Terpaksa Menikahi Atasanku

Terpaksa Menikahi Atasanku
Eps 95. Kelvin gundah gulana


Happy reading.


* * * * * * * * *


(Kediaman Kelvin)


Terus mencoba berpikir meskipun tetap tidak mendapatkan hasil apapun dari kerja keras otakku. Aku sudah mengutus beberapa anggota bayaran yang ku punya untuk mencari keberadaan Viora. Ketenangan justru tidak bisa kudapatkan sebelum mengetahui keberadaannya.


Elie yang sedari tadi hanya melihatku yang sedang fokus seraya mondar-mandir, ia akhirnya mencoba mendekat lalu menarik tanganku membawa duduk bersamanya.


“Kelvin! Sudahlah jangan terlalu banyak berpikir seperti itu, sudah lebih dari dua jam kamu hanya mondar-mandir di depanku,” lirih Eliezer mencoba menghentikan ku.


Mengusap wajah dengan kasar, “Elie, kamu tidak paham apa yang sedang kurasakan saat ini, pergilah jika kamu tidak mau melihatku.”


“Hey jangan terlalu memaksakan dirimu, aku tidak akan pergi dari sini, aku akan tetap menjagamu, bukan seperti bocah itu yang hanya bisa menyusahkan mu saja,” sahut Elie kesal dengan gaya kedua lipatan tangannya.


“Berhenti mengatai gadis kecilku bocah! Semua ini karena mu, gara-gara kamu gadis kecilku pergi, jika saja malam itu kamu tidak menggoda ku semua tidak akan terjadi, Viora tidak akan mencari tahu tentang itu semua dan aku tidak akan marah dengannya. Lalu sekarang bagaimana apa kau bisa tanggung jawab hah?!”


Saat kepalaku pusing ditambah lagi dengan omelan dari Elie justru aku tidak bisa mengatur emosi.


“Kelvin! Kenapa sekarang kamu menyalahkan aku? Aku tidak ada sangkut pautnya dengan perginya bocah itu, dia sendiri yang sudah bosan untuk di sini tapi itu bagus Kelvin dia sudah memilih jalan yang tepat, dia sudah besar jadi buat apa kamu harus menampung bocah itu sama sekali tidak ada manfaatnya bagi kita berdua,” sahut Elie dengan kejam, ia mendekatiku dan berdebat denganku.


“Kamu masih tidak ingin jujur, katakan padaku apa selama ini kamu berusaha untuk mengancam Viora?! Ayo jujurlah Elie, aku sudah tahu semuanya, kamu hanya baik untukku tapi tidak dengan orang di sekelilingku, apa ini yang kamu maksud sudah sangat mencintai aku?!” Aku sudah berusaha menahan tapi Elie seketika mengeluarkan siapa dirinya seperti dulu.


“Ti–tidak, aku ... tidak pernah mengancam Viora, justru dia yang mengancam ku Kelvin, bukankah sudah jelas saat dia bersama kita, dengan jelas dia terlihat sangat tidak menyukai aku, plisssss tolong percaya padaku,” ungkap Elie berusaha merengek di depanku.


“Aku tidak percaya denganmu, aku sudah sangat lama mengenal gadis kecil justru aku yang baru mengenalmu. Viora sama sekali tidak pernah melukai orang lain sebelum orang lain yang memulainya dan juga dia tidak suka mencampuri urusan orang jika dia tidak mencintainya, aku sangat bodoh dan kamu! Aku kecewa denganmu Elie.”


Setelah mengatakan itu aku beranjak dari hadapan Elie dan pergi meninggalkan rumah, berniat mencari di mana Viora berada tapi langkahku terhenti karena cengkraman tangan Elie, membuatku berpaling melihatnya.


“Apalagi Elie? Sudahlah aku harus pergi mencari gadis kecil dan jangan mengikuti ku jika tidak aku pasti tidak dapat menahan amarah, kamu tidak inginkan aku menyakitiku?”


Bukannya menurut tapi Elie semakin memperkuat cengkeraman tangannya, “Aku mau ikut denganmu, ayo kita cari sama-sama Kelvin, aku ini pacarmu kamu harus ingat itu jadi bawa aku kemana kamu pergi.”


“Pacar? Apa aku tidak salah dengar Elie yang cantik? Sebenarnya kapan aku menyatakan cinta, sepertinya tidak ada lalu kenapa kamu begitu percaya diri mengakui pacarku, ingat yah sayang ... kita hanyalah teman ranjang, yang sudah terpakai lalu jika bosan aku bisa membuang mu lagipula kamu selalu yang berusaha menggodaku.”


“Kelvin ... kenapa kamu tiba-tiba kasar?! Semua ini gara-gara bocah itu, hey ingatlah kita sudah saling tahu satu sama lain, aku bukan teman ranjang mu, karena kamu juga menginginkan tubuhku ini, kamu sendiri yang selalu meminta lagi dan lagi,” sahur Elie bersikeras membanggakan tubuhnya.


Aku tidak peduli dengan apa yang akan terjadi kedepan, apa memang aku sudah mencintainya Ataukah aku harus mencari seumur hidup di mana keberadaan Viora atau aku harus berhenti untuk mencarinya. Hatiku masih belum menentukan pilihan yang tepat.


Elie terlihat seperti kesakitan, memang aku tidak sengaja mendorongnya hingga ia terjatuh. Dari dalam mobil aku melihat dirinya.


Tujuanku tidak menentu, aku tidak tahu harus mencari Viora kemana lagi, para anggota bayaran ku juga berkata ia tidak dapat menemukan gadis itu, mungkin saja dia sudah kembali ke Negera asalnya, itu yang sempat ku pikirkan saat dalam perjalanan menuju kesebuah Club bernama ranjang impian langganan ku dulu.


(Club ranjang impian)



Sekitar beberapa saat perjalanan akhirnya aku sampai ketempat yang ku tuju, lalu memesan sekaligus tiga botol minuman bir. Aku hanya ingin menghilangkan semua beban dalam hidupku, ingin semuanya hilang jika perlu aku ingin mati daripada harus mengurus kehidupan yang aneh ini.


Dalam satu tegukan langsung tanpa memakai gelas, serta sebatang rokok bergantian ku hisap dengan minuman. Alunan musik DJ menggema keseluruhan tempat yang ada di Club, aku pun bangun dan berjalan ke tengah di mana semua orang sedang bergoyang dengan gembira, aku pun melakukan hal yang sama. Mungkin ini lebih baik untukku lakukan.


Tapi saat aku sedang sibuk menari dengan satu botol di tanganku tiba-tiba seorang wanita mencoba mendekatiku dan berusaha merayu diriku agar tergoda dengannya, entah siapa itu aku tidak tahu. Saat pikiran sedang gundah gulana seperti ini justru siapa pun yang mencoba mendekat tentu akan dengan senang hati kuterima.


Wanita itu membawaku keluar dari kumpulan orang yang sedang bergoyang, aku hanya menurut dan sedikit kebingungan dengan tingkahnya.


“Siapa kamu?” tanyaku penasaran seraya melepaskan genggaman tangannya.


“Bukan siapapun dan kamu tidak perlu tahu siapa aku tapi aku tahu siapa dirimu, Kelvin.” Senyuman manis terlihat dari balik wajahnya yang putih.


‘Siapa wanita ini? Sepertinya dia sangat mengenalku sampai berani menggenggam tanganku, oh Tuhan siapa dia? Apa lagi-lagi aku harus bertemu dengan wanita cantik yang memiliki hati iblis?’ batinku tidak tenang.


* * * * *


Hangatnya dekapanmu membuatku tidak ingin lagi pergi, mencoba agar bisa membuatmu jatuh cinta tapi bagaimana caranya aku bisa menggapai hatimu? Sangat susah, rasanya sangat sakit hanya ragamu yang menginginkan aku tapi tidak dengan hatimu.


(Eliezer–Kelvin)


≈≈≈≈≈≈≈≈


Halo aku menyapa kalian kembali, hayoo siapa yang lagi bareng Kelvin, wanita baik atau wanita jahat? Langsung jawab di bawah guys lalu berikan kesan kalian dengan episode ini sertakan like, koment & vote terimakasih sudah mendukung Author.