Pewaris Mustika Naga

Pewaris Mustika Naga
Menyerbu Murid Bukit Kelima


Sambil menahan malu Yu Nuan berkata, "Aku baik-baik saja, terimakasih atas pertolonganmu" Ucap Yu Nuan. Tentu saja ia masih dalam keadaan sadar saat Long Guan menyentuh dadanya yang bergelombang tersebut.


Begitu juga dengan Yu Nuwa, mukanya memerah mengingat peristiwa beberapa saat lalu. "Syukurlah jika demikian"


Ucap Long Guan dengan senang. "Apa yang menimpa kalian alami adalah perkara yang sangat serius.


Penyumbatan Meridian selain dapat menghambat kultivasi kalian, juga dapat meledakan pembuluh nadi kalian saat menerobos". Ucapan Long Guan sontak membuat keduanya ketakutan, apa yang dikatakan Long Guan tidak salah.


Pada saat menerobos tadi, mereka merasakan pembuluh darah terasa membesar dan membengkak. Jika Long Guan tidak tepat waktu maka bisa dipastikan pembuluh darah akan pecah di bawah hantaman energi Qi yang bergerak luar dan ganas.


"Maafkan atas kecerobohan kami" Ucap keduanya penuh penyesalan. "Lain kali jangan main-main dalam hal kultivasi" Ngomong-ngomong besok pagi tolong kumpulkan semua murid wanita di Bukit Kelima.


Aku ingin memeriksa kultivasi mereka, jika tebakanku benar, kalian yang mengalami kemacetan kultivasi bisa jadi disebabkan oleh sumbatan oksidan". Ucap Long Guan.


"Apakah itu bisa terjadi kepada kami yang notabene seorang kultivator?" Tanya Yu Nuan.


Menurut pemahamannya, seorang kultivator tidak memiliki ketergantungan dengan makan dan minum seperti pada manusia umumnya.


Mendengar pertanyaan Yu Nuan membuat Long Guan terkekeh.


"Hehehe.. Jika hanya makan dan minum seperti umumnya tentu tidak masalah, tubuh seorang kultivator memiliki proses metabolisme yang lebih baik daripada manusia biasa. Namun bagaimana jika seorang kultivator yang terbiasa dengan Pil dan obat-obatan?"


Ucap Long Guan sambil mengangkat sebelah alis matanya. "Sebagai calon alkemis tentu kalian tahu, tumbuhan herbal yang berusia ratusan bahkan ribuan tahun selain memiliki khasiat juga memiliki racun.


Jika kalian tidak dapat memurnikan bahan-bahan tersebut dengan sempurna maka endapan racun tersebut akan menggumpal dalam tubuh. Proses oksidasi akan terjadi jika kalian malas untuk mengolah seni pembentukan tubuh".


Mendengar penjelasan Long Guan, tubuh Yu Nuan dan Yu Nuwa bergidik ngeri, mereka berdua saling pandang lalu mengangguk. Apa yang disampaikan oleh Long Guan tidak ada yang salah, mereka semua selama ini memang mengandalkan Pil dan Ramuan khusus untuk meningkatkan kultivasi mereka serta daya tahan tubuh tanpa melakukan olah tubuh yang cukup.


"Saudara Guan, bukankah itu berarti Pil-pil yang kami dapatkan di Sekte bermasalah?" Tanya Yu Nuwa dengan sangat serius.


"Kamu sedikit lebih cerdas dari kakakmu" Ucap Long Guan sambil tersenyum.


"Hah!"


Mulut Yu Nuan terbuka lebar.


"Dasar pria tidak bertanggungjawab! "


Ucap Yu Nuan sedikit cemberut. "Kamu sudah menyentuhku, aku tidak akan bisa jadi milik orang lain lagi!" Yu Nuan berkata dengan ekspresi seperti orang sedih.


"Mana bisa seperti itu, aku sudah menolong kalian, seharusnya aku menjadi dermawan kalian" Balas Long Guan tidak mau kalah.


Lalu ia melanjutkan, "Untuk memastikan kejadian yang sama tidak akan menimpa saudara-saudara yang lain, aku ingin peristiwa ini kalian simpan rapat dahulu"


Mereka berdua mengangguk, "Baik saudara Guan" Ucap keduanya dengan wajah kembali tersenyum.


Setelah bercerita tentang pengalaman hari ini di Gunung Lima Jari, Long Guan mengeluarkan aneka tanaman herbal yang sangat banyak untuk dibersihkan dan dipisahkan berdasarkan kegunaannya. Dengan senang hati Yu Nuan dan Yu Nuwa melakukan pekerjaan tersebut. Sementara Long Guan segera beranjak menuju kediamannya untuk membersihkan diri dan beristirahat.


Di dalam kamarnya, ketika dia memejamkan mata, untaian memori mengalir perlahan dalam ingatannya. Kitab Raja Obat, Kitab Formasi, Serta beberapa teknik bela diri peninggalan Leluhur Long Tian. Dengan perlahan, hadir kembali memberi pemahaman yang semakin luas.


Sementara di Bukit Keenam


Tang Bao yang berjalan tertatih menuju kediaman Tetua Wang Xuemien, tampak menyedihkan. Tubuhnya banyak luka dan pakaiannya terkoyak, Ia melaporkan segala kejadian yang menimpa dirinya dan empat orang murid lainnya.


"Bajingan!"


Teriak Tetua Wang Xuemien cukup keras, meja yang di sebelah kanannya hancur berkeping-keping menjadi sasaran kemarahannya. Wajah Tang Bao menjadi pucat, ia takut Tetua Wang Xuemien akan menghukumnya.


Keesokan paginya


Pagi-pagi sekali Yu Nuan dan Yu Nuwa sudah menuju ke kediaman Long Guan, tatapan bahagia menyelimuti wajah mereka berdua. Setelah menerobos, kekuatan mereka sudah berada pada Semesta Pertama Tahap akhir, selangkah lagi memasuki ranah Semesta Tingkat Kedua.


Mereka bertiga melakukan sarapan bersama di kediaman Long Guan. Setelahnya mereka menuju Aula alkimia untuk melanjutkan membuat Pil. Di waktu yang bersamaan, para murid wanita yang akan diperiksa kultivasinya oleh Long Guan telah datang dan memasuki Aula Alkimia.


Sesaat setelah memeriksa kultivasi para murid wanita yang mengalami kemacetan kultivasi, Long Guan menyampaikan hasilnya di depan mereka. Semua yang hadir tercengang, lalu menjadi marah. Sisa Pil yang mereka simpan segera mereka buang, kehebohan di Aula alkimia didengar oleh murid-murid lainnya.


"Apa?"


"Kurang ajar"


"Pantas saja aku tidak bisa berkembang!"


Berbagai macam umpatan dan keluhan muncul di mulut para murid.


Untuk menghindari salah paham, Long Guan kemudian menjelaskan tentang keadaan yang sebenarnya.


"Ada dua penyebab, pertama karena kalian tidak melakukan seni olah tubuh dengan baik, kalian terlalu bergantung kepada Pil dan ramuan. Yang kedua adalah karena Pil buatan Sekte tidak melalui proses pemurnian dan pengawasan yang baik, sehingga Pil rendah dan Pil gagal bisa beredar dengan bebas di kalangan murid.


Tentunya dengan harga yang murah, kalian telah berbisnis demi mendapatkan Pil" Ucap Long Guan, perkataannya sudah ia buktikan dengan analisa sebelumnya. Saat ia memutuskan untuk menerima mereka di Bukit Kelima, sebelumnya Long Guan melakukan penyelidikan secara intensif.


Setelah mendapatkan pemahaman, mereka kembali berlatih seperti biasa. Sedangkan Long Guan bersama dua orang gadis cantik melanjutkan aktivitas pembuatan Pil Penambah Energi.


Tanpa mereka ketahui, kehebohan tentang kualitas Pil Sekte yang bermasalah telah membuat seisi Sekte Pedang Bintang menjadi gempar!.


Tentu saja para penghuni Bukit Keenam sangat murka, baru saja mereka mendengar rekan-rekan mereka tewas dibunuh oleh Long Guan di Gunung Lima Jari saat memetik herbal.


Kini mereka mendapat kabar bahwa Pil buatan Bukit Keenam adalah produk gagal.


Keadaan ini segera di manfaatkan oleh Tang Bao untuk menghasut murid-murid senior di Bukit Keenam. Di bawah hasutan Tang Bao mereka berencana menyerbu Bukit Kelima untuk menghabisi Long Guan.


Tok! Tok! Tok!


Tok! Tok! Tok!


Pada saat ini, tiba-tiba terdengar ketukan pintu. Lin Bei melangkah masuk sambil menggertakkan giginya, ada rasa kesal yang ia tahan. Melihat ekspresi Lin Bei yang terlihat sedang jengkel, Long Guan bertanya, "Saudara Bei, apa yang terjadi?" Tanya Long Guan.


"Saudara Guan, gawat. Terjadi masalah besar!"


Aku baru saja menerima kabar bahwa kamu telah membunuh empat orang Murid Dalam Bukit Keenam" Ucap Lin Bei yang tampak gelisah.


"Apa?"


Tanya Long Guan sambil mengerutkan kening. Ia tidak menyangka akan ada fitnah yang tak tahu malu seperti ini.


Sekitar 200 orang Murid Dalam mencoba merangsek masuk menuju Aula Alkimia.


"Long Guan bajingan!"


"Keluar kau Pecundang!!"


"Pergilah dari sini, Pembunuh!!"


Teriakan para murid terus menggema keras, murid-murid Bukit Kelima yang tengah berlatih segera berhenti untuk menyaksikan apa yang terjadi. Peristiwa penyerangan ini diketahui oleh Tetua Wang Xuemien, namun ia menutup mata seolah tidak tahu menahu.