Pewaris Mustika Naga

Pewaris Mustika Naga
Perpisahan


Tak disangka alam dunia ini menarik minat para kultivator Alam Dewa, entah kebetulan atau karena sengaja yang jelas setelah hari ini akan banyak perubahan.


Kondisi Sekte Pedang Angin yang kini mengalami kerusakan yang cukup parah membuat Long Guan menarik napas panjang, “Syukurlah jika semua ini sudah berakhir, hal yang ditakutkan sudah berlalu” Batin Long Guan dalam hati.


Tubuhnya masih sangat lemah, dalam pertempuran kali ini dia hampir saja meninggal jika tidak ada pertolongan Xie Annchi dan Sekte Phoenix Es.


Matriark Xiu Juan dengan serius menatap Xie Annchi dan berkata “Perkenalkan aku adalah Matriark Sekte Phoenix Es, siapakah nama nona ini dan berasal dari mana?” tanya Matriark Xiu Juan.


“Namaku adalah Xie Annchi berasal dari Sekte Pedang Angin” Dengan sedikit takut Xie Annchi menjawab pertanyaan Matriark Xiu Juan.


“Kekuatan yang kau keluarkan tadi merupakan kekuatan Phoenix Es abadi, garis keturunanmu akan terbuka dengan sempurna serta bakatmu akan terasah dengan baik di Alam Spiritual. Dunia fana ini hanya akan membatasi dirimu untuk menjadi penguasa.” Ucap Matriark Xiu Juan.


“Maaf nyonya, di sini adalah tanah kelahiranku, aku takkan pergi kemanapun dan aku merasa bahagia dengan diriku saat ini” Xie Annchi tampak tersipu saat mengatakan hal tersebut secara tak sadar melirik Long Guan.


“Dengan kondisi fisikmu yang khusus, keberadaan kamu suatu saat akan menghancurkan dunia ini. Kamu takkan mampu mengendalikan kekuatanmu, yang pada akhirnya kamu akan membunuh orang-orang terdekatmu” Ujar Matriark Xiu Juan sambil menunjukkan efek salju es yang telah menghancurkan Sekte Pedang Angin.


Xie Annchi tampak termenung, ia ragu dengan apa yang baru saja diucapkan oleh Matriark Xiu Juan.


Tiba-tiba Long Guan menghampiri mereka yang tengah berbicara serius, ”Nona Xie, bagaimana keadaanmu?” Tanya Long Guan yang tampak khawatir.


“Hai dasar manusia tidak punya sopan santun” Bentak salah seorang murid Phoenix Es sambil mengerahkan pukulan yang cukup keras.


"Bam!"


Long Guan terpental dan kembali menyemburkan seteguk darah, tubuhnya yang masih sangat lemah tentu saja tidak siap menerima pukulan dari murid Sekte Phoenix Es. Sementara Matriark Xiu Juan hanya cuek menyaksikan pemandangan di depan matanya.


Adapun Hung Fei tidak dapat berbuat apa-apa karena keberadaan Sekte Phoenix Es bukanlah sesuatu yang bisa ia singgung dengan mudah. Adapun murid senior Sekte Phoenix Es yang bernama Zhishu menatap dingin ke arah Long Guan, ia segera mencabut pedangnya untuk membunuh Long Guan,


“Hmm..Dasar manusia lemah!”


Hardiknya penuh penghinaan, langkah kakinya hendak maju ke depan untuk membunuh Long Guan tiba-tiba suara Xie Annchi terdengar cukup keras,


“Hentikan!, Jangan lukai dirinya”


Zhishu berhenti sejenak dan memandang Matriark Xiu Juan. “Nona, muridku tidak akan membunuh pria itu jika kamu mau ikut bersama kami” Ucap Matriark Jiu memberikan pilihan kepada Xie Annchi.


“Ini..”


Tampak Xie Annchi mengatupkan bibirnya bingung hendak berkata apa.


“Jangan ikut mereka tetaplah di sini!”


Ucap Long Guan dengan terbata-bata sambil mencoba berdiri dengan tegak, tampangnya sangat berantakan akibat beberapa luka yang ia dapatkan dari beberapa pertarungan sebelumnya.


Zhishu kembali bergerak mengeluarkan sebuah tendangan.


"Bugh"


“Sudah cukup jangan sakiti lagi” Teriak Xie Annchi dengan histeris.


Ia segera bergegas menghampiri tubuh Long Guan, secara spontan ia memeluknya.


“Ketua, terimakasih atas pertolongan dan perlindungan yang kau berikan selama ini”


Ucap Xie Annchi sambil terisak sedih, butir air matanya jatuh semakin deras.


“Tolong sampaikan permintaan maafku kepada Kak Ling aku tidak bisa bersama kalian, aku akan pergi dan kelak akan kembali”


Ada rasa kehilangan yang Long Guan rasakan, baru kali ini ia merasakan kesedihan mendengar kata-kata Xie Annchi, dalam hatinya ia menyalahkan dirinya yang tidak bisa melindungi orang-orang terdekatnya.


Long Guan mulai tersadar dan membalas pelukan Xie Annchi, “Baiklah, suatu saat aku pasti akan menyusul dan menjemputmu. Tunggu aku” Ucap Long Guan singkat. Namun ucapan ini membuat Xie Annchi merasa memiliki kekuatan untuk tegar, ia mengusap kepala Long Guan dan beranjak pergi.


“Kutunggu janjimu!"


Ucap Xie Annchi tanpa menoleh lagi ke belakang. “Nyonya, baiklah aku ikut dengan kalian. Namun satu permintaanku kalian tidak boleh menyakiti siapapun yang berasal dari golonganku” Ucap Xie Annchi dengan nada yang sangat serius.


“Tentu saja, kamu akan menjadi bagian Sekte Phoenix Es sehingga kamu bisa meminta apapun” Ucap Matriark Xiu Juan dengan senang.


Portal dimensi penghubung ke Alam Spiritual kembali terbuka, berdasarkan ketentuan mereka hanya bisa berada di dunia fana tidak lebih dari tiga puluh menit.


"Nona mari kita segera berangkat!" Ajak Matriark Xiu Juan.


“Selamat tinggal semuanya” Batin Xie Annchi sambil mengingat wajah ayah dan keluarganya, namun ia yakin semua akan baik-baik saja di bawah perlindungan Long Guan. Xie Annchi memantapkan langkah kakinya untuk segera memasuki portal dimensi.


Long Guan tampak sedih, baru kali ini ia merasa seperti orang yang tak berguna. Jarinya mengepal, senyum getir menghiasi mulutnya, "Setelah hari ini aku berjanji untuk menjadi kuat dan melindungi orang-orang terdekatku" Ucap Long Guan dengan lirih menyaksikan kepergian Xie Annchi.


Seminggu berlalu setelah pertempuran besar di Sekte Pedang Angin, Long Guan serta beberapa orang Tetua kini sudah pulih kembali.


Selama beberapa hari terakhir mereka sibuk melakukan pembersihan puing sisa reruntuhan bangunan serta melakukan beberapa pengaturan terkait para pihak yang terdampak pertarungan besar beberapa hari yang lalu.


Sampai saat ini Sekte Pedang Angin masih menutup diri dari pihak manapun dan belum melakukan latihan secara normal.


"Bagaimana keadaan kalian semua" Tanya Long Guan pada seluruh peserta pertemuan yang hadir di aula pertemuan, tampak para Tetua dan Diaken hadir lengkap. "Kami baik-baik saja Ketua" Jawab orang-orang dengan kompak.


"Aku minta maaf atas kejadian beberapa hari yang lalu, aku tidak berhasil melindungi kalian dengan baik. Khusus kepada Tetua Xie, aku mohon maaf atas kegagalan ku dalam melindungi Xie Annchi" Ucap Long Guan dengan nada rendah.


"Ketua, mohon tidak bersedih, ini semua bukan salah Ketua, justru jika bukan karena jasa Ketua kami semua takkan bisa merasakan hari ini. Terkait Xie Annchi, ini semua sudah suratan takdirnya namun melihat ia selamat dari kejadian beberapa waktu lalu sudah cukup menenangkan hati kami" Ucap Tetua Xie Rong menenangkan perasaan Ketua Sekte.


"Hmm... Baiklah mari kita menatap ke depan"


Long Guan menarik napas cukup panjang, "Sekte ini harus segera bangkit, untuk bangunan yang rusak parah akan dibangun ulang, sementara yang rusak ringan sudah diperbaiki dan dapat digunakan sebagaimana mestinya. Mulai kini hingga dalam waktu tiga bulan ke depan kita akan kembali membangun sarana prasarana Sekte menjadi lebih baik dari sebelumnya."


Ucap Long Guan penuh semangat.