Pewaris Mustika Naga

Pewaris Mustika Naga
Membenahi Paviliun Alkimia


Setelah membentuk portal teleportasi menuju Gerbang Naga, Long Guan menoleh dan berkata kepada dua wanitanya.


"Kalian berdua tunggu di sini dulu ya"


"Baik gege" ucap keduanya dengan patuh.


Setelah itu dua orang Penatua yang diikuti oleh Chan Fan, Liu Yaoshan dan Liu Changhai memasuki portal teleportasi bersama Long Guan.


Setelah tiba di dalam Gerbang Naga, lima orang petinggi Sekte Pedang Bintang tersebut segera memasuki Makam Kuno yang sudah mereka pilih. Sebelumnya Long Guan sudah menjelaskan informasi terkait makam kuno.


Selesai mengarahkan para petinggi Sekte Pedang Bintang, Long Guan kembali menuju Bukit Keenam. Sementara Hung Fei menuju bukit kelima ditemani sembilan orang Tetua yang baru.


"Kupikir aku adalah Tetua yang termuda. Namun setelah melihat kalian, aku masih kehilangan kesempatan untuk mempertahankan rekor tersebut" ucap Hung Fei di tengah perjalanan menuju bukit kelima.


Sembilan orang itu hanya tersenyum ringan, mereka memang berada di generasi lebih muda. Namun mereka takkan berani menyinggung Hung Fei yang jelas memiliki kekuatan lebih tinggi. Meskipun kini Liu Xianzhong juga berada pada tahap abadi, namun kemampuan hukum ruang dan waktu yang dimiliki oleh Hung Fei adalah kekuatan yang tidak bisa dilawan.


Kepulangan Hung Fei jelas menjadi berita utama hari ini di Sekte Pedang Bintang. Kepergiannya saat itu menyisakan momok gunjingan terhadapnya, namun setelah ia merekomendasikan Long Guan sebagai muridnya langsung secara perlahan citranya semakin membaik. Omongan miring tentangnya juga perlahan menghilang.


Hari ini ia kembali dengan kekuatan yang besar, otomatis namanya melambung tinggi dalam sekejap. Di dunia kultivator memang selalu seperti itu, yang kuat akan dipuja dan yang lemah akan di pinggirkan.


Sementara tentang Long Guan hanya kalangan tertentu saja yang mengetahui statusnya. Di bukit keenam ia tiba bersama dengan dua wanitanya, ia segera menuju tempat tinggalnya. Saat menuju kediamannya, ia bertemu dengan Lin Mei wanita yang ia rekomendasikan untuk menjadi murid.


"Saudara Guan, selamat atas keberhasilanmu dalam kompetisi antar Sekte" ucap Lin Mei dengan tulus.


"Terimakasih atas perhatianmu" jawab Long Guan.


"Bagaimana perkembangan paviliun alkimia beberapa minggu ini?" tanya Long Guan.


"Semua berjalan stabil, beberapa masih terkendala dengan kemampuan para murid. Sampai saat ini belum ada yang sebaik Nona Yu Nuan dan Nona Yu Nuwa. Ngomong-ngomong keahlianmu merayu wanita memang luar biasa" ujar Lin Mei sambil tersenyum.


"Hahaha.. Kamu salah paham, mereka adalah wanitaku. Ini Hung Yin istriku dari Ibukota Zhenxun, sedangkan yang satunya adalah istriku yang biasa dikenal dengan Dewi Phoenix Es" jawab Long Guan sambil memperkenalkan kedua wanitanya.


Mendengar perkataan Long Guan membuat Lin Mei terkejut, "Kamu tidak bercanda kan?" tanya Lin Mei dengan ekspresi heran.


"Aku serius" jawab Long Guan sambil menggandeng keduanya.


"Selama kami di sini, istriku akan membantu penyulingan bahan-bahan herbal. Kamu perhatikan dan pelajari secara seksama. Informasikan juga kepada murid-murid lainnya" jawab Long Guan.


"Baiklah jika begitu" jawab Lin Mei sambil mengangguk pelan.


Pada mulanya ia memiliki rasa suka terhadap Long Guan. Namun setelah Long Guan menunjukkan wanitanya, ia tidak berani bersaing. Walaupun ia bukan kultivator tingkat tinggi, namun ketenaran Dewi Phoenix Es ketika kompetisi antar Sekte sungguh menakutkan.


Setelah bertemu dengan Lin Mei, Long Guan memasuki kediamannya.


"Selama kalian di sini, pelajari teknik memadatkan energi. Agar kekuatan kalian nanti di Alam Bawah tidak akan menjadi masalah" ucap Long Guan sambil menembakkan seberkas cahaya ke kening Xie Annchi dan Hung Yin.


"Terimakasih gege" jawab keduanya dengan senang.


"Kalian berdua berlatih dahulu, aku akan ke aula alkimia untuk menyiapkan beberapa pengaturan" ujar Long Guan.


Sebelum meninggalkan Sekte Pedang Bintang, Long Guan ingin meninggalkan pondasi yang kuat terkait alkimia. Membuat Pil-pil yang berkualitas sangat diperlukan untuk menopang kekuatan Sekte. Masih banyak murid yang tidak bisa memasuki warisan makam kuno. Oleh karena itu Long Guan akan memberikan formula untuk menembus kekuatan hingga menyamai hasil di makam kuno.


Semua tentu bergantung dengan waktu, mereka yang bisa memasuki Gerbang Naga memiliki keuntungan dari perbedaan waktu. Hal itulah yang menjadi keistimewaan dari warisan makam kuno. Jadi wajar saja setelah mereka menyerap Kristal Keabadian di makam kuno, mereka juga memiliki retensi waktu yang panjang untuk berlatih. Sehingga bakat dan kemampuan kultivator benar-benar tergali dengan sempurna.


Saat di makam kuno, Long Guan menemukan resep-resep alkimia tingkat Dewa. Semua adalah resep-resep yang telah lama menghilang di Alam Spiritual, jadi memang tidak berlebihan jika dikatakan Alam Spiritual menyimpan rahasia yang sangat besar. Era kebangkitan Alam Spiritual juga memang di tangan Long Guan. Semua kontribusinya kelak akan menjadi catatan sejarah Alam Spiritual.


Long Guan menuju aula pemurnian pil. Tampak murid-murid yang memiliki kekuatan kultivasi Semesta ketiga dan keempat sedang serius menyuling bahan-bahan herbal.


Berdasarkan pengetahuan sebelumnya, mereka bekerja dengan teliti. Hanya saja memang ketelitian mereka masih berada di bawah Nu Nuan dan Nu Huwa.


Melihat kedatangan pria berambut keunguan, membuat mereka terpana. Murid-murid yang kebanyakan wanita ini butuh beberapa saat untuk memverifikasi jika orang itu adalah Long Guan.


"Selamat datang saudara Guan" ucap beberapa orang murid.


"Terimakasih atas kerja keras kalian selama aku tidak ada di sini" sahut Long Guan dengan nada yang hangat.


Pada saat ini, para murid yang berada di dalam aula alkimia tidak dapat merasakan kekuatan Long Guan. Auranya yang begitu tenang seperti sangat mendamaikan suasana. Aura yang tidak pernah mereka rasakan selama ini.


"Semua adalah berkat arahan darimu sebelumnya" jawab salah seorang murid senior bukit keenam.


Meskipun kebanyakan murid pernah belajar dari Tetua Wang Xuemien sebelumnya, namun teknik yang diajarkan oleh Long Guan jelas berbeda. Teknik baru dari Long Guan lebih tepat guna dan memiliki tingkat keefektifan mendekati sempurna. Semua pil yang dihasilkan oleh paviliun alkimia benar-benar berkualitas tinggi.


Sudah tidak ditemukan kegagalan oksidasi seperti pada kasus yang pernah ditemukan sebelumnya. Prestasi paviliun alkimia bukit keenam benar-benar meningkat pesat di bawah asuhan Long Guan.


Long Guan berjalan dan memperhatikan segala proses yang terjadi, sambil mengajarkan kepada murid-murid tersebut ia tampak sabar dan telaten.


Tak berapa lama kemudian tampak Lin Mei juga datang membawa beberapa bungkusan herbal.


"Saudara Guan kamu di sini" ucap Lin Mei dengan senang.