
Long Guan melompat dan terbang ke udara, membuat Jian Ling takjub, ia baru melihat kekuatan baru suaminya itu.
"Gege, kamu semakin kuat, aku juga harus bertambah kuat untuk mendukungmu" Ucap Jian Ling pelan.
Dalam beberapa tarikan napas, Long Guan sudah berada di depan pegunungan Hutan Kabut Abadi. Long Guan melihat Pegunungan Kabut Abadi.
Dengan kekuatan dan ingatan yang ia dapatkan dari leluhur, ia bisa melihat kekuatan Array yang menyelimuti Pegunungan Kabut Abadi, ada beberapa Array gabungan yang terbentuk, selain Array kandang ada juga Array pembunuh dan Array Ilusi.
"Pantas saja Hutan Kabut Abadi sangat berbahaya bagi orang-orang, ternyata Array yang ada tidak sederhana" Ucap Long Guan yang kini sudah menjadi penguasa wilayah tersebut.
Ia meneruskan langkahnya dengan santai, ia memerhatikan hal hal lain yang terdapat di Hutan Kabut Abadi, diantaranya ia melihat begitu banyak tumbuhan herbal sebagai bahan dasar pembuatan pil tingkat satu dan tingkat dua.
Dengan pengetahuan yang ia miliki kini, dirinya tidak mau melewatkan hal hal tampak sederhana. Semakin dalam ia melangkah terdapat pula beberapa tumbuhan untuk membuat pil tingkat tiga.
Hal ini tentu saja membuat Long Guan tampak senang, dahulu semasa ia tinggal di Hutan Kabut Abadi dirinya belum belajar tentang bahan-bahan obat, pengetahuan dasar hanya sesekali ia dapatkan saat leluhur Long bercerita.
Hal ini juga disebabkan karena Long Guan ditempa dengan kekuatan murni dan kekuatan alam. Meski prosesnya lebih sulit, namun hasilnya sungguh luar biasa.
Setelah berjalan selama beberapa jam, ia tiba di lubang raksasa tempat ia tinggal dulu, meski lubang raksasa seperti kehidupan pada umumnya namun ia memiliki pintu yang kecil seukuran tubuh orang dewasa dan berada pada tempat yang cukup tersembunyi.
Long Guan terbang dan memantau murid-muridnya dari ketinggian. Ia melihat ke sembilan muridnya tengah berlari membawa beban sekitar 500 kilo gram dengan teratur.
Long Guan menyaksikannya dengan senyum bangga, ini adalah hari ke 14 mereka latihan. Semangat mereka masih tetap tinggi, tampak seorang murid wanita yang bernama Mei Shin dengan gigih bergerak lincah.
Beban yang ia bawa tidak seberat teman-teman laki-laki yang lain, ia tampak antusias dengan pelatihan ini.
Hampir satu jam Long Guan memperhatikan mereka, setelah itu ia turun dengan senyap. Ia memasuki gubuknya kemudian duduk sila sambil memejamkan matanya.
Dalam tenangnya Long Guan kembali merefleksikan gerakan-gerakan dalam ingatannya. Terutama segel pelindung yang sudah ia kuasai. Berulang kali ia pelajari hingga benar-benar mantap, ia membuka kedua matanya saat hari mulai gelap. Ia keluar dan menemui murid-muridnya yang sedang beristirahat.
"Hormat pada Ketua Sekte"
Ucap mereka yang sedikit kaget dengan kehadiran Ketua Sekte mereka.
"Bagaimana keadaan kalian selama seminggu ini, apakah ada kendala?" Tanya Long Guan. " Kami baik-baik saja, dengan penambahan bobot latihan membuat kami tidak menyerah, bahkan kami sangat menikmatinya bersama saudara-saudara seperjuangan " Ucap Zu Aiguo yang diiringi anggukan dari murid-murid yang lain.
"Bagus jika demikian, teruslah seperti itu. Di sini kalian harus bekerjasama, saling melindungi satu sama lain. Kalian adalah saudara seperguruan, sampai kapanpun jangan sampai rusak persaudaraan kalian" Ucap Long Guan cukup serius.
"Minum satu Pil dahulu, jika tubuh kalian masih merasakan membutuhkan energi untuk terobosan silakan minum satu lagi, namun ingat dengan batasan tubuh kalian" Ucap Long Guan sambil memperhatikan kekuatan fisik murid-muridnya yang sedang dalam keadaan prima.
"Terimakasih Ketua Sekte"
Ucap para murid kompak. Setelah berbincang sejenak, Long Guan menanyakan pengalaman mereka selama ini.
Long Guan memperhatikan Mei Shin lalu berkata "Bagaimana dengan catatan yang aku berikan untuk kamu pelajari? " Tanya Long Guan penasaran.
"Mohon izin Ketua Sekte, saya sudah mempelajarinya, namun masih ada kesulitan jika melakukan pemurnian langsung" Jawab Mei Shin dengan jujur.
"Hmm.. bagus, besok kamu cari 15 bahan-bahan untuk membuat Pil Tingkat Satu dan Pil Tingkat dua lalu serahkan padaku. Aku akan memeriksa hasil belajarmu" Jawab Long Guan dengan tenang.
"Baik Ketua Sekte" Ucap singkat Mei Shin. Kemudian mereka memasuki kediaman masing-masing untuk berkultivasi menyerap Pil.
****
Menjelang perekrutan murid Sekte Pedang Angin, Kota Awan sudah didatangi oleh Ribuan peserta yang akan mendaftarkan diri.
Dengan klasifikasi yang cukup tinggi ternyata tidak membatasi minat orang-orang untuk belajar di sekte Pedang Angin.
Di kalangan para keluarga besar sendiri, sudah menjadi rahasia umum akan prestasi Ketua Sekte, apalagi sekarang kondisi Sekte yang sudah diperbesar membuat Sekte Pedang Angin nampak gagah dengan pesona bangunan dan kekuatan murid-muridnya.
Penginapan-penginapan sudah mulai penuh terisi, bahkan rumah-rumah penduduk yang berada di dekat Sekte Pedang Angin disewakan.
Fenomena ini menjadi perhatian yang cukup manarik yang disampaikan oleh pasukan mata-mata kerajaan Zu. Sementara keluarga Long yang sebelumnya sudah merasakan efek dari pil kultivasi, sedang menyiapkan talenta berbakat mereka untuk belajar di sekte Pedang Angin.
Patriark Long sudah tidak meragukan lagi akan kemampuan sekte Pedang Angin.
Para murid di Sekte Pedang Angin sedang merasakan kegembiraan akibat kenaikan ranah kultivasinya, Pil pemberian dari sekte sangat ampuh dalam menyingkirkan kemacetan dalam terobosan.
Gegap gempita suka cita menghiasi terobosan massal di Sekte Pedang Angin, para tetua masing-masing paviliun juga ikut senang.
Para murid yang berada di asrama murid tengah berbincang satu sama lainnya mengenai kenaikan kultivasi secara bersamaan. "Sungguh sumberdaya sekte Pedang Angin sangat luar biasa" Ucap para murid dengan kagum.