Pewaris Mustika Naga

Pewaris Mustika Naga
Kembali Ke Sekte Pedang Bintang


Long Guan kembali menikmati hidup dalam beberapa hari terakhir bersama istrinya hung Yin. Hingga tiba di hari ke tujuh, saat dimana ia harus kembali menuju ke Sekte Pedang Bintang. Sesuai pesan Patriark Sekte, Chang Fan meminta dirinya kembali sebelum lima bulan. Kini Long Guan sudah berada di Luar Sekte selama empat bulan, sudah saatnya untuknya kembali.


"Yin'er, saat ini aku harus kembali ke Sekte" ucap Long Guan sambil menatap istrinya.


"Iya gege" jawab Hung Yin tak berdaya.


"Kamu tidak usah cemas, aku akan sering mengunjungimu" bujuk Long Guan yang melihat wajah Hung Yin tampak bersedih.


"Benarkah gege" tanya Hung Yin dengan ekspresi senang.


"Ya, tentu saja" ucap Long Guan sambil mengangguk.


Lalu keduanya menuju aula keluarga Hung, pada kesempatan tersebut Long Guan meminta izin untuk pamit kembali ke Sekte. Long Guan berbincang sejenak dan kemudian pamit dengan sopan kepada Hung Yuwen dan juga Hung Quon yang merupakan ayah mertuanya.


Setelah berpamitan Long Guan menuju kamar pribadinya bersama Hung Yin, di dalam kamar tersebut Long Guan berkata,


"Setelah nanti apa yang kau lihat tolong jangan ceritakan kepada siapapun" ucap Long Guan sambil memeluk Hung Yin dan mengusap kepalanya dengan lembut.


Hung Yin hanya terdiam, ia mengangguk pelan mendengarkan ucapan Long Guan.


Semenjak menikah, kini sifatnya manjanya perlahan menghilang ia juga berubah menjadi wanita yang cukup telaten menjalankan kewajibannya sebagai istri. Beberapa hari terakhir Hung Yin belajar memasak dan menyenangkan suaminya.


Long Guan mengurai pelukannya, lalu ia maju  selangkah. Ia menggerakkan kedua tangannya dengan cepat, dalam sekejap sebuah lubang teleportasi muncul.


"Selamat tinggal" ucap Long Guan sambil melangkahkan kakinya lalu menghilang di dalam portal teleportasi.


Hung Yin sangat terkejut melihat portal teleportasi di depannya, selama ini hanya mendengar rumor yang mengatakan jika hanya pamannya saja yang bisa menciptakan Portal Teleportasi. Kini, dengan mata kepalanya sendiri ia melihat sosok yang kini menjadi suaminya melakukan hal yang ajaib. Hung Yin terkesiap tanpa bisa berkata apa-apa.


Beberapa saat kemudian Long Guan tiba di Sekte Pedang Bintang, tepatnya di Aula utama Sekte. Long Guan melewati beberapa murid yang tengah berada di sekitar aula, mereka menatap tidak percaya kehadiran Long Guan yang tiba-tiba.


Setelah beberapa langkah, Long Guan tiba di dalam Aula yang sudah ada Ketua Sekte Chan Fan serta dua orang Tetua yang tidak asing bagi Long Guan.


"Salam Patriark"


"Salam para Tetua"


ucap Long Guan dengan hormat.


Saat ini kekuatan Long Guan dan para Tetua sudah setara, hanya Patriark Chan Fan yang memiliki kultivasi Semesta Kesembilan. Beberapa bulan ini, dirinya giat berlatih untuk menaikkan kultivasinya. Sebagai seorang Ketua Sekte, ia memiliki tanggungjawab yang besar yang harus didukung oleh kekuatan yang besar juga.


"Akhirnya kau kembali juga" ucap Ketua Sekte.


"Sesuai janji murid ini" sahut Long Guan dengan semangat.


"Aku hanya mengkhawatirkan dirimu saja" ucap Chan Fan, lalu ia meneruskan perkataannya,


"Beberapa waktu terakhir ada sekelompok pendekar ahli yang memburumu hingga ke Gunung Song, namun setelah mencarimu semua orang kehilangan petunjuk seperti kau hilang di telan Gunung Song".


"Apakah ini terkait dengan keluarga Wang?" tanya Long Guan sedikit mengangkat alisnya.


"Kami juga menduga ke arah sana, Chang Gui adalah guru dari Wang Yushan. Watak keduanya hampir sama, hanya saja Chang Gui merupakan Tetua senior di Sekte Puncak Abadi. Tentu ia akan bermain dengan cara yang halus" ucap Chan Fan.


"Baik, terimakasih atas berita yang Ketua sampaikan" tutur Long Guan dengan sopan.


"Selamat atas pernikahanmu, jangan sampai wanitamu yang lain mengetahuinya. Untuk urusan itu aku tidak bisa menyelamatkanmu" ucap Ketua Sekte sambil terkekeh.


Long Guan sedikit terkejut, ia tidak menyangka jika berita tersebut dengan cepat sampai ke telinga Ketua Sekte.


"Maaf tidak mengabarkan Ketua dan para Tetua" ucap Long Guan yang wajahnya tampak memerah menahan malu.


"Sudahlah, aku bisa mengerti situasi kalian. Aku berharap hubungan kalian langgeng sampa tua nanti" ucap Chan Fan yang diangguki oleh dua orang Tetua yang hadir.


"Kamu bersiaplah, namamu sudah kami daftarkan untuk mengikuti kompetisi antar Sekte di Puncak Abadi" ucap Ketua Sekte dengan wajah penuh harapan.


"Hadiahnya kali ini sangat menarik, aku ingin kamu mendapatkan beberapa keuntungan sumberdaya" lanjut Chan Fan penuh semangat.


"Baik Ketua" ucap Long Guan, kali ini ia menunjukan ranah kultivasinya pada ranah Semesta Keempat.


Dengan teknik Naga Tersembunyi ia bisa menekan ranahnya  Bahkan seiring meningkatnya kemampuan dirinya, seseorang yang berada pada ranah Surgawipun tidak bisa menebaknya.


Tiga buah Mustika Naga yang telah ia serap membentuk Dantian baru yang sangat misterius, keberadaan Api Abadi dalam tubuhnya pun bisa disembunyikan dengan baik.


Saat ini Long Guan fokus pada ilmu berpedang Ledakan Bintang yang ia kombinasikan dengan jurus Seribu Bayangan. Adapun teknik lainnya tidak ia kembangkan, dengan alasan kemampuan Pedang Jiwa yang sangat menakutkan. Long Guan sendiri belum mencoba Teknik Penyerap Jiwa yang terdapat pada pedang tersebut saat masih bernama Pedang Kematian yang dipegang oleh Master Dun Ming.


Pedang Jiwa yang berada di tangan Long Guan merupakan pusaka langit, lebih kuat daripada pedang biru yang dipegang oleh Ketua Sekte Pedang Bintang.


Belum lagi Tulang Kaisar Dewa yang menjadi salah satu rahasia terbesarnya, hanya dengan kemampuan fisik saja ia sudah bisa mengimbangi Kultivator Tingkat Surgawi.


Setelah memastikan keikutsertaannya pada kompetisi antar Sekte, Long Guan berpamitan dan menuju ke Bukit Keenam.


"Apakah nona Yu Nuan juga ssudah mengetahui tentang berita pernikahanku?" gumam Long Guan dalam hatinya.


****


Di Sekte Phoenix Es


Keberadaan Xie Anchi sebagai Dewi Phoenix Es mulai menyebar, Sekte Phoenix Es sengaja menyebarkan berita tersebut untuk membuat Sekte lainnya merasa gentar saat berhadapan dengan Xie Annchi.


Kompetisi antar Sekte akan dimulai sebulan lagi, rencananya Xie Annchi akaan diikut sertakan.Saat ini ranah kultivasi Xie Annchi sudah berada pada Semesta Kesembilan. Sebagai pewaris darah keturunan Phoenix Es, kekuatan Xie Annchi masih akan terus bertambah seiring penguasaan dirinya terhadap garis keturunannya.


Pada kompetisi antar Sekte, masing-masing Sekte hanya akan mengirimkan sepuluh orang murid terbaiknya,untuk kategori bakat perorangan. Selain Xie Annchi, Matriark Sekte Phoenix Es Xiu Juan juga mengutus murid wanita lainnya yang bernama Zhishu. Ia terkenal sangat dingin dan kejam, ia memiliki ketegasan yang diturunkan oleh Matriark Xiu Juan.


Nama Zhishu tak mungkin akan luput dari ingatan Long Guan, saat masih di dunia fana Zhishu pernah melukai Long Guan dengan parah. Kekuatan Zhishu yang berada pada Semesta Keempat pada saat itu bukanlah lawan Long Guan, namun kini keadaan tersebut sudah berbalik.