannya pisah, hingga aku murka.”


“Keadaan ku kembali memburuk namun seseorang menolongku dengan menjadikan aku sebagai model di tempatnya, mulai hari itu aku berkenalan dengan Brian hingga ia meminta aku untuk menikah siri dengannya meskipun awalnya aku terpaksa sebab aku ingin membalas jasanya untukku.”


“Kau tahu Kelvin bahwa aku sudah sangat menderita, tidak ada cinta yang benar-benar tulus yang bisa aku miliki, aku sangat iri dengan Zoya bisa mendapatkan cinta dari semua orang tapi tidak denganku. Memang aku tahu aku selalu berusaha membuat orang lain celaka dan aku terlihat tegar tapi justru dibalik itu diriku sangat lemah Kelvin.”


“Aku hanya ingin mendapatkan kasih sayang yang tulus dari orang yang kucintai tapi aku tidak bisa mendapatkan itu, diriku sangat tidak berharga sudah membuat banyak orang rugi tapi Kelvin jika kau ingin menerimaku sedikit saja aku pasti akan mencoba untuk lebih baik menjadi apa yang kau inginkan meskipun Zoya pasti akan melarang mu.”


“Haruskah aku terus menderita Kelvin dan tidak boleh merasakan cinta yang tulus dari orang yang sangat aku cintai? Apa kurangnya diriku hingga aku harus menghadapi hidup seorang diri seperti ini tanpa adanya keluarga, tanpa adanya orang yang tulus denganku, Kelvin aku sangat mencintaimu, aku juga tidak ingin kehilanganmu, sungguh aku tidak berbohong, maaf telah banyak bicara denganmu.”


Aku tercengang mendengar ucapan Elie, pantas saja dia sangat terobsesi untuk membuat Reiner dan Zoya tidak tenang, jika aku berada dalam keadaan sepertinya mungkin aku juga akan langsung membunuh orang yang telah merusak kebahagiaan kecilku, air mata kembali membasahi pipinya, aku sungguh sangat tidak tega harus melihat wanita muda menderita dari kecil seperti dia.


“Kau wanita kuat, sudah jangan terus menangis,” ucapku seraya menarik tubuhnya membawa kedalam pelukanku.


‘Bagus Elie, sedikit lagi kau bisa mendapatkan hati Kelvin, aku tidak menipumu kali ini tapi maafkan aku meskipun memang keluarga Reiner yang memulai semua ini tapi aku tahu kalau keluargaku yang sudah salah terlebih dahulu dengan mereka,’ batin Elie.


Sekitar beberapa menit Elie menangis dalam pelukanku. Tiba-tiba pesanan dari kami pun datang, ia juga sudah berhenti menangis. Saat ini aku tidak membahas tentang rekaman lagi dengannya kami hanya sedang menikmati sajian masing-masing.


“Kelvin.”


Aku sedang sibuk menikmati sajian di depanku terhenti karena mendengar Elie memanggilku.


“Ada apa?”


“Terimakasih sudah mau bersamaku hari ini jujur aku belum pernah sebahagia ini sebelumnya,” ucap Elie.


“Ah tidak masalah Elie ini hanya hal biasa, seorang pria sejati tentu saja tidak bisa melihat seorang menangis meskipun wanita itu adalah musuh paling jahat yang dia punya, tetap saja wanita adalah sosok lemah lembut yang harus kita jaga.”


‘Kelvin, tidak salah lagi kau orang yang tepat untukku, aku tidak akan membiarkan siapapun mendekatimu meskipun Zoya yang hanya sekedar menjadi sahabatmu tetap aku tidak rela,’ batin Elie.


Aku mencoba melambaikan tangan didepan wajahnya, “Hey kenapa kau melamun Elie?”


“Tidak Kelvin, aku hanya sedang berpikir dengan tempat tinggal rasanya aku tidak tahan lagi tinggal dengan Brian, jika menyewa hotel terus-menerus uangku tidak cukup belum lagi saat ini aku sudah berhenti berkerja,” terlihat raut wajah sedih dari Elie.


‘Bagaimana ini jika aku membiarkan dia tinggal denganku tentu saja Zoya akan berpikir macam-macam, aku tidak mau jika sampai harus Zoya menjauhiku,’ batin Kelvin.


“Bagaimana kalau begini saja Elie, menetaplah sementara di apartemen temanku sampai kau menemukan tempat yang cocok, temanku sudah lama tidak menempati kediamannya,” ucapku memberikan tawaran untuknya.


“Aku hanya ingin tinggal denganmu Kelvin, ku mohon ....” Elie terus membujukku.


“Maaf Elie, jika itu kemauan mu aku tidak bisa memberikannya,” ucapku menolak.


‘Kau terperdaya Kelvin, mulai saat ini aku akan leluasa bertemu denganmu,’ batin Elie.


“Baiklah jika itu maumu, aku menerimanya sekali lagi terimakasih Kelvin.”


“Sama-sama.”


‘Aku tidak boleh lengah meskipun hari ini dia terlihat seperti wanita baik-baik aku tetap harus waspada dengannya,’ batin Kelvin.


Trettt ... Getaran pesan masuk dari ponselku. Sebuah pesan dari Viora.


‘Dia meminta pulang ada hal penting? Gadis kecil kenapa lagi denganmu?’ batin Kelvin.


“Elie, sebaiknya aku harus pergi temanku sedang membutuhkan sesuatu dariku maaf tidak bisa mengantarmu pulang,” ucapku pamit.


“Tidak masalah, berhati-hatilah Kelvin.”


Aku langsung bergegas dan menemui gadis kecil, sepertinya tugas magang miliknya belum juga selesai padahal aku sudah meminta orang lain untuk membantunya.


------------------------------------


(Eliezer)


“Aku harus mencari tahu siapa orang yang ditemui oleh Kelvin, apa mungkin Zoya? Siapapun itu tidak akan ku biarkan jika mereka memiliki kedekatan khusus,” gumam ku.


Aku terus mengikuti mobilnya dari belakang secara diam-diam, arah jalan yang Kelvin lalui adalah kembali ke perusahaannya, tidak beberapa lama aku telah sampai di halaman kantor miliknya, dari jauh aku melihat seorang gadis remaja berlari kearah Kelvin lalu memeluknya.


“Sialan gadis remaja itu siapa dia? Apa mungkin adik Kelvin, harus ku selidiki.”


≈≈≈≈≈≈≈≈


Akankah Elie juga akan menyakiti Viora seperti ia menyakiti Zoya? Dan bagaimana kelanjutan hubungan Elie dan Kelvin? Terus di tunggu guys.