Terpaksa Menikahi Atasanku

Terpaksa Menikahi Atasanku
Eps 99 Curhatan panas


Happy reading.


* * * * * * * * *


“Hey itu sama saja kau mendoakan aku agar cepat-cepat bercerai ...! Ah kau ini, ” sahutku pura-pura kesal.


“Yah ... itu lebih baik agar aku bisa bersama denganmu, lalu menjadi ayah dari Debay kembar,” ucap Kelvin dengan bangganya.


“Kelvin ... apa kau tahu yang sedang kau katakan buat aku kesal?!”


“Duh Zoe ... eh aku cuma becanda ah kau ini, semenjak ngga ketemu kamu makin galak,” ucap Kelvin seraya menjentikkan jarinya tepat di kepalaku.


“Huuf salah kamu sendiri siapa suruh bercanda seperti itu, jelas-jelas kamu sedang mendoakan aku, kamu tahu bahwa perkataan itu juga termasuk doa, Tuhan akan marah denganmu ....” Aku hanya berpura-pura kesal karena ulahnya.


“Cantik ... hey kau ini semenjak hamil sangat galak dan suka mengomel, bagaimana jika nantinya Debay lahir lalu melihat Mommy 'nya seperti ini? Aku akan jadi yang pertama yang akan menertawakan mu.” Candaan Kelvin justru membuat aku tersenyum.


“Terserah kau saja Vin, aku benci denganmu.” Aku terus menahan senyum supaya tidak tergoda oleh ulah Kelvin.


“Baiklah ... aku juga benci denganmu gadis cantik tapi aku tidak suka melihat gadis cantik ini marah,” sahut Kelvin tanpa hentinya.


“Baiklah Tuan Kelvin, tugasku sudah selesai ehmm aku harus pulang,” ucapku dengan berpura-pura kesal tanpa adanya canda tawa.


“Zoe, hey aku hanya bercanda ah kau ini ....” Kelvin terlihat jelas sedikit ketakutan karena aku terlihat serius.


Langkahku terhenti saat dia mencoba menahan diriku tapi seketika tawaku pecah melihat kelvin panik karena aku terlalu menganggap dirinya serius. Lalu aku kembali duduk di sampingnya yang masih tertawa ngakak, sungguh aku sangat senang membuat dirinya panik itulah caraku agar ia sedikit tenang dan menghilangkan beban yang berat.


Kelvin perlahan mendekat seraya menatap wajahku, ”Zoe, terimakasih untuk hari ini aku sungguh bahagia meskipun aku pernah berbohong denganmu tentang Elie tapi justru kamu tidak membenciku.”


“Aku tidak mungkin membencimu Vin, kau ingat dulu saat aku dalam kesusahan bahkan hidupku sangat menderita, bukan orang lain yang datang untuk memberikan semangat tapi justru kamu, jadi aku akan lakukan hal yang sama, kamu adalah keluargaku sudah seharusnya aku menolongmu,” ucapku mencoba membuat ia mengerti meskipun dirinya bersalah.


“Aku sangat senang tapi Zoe, bolehkah aku bertemu dengan Viora? Aku rindu dengannya, aku ingin melihat bagaimana kepadanya dan lagi ia juga tidak masuk magang, kumohon izinkan aku.” Kelvin terus mencoba memohon agar aku bisa memenuhi keinginannya.


“Sebaiknya jangan dulu Vin karena Viora-”


Tok tok tok


Ucapanku terhenti karena suara ketukan pintu sangat menganggu, Kelvin lalu mempersilahkan masuk.


“Hay Kelvin,” sapa seorang wanita tapi suaranya sangat familiar dan sering kudengar.


Saat aku menoleh kebelakang ternyata Elie datang menemui Kelvin langsung ke ruangan kerjanya. Tentu saja aku diam mematung karena melihat kedatangan seseorang yang paling tidak kusukai.


Aku hanya mengangguk tanpa memberikan sahutan darinya, Kelvin hanya melihat tingkahku mungkin saja ia sedang berpikir sesuatu.


“Vin ... kok kamu ngga kasih tahu sih kalau Zoya datang kesini jadinya aku juga mau ngobrol, udah lamakan kita ngga ketemu, ehhmm bagaimana kabarmu sekarang?” tanya Elie yang sekarang sudah duduk di sampingku.


“Aku baik-baik saja,” jawabku seadanya.


“Elie, kok kamu kesini tiba-tiba bukannya aku udah bilang kamu kesini kasih tahu dulu,” ucap Kelvin.


“Ihhh kok kamu gitu sih? Aku kan kesini itu baik-baik cuma buat nungguin kamu istirahat, itu aja emangnya salah? Tapi kayaknya aku salah deh, yaudah kalau gitu aku tunggu di luar yah Vin, Zoya aku permisi dulu yah ....” Tanpa ada sahutan dariku lalu Elie pun keluar dari ruangan Kelvin.


“Zoe, kamu nggak apa-apa?” tanya Kelvin dengan tiba-tiba.


“Tidak, memangnya kenapa?” sahutku kebingungan.


“Karena Elie, aku pikir kamu takut atau apa, yah ... seperti yang udah kamu liat sekarang Elie begitu bebas keluar masuk Perusahaan setelah kamu berhenti, aku ingin memarahinya tapi aku juga kasihan dia baru saja bercerai dengan Brian,” ungkap Kelvin yang membuatku terkejut tentu saja aku tidak tahu akan berita itu.


“Elie sudah bercerai dengan Brian, bagaimana bisa Vin?” tanyaku penasaran.


“Kau tahu Zoe kalau Brian memiliki keterbelakangan, dia piscyo itulah sebabnya Elie tidak tahan dan meminta cerai yah meskipun aku kasihan tapi mau bagaimana lagi itu sudah keputusan mereka,” ucap Kelvin bercerita sedikit tentang orang lain.


“Aku turut berduka tapi Kelvin apa maksudmu sampai membawa Elie tinggal bersama denganmu? Justru itu akan membahayakan nyawa mu jika sampai Brian tahu mantan istrinya bersama dengan teman lamanya, kau pernah satu sekolah bukan?”


“Ya Zoe, aku tahu itu resiko tapi ada sesuatu hal yang belum kutemukan dari Elie, itulah sebabnya aku setuju untuk ia tinggal denganku meskipun aku tahu dalang kepergian Viora ini darinya, Elie sering mengancam Viora meskipun tidak sampai menyakiti tapi bodohnya aku selalu bisa termakan godaan wanita itu, aku juga sangat menyesal dengan diriku ini,” ucap Kelvin kembali merasa bersalah.


‘Apalagi ini yang tidak aku ketahui dari Kelvin?’ batinku.


“Katakan Vin sesuatu bagaimana yang ingin kau temukan dari Elie?” semakin aku mencoba memahami semakin aku tidak mengerti dengan semua yang sedang terjadi, terlalu banyak kebohongan yang tercipta dengan Kelvin.


“Ba–baiklah Zoe, a–akan ku ceritakan. Waktu itu tidak sengaja Elie datang kerumah dengan menangis katanya dia habis di siksa karena meminta cerai, lalu aku percaya dan sedikit kasihan tapi naasnya Zoe, dia justru mencuri kesempatan itu untuk membuat aku bisa terus bersamanya hingga malam itu semuanya terjadi, penyatuan yang tidak ku inginkan sebelumnya lalu Elie sampai mengambil rekaman yang telah kami lakukan, itulah sebabnya Zoe, aku terlalu baik dengannya hingga aku dijebak dengan obat perangsang.”


“Tidak ada siapapun yang tahu bahkan Viora, aku terpaksa bersikap baik di depan Elie hanya untuk itu aku ingin mencari rekaman itu jika tidak entahlah bagaimana reputasi ku sebagai pemegang saham kedua yang terbesar, Zoe tentu saja akan hancur, dan juga kamu pasti sangat malu telah bersahabat denganku, Reiner juga akan melarang mu bukan? Itulah sebabnya Zoe namun semakin aku membiarkan Elie senang dia justru semakin menggoda ku, kau tahu bahwa pria sangat tidak tahan dengan godaan?”


Kelvin bercerita tentang semuanya dan itu jelas membuatku paham, pantas saja Kelvin sangat mudah dikendalikan oleh Elie.


“Lalu Kelvin jika itu masalahnya bagaimana kita menghadapi dia? Aku tidak ingin Vin, kamu berada dalam bahaya, jelas-jelas Brian pasti tidak akan diam setelah perceraiannya.


* * * *


Tulis kesan kalian di bawah ya guys, kumohon sertakan vote, aku ingin merasakan kesenangan dari kalian untukku.