Pewaris Mustika Naga

Pewaris Mustika Naga
Godaan Jian Ling


Setelah hampir seminggu Long Guan menyelesaikan misi di Kota Pelangi, kini ia kembali menuju Sekte Pedang Angin bersama Xie Annchi.


Perjalanan misi kali ini sangat berarti bagi Xie Annchi karena ia dapat bertemu dengan ayahnya yang berhasil selamat dari peristiwa pembunuhan beberapa bulan sebelumnya, meskipun awalnya ayah Xie Annchi cacat tidak bisa bergerak tetapi dengan bantuan Long Guan kini ayahnya sudah bisa beraktivitas seperti biasa dan kekuatannya bisa pulih kembali.


Saat di dalam portal teleportasi Xie Annchi tidak sengaja sempat larut dalam perasaannya, ia sadar mulai jatuh hati pada sosok Ketua Sekte Pedang Angin yang ia kagumi.


Ada rasa yang mulai tercipta di relung hatinya, ia takut keliru karena tidak mau menyakiti perasaan Jian Ling yang sudah ia anggap sebagai kakak perempuannya.


Long Guan tentunya menyadari gejolak perasaan yang timbul di hati Xie Annchi namun sekali lagi ia berpikir untuk tetap waras.


Hal yang ia khawatirkan justru dari sikap istrinya yang terlalu berpikiran terbuka untuk menerima Xie Annchi sebagai bagian dari kehidupan mereka.


Entah mengapa setiap menghadapi tentang perasaan, dirinya akan sulit untuk bersikap tegas. Salah satu kelemahan terbesar long Guan adalah mudah jatuh hati pada lawan jenisnya, mungkin kelemahan dirinya sudah diketahui oleh istrinya yang dengan sengaja menghadirkan Xie Annchi sebagai pilihan dari istrinya untuk berbagi.


“Huh!"


Kukira cinta itu hanyalah hal sepele, namun kehadiran seseorang yang membuat diri ini nyaman juga bisa menimbulkan cinta?” pikir Long Guan dengan ekspresi rumit, ia tidak mau terjebak dengan perasaan yang tidak perlu.


Saat ini long Guan dan Xie Annchi tiba di dalam aula tiga serangkai Paviliun Obat, karena hari masih siang jadi Long Guan berpikiran istrinya sedang melakukan pemurnian obat.


Benar saja, tebakan long Guan tidak keliru ia melihat istrinya dan Mei Shin sedang melakukan pemurnian Pil Inti Emas.


“Gege! ”


Teriak Jian Ling saat melihat suaminya dan Xie Annchi keluar dari portal teleportasi, ia segera menghamburkan diri dalam pelukan suaminya.


Sifatnya yang manja tidak membuatnya risih, karena dalam ruangan tersebut hanya ada Xie Annchi dan Mei Shin.


Dengan lembut Long Guan menyentuh rambut istrinya, setiap belaiannya menandandakan ada kerinduan yang sangat mendalam.


“Gege, kenapa lama sekali baru pulang. Apakah Xie Annchi telah membuatmu melupakanku?” Ucap Jian Ling menggoda suaminya yang baru saja pulang.


Mendengar godaan Jian Ling membuat Long Guan hampir tersedak, ia tidak bisa berkata apa-apa menjawab pertanyaan istrinya.


Sementara Xie Annchi wajahnya sempat memerah menahan malu, ia tidak menyangka Jian Ling akan berkata hal demikian.


“Hahaha.. aku hanya bercanda!”


Ucap Jian Ling yang kemudian merangkul tangan Xie Annchi.


“Annchi apakah Ketua Sekte menjagamu dengan baik? Katakan jika tidak, maka nanti aku akan menghukumnya” Ucap Jian Ling ceplas ceplos sambil tertawa.


Jian Ling tentu dapat merasakan perasaan Xie Annchi serta melihat mimik wajah suaminya, mereka tampak polos dan memang tidak terjadi apa-apa antara keduanya selama menjalankan misi.


“Mei Shin, tolong sampaikan kepada Tetua Yang Guifei dan tetua lainnya agar berkumpul di Aula pertemuan Sekte” Pinta Long Guan kepada Mei Shin untuk mencairkan suasana, dirinya sungguh tidak kuasa jika harus menghadapi godaan Jian Ling.


“Baik Ketua, aku akan menyampaikan berita ini dengan segera” Jawab Mei Shin yang segera beranjak pergi meninggalkan aula tiga serangkai.


Sementara Long Guan kini berada diantara dua wanita tercantik dalam hidupnya, membuat dirinya sedikit salah tingkah.


“Nona Xie apakah kamu sudah menyiapkan beberapa bahan herbal yang ku minta dari Kawasan Akademi Huangshan” Tanya Long Guan yang mulai sedikit tenang.


“Hmm.. Ling’er jangan memaksaku untuk mencubit mu” Jawab Long Guan sambil menarik hidung Jian Ling yang mancung bawaan lahir.


“Hahaha jika itu membuat gege mau menuruti permintaanku maka aku tidak keberatan” Jawab Jian Ling sambil tersenyum nakal.


Ia terus menggoda suaminya dengan Xie Annchi tanpa risih, sementara Xie Annchi dengan wajah yang sudah memerah segera mengeluarkan herbal yang ia temukan di Akademi Huangshan.


Sangat jelas terlihat herbal-herbal tersebut banyak terdapat bahan yang berguna untuk membuat Pil Semesta, Pil rahasia Sekte Pedang Angin yang hanya mampu dimurnikan oleh Ketua Sekte.


Pemurnian pil semesta tidak hanya mengandalkan bahan-bahan berkualitas tinggi namun juga perlu tenaga dalam yang sangat tinggi sebagai penentu keberhasilannya.


Jian Ling sedikit terkesiap melihat bahan-bahan yang berusia ribuan tahun seperti yang pernah ia baca di kitab raja obat.


Ia tidak menyangka di Akademi Huangshan terdapat bahan-bahan yang berkualitas tinggi, sebagai pembudidaya tanaman herbal Jian Ling tentu merasa takjub dengan apa yang dibawa oleh Xie Annchi.


Dalam beberapa dialog singkat, tiba-tiba Mei Shin sudah selesai menjalankan tugasnya, “Lapor Ketua, para tetua Sekte kini sudah berada di aula pertemuan” Ucap Mei Shin dengan penuh rasa hormat.


“Terimakasih Nona Mei atas bantuanmu” Balas long Guan yang kemudian beranjak meninggalkan Aula Tiga Serangkai.


Di dalam Aula pertemuan sudah hadir empat orang tetua yang tengah mengobrol sambil menunggu kedatangan Long Guan.


“Selamat datang kembali Ketua Sekte” Ucap kelima orang Tetua tersebut saat melihat Long Guan memasuki Aula Pertemuan.


“Terimakasih atas penyambutannya dari para Tetua” Ucap Long Guan membalas salam dari para Tetua, lalu mereka duduk di kursi masing-masing dan memulai pertemuan.


“Bagaimana perkembangan Sekte selama aku berada di luar?” Tanya Long Guan memulai diskusi.


“Lapor Ketua, perkembangan Sekte semua berjalan sesuai dengan perencanaan selama ini dan untuk kemampuan murid jenius yang berjumlah sepuluh orang juga sangat mengagumkan” Jawab tetua Guo Yang mewakili para tetua lainnya memberikan laporan.


“Terus pantau kemajuan para murid, jangan lupa selain bela diri fisik Sekte Pedang Angin mengedepankan moral” Lanjut Long Guan.


“Baik Ketua Sekte” jawab seluruh tetua dengan kompak.


“Maksud khusus kalian aku kumpulkan adalah terkait persiapan Sekte dalam menyelenggarakan kompetisi antar sekte di Kekaisaran Qin. Apakah semuanya sudah disiapkan dengan baik?” Tanya Long Guan yang mulai serius menyampaikan tujuannya.


Di kerajaan Zu Sekte Pedang Angin memanglah yang terbaik tetapi Long Guan tidak mau seperti katak dalam tempurung, dirinya ingin melihat perkembangan seni bela diri dari sekte-sekte lainnya.


“Persiapan internal di Sekte sudah siap, rencananya akan ada dua jenis kompetisi yang akan dilaksanakan yaitu pertandingan perorangan dan berkelompok.


Masing-masing pertandingan memiliki syarat utama memiliki basis kultivasi Inti Qi” Ucap tetua Guo Yang menjelaskan.


“Hmm..”


Long Guan tampak berpikir sejenak, lalu ia berkata “Baiklah jika demikian segera lakukan persiapan sebagaimana mestinya, sampaikan pula untuk pendaftaran sudah bisa dibuka mulai sekarang sampai dengan tiga hari sebelum pelaksanaan.


Untuk seluruh kegiatan akan di ambil oleh tetua Huang Xun sebagai penanggungjawab” Ucap Long Guan menyampaikan pengaturannya.


“Baik Ketua” jawab para Tetua. Kemudian Long Guan bercerita tentang situasi Kota Pelangi serta rencana pembentukan Akademi Huangshan yang berada di bawah binaan Sekte Pedang Angin.