Pewaris Mustika Naga

Pewaris Mustika Naga
Formasi Langit Klan Long


Long Guan tersenyum puas melihat empat buah bola energi yang berhasil ia ciptakan, sambil melirik ke beberapa titik Long Guan menyebar ke empat bola energi tersebut ke empat penjuru, ini adalah Array perlindungan yang dibuatnya untuk melindungi Klan Long dari ancaman bahaya.


Ia tidak mau orang-orang yang ia sayangi terjadi sesuatu yang merugikan di kemudian hari. Sebenarnya Long Guan juga berencana mengajarkan ilmu Formasi dan Array di salah satu divisi paviliun sekte, sehingga keluarga Long yang berbakat bisa mempelajarinya di Sekte Pedang Angin.


“Sepertinya aku harus membuat Salinan tentang Formasi, meskipun formasi adalah teknik Dunia Dewa, namun tidak ada salahnya jika dikembangkan di dunia manusia, segala perubahan selama ini membawa manfaat yang baik tentu tidak akan menjadi masalah” Gumamnya dalam hati.


Napas Long Guan tampak terengah-engah setelah ia mengeluarkan energi yang cukup besar,


“Huuhh!”


Long Guan menghela nafas Panjang ia menyadari telah mengeluarkan banyak energi beberapa saat ini, kemudian ia turun dan disambut oleh Patriark Long.


“Hormat pada kakek”


Ucap Long Guan dengan sikap yang sopan. Dengan tatapan penuh kekaguman Patriark Long berkata,


“Kekuatanmu semakin tidak masuk akal saja, apakah kamu sudah berada pada tahap keabadian?”


Tanya Patriark Long yang takjub melihat kekuatan Long Guan.


“Aku kini sudah berada pada ranah semesta dua” Jawab Long Guan singkat.


Lalu long Guan menceritakan tentang apa yang baru saja ia lakukan, ia juga memberitahu tentang cara mengaktifkan formasi tersebut.


Sekilas Long Guan juga memperhatikan kekuatan keempat pamannya yang kini sudah memasuki ranah Kelahiran Kembali, ia tersenyum puas karena ini sesuai harapannya.


Patriark Long tercengang mendengar pengakuan Long Guan, walaupun ia tidak tahu banyak tentang peringkat di jalan keabadian, dirinya yakin bahwa cucunya tersebut sudah terlepas dari belenggu dunia fana ini.


“Terimakasih Guan’er berkat bantuan kamu kini kekuatan keluarga Long meningkat sangat pesat”


Kata Patriark Long yang memandang Long Guan dengan lembut, jika mengingat masa kecilnya Long Guan yang sangat lemah kini dirinya sudah berubah menjadi orang yang terkuat.


Patriark Long menyadari bahwa dunia Long Guan akan sangat luas, ia tidak mungkin berkembang di Kota Awan saja sebagai pijakan.


Mereka berbincang-bincang sangat akrab di halaman belakang, setelah kekuatan Long Guan kembali pulih ia beranjak pamit dari keluarga Long.


“Guan’er kenapa kau tidak memilih beristirahat di sini lebih lama, kami akan sangat senang dengan kehadiranmu”


Pinta Patriark Long dengan nada memohon.


“Kakek, maafkan aku karena masih ada yang harus ku kerjakan dan aku juga belum kembali ke sekte setelah sebulan ini” Ulas Long Guan menjelaskan penolakannya dengan sopan.


“Baiklah jika demikian, kami tidak bisa menahan mu lebih lama lagi” Ungkap Patriark Long tampak pasrah.


Long Guan pamit, lalu tangan kanannya terangkat dan membentuk sebuah lubang berbentuk pusaran energi, kemudian ia melangkah masuk dan menghilang ditelan pusaran gelombang tersebut hanya dalam hitungan detik.


Melihat pemandangan di depan matanya, Patriark Long dan anggota keluarga Long lainnya tersentak kaget, bahkan bagi Patriark Long sendiri yang sudah malang melintang di dunia kultivator ini adalah pertama kali baginya menyaksikan pemandangan seperti ini.


“Ayah, apakah cucumu itu masih manusia?”


Suara Long Bei memecah keterkejutan Patriark Long.


“Aku Pun berpikir demikian”


Namun dengan penuh kebanggaan Patriark Long kembali tersenyum cerah, kemudian ia dan anggota keluarga lainnya membubarkan diri untuk kembali ke kediaman masing-masing.


Long Guan kembali tiba di tanah terlarang untuk menemui Hung Fei, kemudian ia menceritakan pengalaman pertamanya menggunakan teleportasi.


“Berdasarkan apa yang kamu ceritakan barusan, menurutku kamu sudah mengerti dengan sangat baik dan tidak ada yang perlu dikhawatirkan ke depannya.” Ungkap Hung Fei dengan nada pujian.


Sebenarnya Hung Fei sendiri cukup kagum dengan kemampuan Long Guan, meskipun ia tidak dapat dikatakan jenius namun pemahamannya akan sesuatu cukup mencengangkan.


Setelah berpikir cukup lama, akhirnya Hung Fei berkata “Long Guan bersediakah kau menjadi muridku?”


Setelah mendengar ucapan Hung Fei, Long Guan segera berlutut


“Murid bersedia menerima ajaran dari guru” Ucap Long Guan penuh semangat.


Long Guan tidak ragu menjadi murid Hung Fei, selain karena kebaikannya Hung Fei juga telah memberikan sesuatu yang sangat berharga sebelumnya, jadi Long Guan sudah selayaknya menganggap Hung Fei sebagai guru.


“Di alam spiritual, meskipun aku salah satu dari Tetua Sekte Pedang Bintang, aku belum pernah menerima murid.


Kamu adalah murid pertamaku, awalnya aku ingin mengajarimu beberapa keahlian, namun keahlian yang kumiliki adalah jurus-jurus Sekte, sehingga orang luar dilarang keras untuk mempelajarinya.


Kini kamu sudah menjadi muridku, dan tidak melanggar peraturan jika kamu mempelajari beberapa keahlian yang kumiliki” Ungkap Hung Fei menjelaskan alasannya ia mengangkat Long Guan sebagai murid.


“Keluarkan pedangmu, aku ingin melihat keahlianmu dalam berpedang” Perintah Hung Fei.


Kemudian Long Guan segera menurutinya dengan mengeluarkan Pedang Angin dari dalam cincin penyimpanannya.


“Hmm.. Pedangmu tidak begitu bagus, namun untuk ukuran dunia bawah ini tidak buruk” Ungkap Hung Fei tampak menilai Pedang Angin yang dipegang Long Guan.


“Sebagai Ketua Sekte Pedang Angin, apakah kau menguasai teknik Ledakan Bintang? Jika sudah, aku ingin melihatnya” Ucap Hung Fei dengan santai.


“Baik guru, aku akan memperlihatkan pemahamanku tentang teknik ledakan bintang” Jawab Long Guan. Tanpa menunggu lama Long Guan segera mengambil kuda-kuda dan bergerak secepat kilat dengan tebasan yang menakutkan.


“Jika dilihat dari gerakanmu, teknik Ledakan Bintang yang kamu kuasai sudah berada pada tahap tinggi, kamu telah menggunakan kombinasi dengan jurus kecepatan bayangan yang kau miliki, cukup cerdas!” Puji Hung Fei dengan jujur.


Sebenarnya teknik Ledakan Bintang adalah salah satu jurus pedang tingkat menengah di Sekte yang aku pelajari, hal ini menandakan ada hubungan antara Sekte Pedang Angin di dunia fana ini dengan Sekte Pedang Bintang di alam spiritual.


Adapun kamu yang kuangkat murid secara pribadi akan kuajarkan beberapa keahlian dengan tujuan jika kamu memiliki kesempatan memasuki alam spiritual tidak disalahkan dalam menggunakan ilmu bela diri.


Setidaknya kamu bisa menggunakan identitasku” Tutur Hung Fei. “Aku akan menambahkan tentang Niat pedang, dimana kamu harus bisa mengendalikan diri dan membangun persepsi kemampuan berpedang.


Secara sederhana, kamu bisa menggerakkan pedang tanpa harus menyentuhnya, mengendalikan pedang sesuai dengan keinginanmu.


Di alam spiritual teknik ini dinamakan dao pedang, dimana seorang kultivator mampu menyatukan dirinya dengan pedang, tubuh, pikiran dan jiwanya menyatu, pedang bukan lagi alat melainkan sudah seperti anggota tubuhnya sendiri yang secara reflex bisa bergerak menyerang dan melindungi penggunanya.


Umumnya seseorang yang memiliki basis kultivasi sepertimu takkan kesulitan, hal pertama yang bisa kau lakukan adalah dengan berlatih menggerakkan benda-benda di sekitarmu,telekinesis.” Ucap Hung Fei dengan penjelasan cukup Panjang.


Long Guan baru pertama kali mendengar hal-hal yang ia dengar dari gurunya, walau bagaimanapun selama ini ia belajar bela diri secara otodidak mengandalkan catatan di dalam gulungan.


Ia berpikir sejenak sambil merenungi kata-kata yang diucapkan oleh gurunya. Long Guan kemudian duduk dalam posisi lotus dan memejamkan matanya, ia mencoba memahami apa yang baru saja dikatakan oleh gurunya.