
Di Bukit Keenam
Kegaduhan besar terjadi, murid-murid yang baru saja tiba sepulang dari Bukit Kelima, bercerita tentang apa yang baru saja terjadi.
Sontak para murid yang sebagian besar mendalami Alkimia tersebut menjadi kaget.
"Bukankah dia hanya berada pada ranah Semesta Tingkat Kedua?"
"Bagaimana mungkin seorang murid pecundang mampu menguasai jiwa pedang?"
Berbagai pertanyaan tidak percaya keluar dari mulut murid-murid di Bukit Keenam. Bahkan saat ini, Tetua Wang Xuemien menjadi geram melihat murid-murid asuhannya tunggang langgang di hadapan murid pecundang. Hal ini tentu saja mencoreng wajah dirinya, dalam seminggu ini sudah tiga kejadian yang membuatnya jengkel.
Tang Bao dengan wajah yang menyedihkan hanya bisa menunduk, setelah melaporkan kepada Tetua Wang Xuemien, ia melebih-lebihkan beberapa hal untuk memprovokasi Tetua Wang Xuemien.
"Long Guan mengatakan bahwa selain Pil buatan Bukit Keenam berkualitas buruk, ia juga bilang jika murid Bukit Keenam hanyalah gerombolan tidak berguna" Ucapnya dengan nada tak berdaya. Mendengar perkataan dari Tang Bao, telinga Wang Xuemien menjadi panas.
"Bocah sialan!"
Hardiknya penuh kebencian, harga dirinya terasa direndahkan. Dalam kesempatan ini ia ingin membalas dendam luka yang dialami oleh keponakannya yang hingga kini belum pulih. Wang Cao yang mengalami luka dalam, masih menjalani perawatan intensif dan belum bisa berlatih seperti murid-murid lainnya.
"Sampaikan kepada Long Guan! Aku akan menunggunya di Lapangan Adu Tanding sore ini!" Ucap Tetua Wang Xuemien kepada Tang Bao.
Dengan kekesalan yang sudah membuncah, Tetua Wang Xuemien menantang Long Guan di Lapangan Adu Tanding. Ia sudah tidak memikirkan status seorang Tetua, pikirannya sudah tersulut emosi. "Hanya dengan membuat Long Guan cacat baru ia akan segera tenang".
"Baik Tetua" Sambut Tang Bao penuh semangat. "Mampus kau Long Guan!" Gumamnya dalam hati. Dengan wajah penuh kemenangan, Tang Bao segera menuju Lapangan Uji Tanding untuk menyiapkan segala sesuatunya.
Dalam waktu singkat, berita tentang Long Guan yang telah menyinggung Tetua Wang Xuemien dengan cepat menyebar, giok penyebar pesan terus berdengung menyampaikan berita tentang pertarungan yang akan terjadi sore hari ini.
Seluruh Bukit Utama, menjadi heboh mendengar berita ini. Dalam pikiran mereka Long Guan akan menderita, murid pecundang Sekte Pedang Bintang akan binasa!.
Patriark Han Zao mengernyitkan kening ketika mendengar rencana pertarungan dua kekuatan yang berbeda, ia tidak menyangka masalah ini akan berkembang sampai sejauh ini.
Beberapa saat yang lalu ia baru saja mendengar tentang Pil buatan Bukit Keenam terdapat masalah, ia berencana melakukan verifikasi atas berita yang sangat sensitif itu kepada Long Guan.
"Huh.."
Patriark Han Zao menarik napas dalam-dalam.
"Bocah itu, sungguh menarik!" Dalam sekejap tubuh Patriark Han Zao sudah menghilang dalam terang.
*****
Di Bukit Kelima
Dua keindahan dengan cepat berlari mencari Long Guan yang tengah berada di lapangan bela diri, mereka sangat mengkhawatirkan keselamatan Long Guan. Mendengar berita yang tersiar, mereka segera meninggalkan aktivitasnya di Aula Alkimia.
Di lapangan beladiri, tampak Long Guan tengah memberikan Pil Penambah Energi kepada para murid yang sedang beristirahat. Long Guan memperhatikan kemajuan para murid dalam seminggu terakhir yang sudah bisa menyesuaikan diri dengan gelang besi, meskipun belum bisa melakukan gerakan dasar bela diri tetapi Long Guan cukup senang.
Minggu berikutnya aku akan memberikan Pil untuk meningkatkan kemampuan kultivasi kalian, namun ingat untuk tetap disiplin dalam latihan ini" Ucap Long Guan. Tanpa ragu, ratusan murid tersebut meminum Pil Penambah Energi.
Semburan Qi murni begitu kuat terasa mengisi kembali tenaga mereka yang selama ini terkuras, dengan lahap tubuh mereka melahap energi dari esensi pil tersebut. Bahkan ada beberapa murid yang melakukan terobosan!!
"Ini gila!
" Sangat luar biasa!!
Teriak beberapa murid dengan wajah sangat gembira membuat murid-murid lainnya iri dengan keberuntungan mereka.
"Usaha berbanding lurus dengan keberhasilan" Kata Long Guan.
"Kalian semua tentu akan mendapatkan kesempatan yang sama, teruslah berlatih, gali potensi kalian!" Ucapan yang keluar dari mulut Long Guan disambut riak gemuruh penuh semangat di lapangan bela diri, mereka sangat puas!!.
"Saudara Guan!"
Seru Yu Nuan dengan cemas, wajahnya sangat khawatir. Sementara di sebelahnya, Yu Nuwa hanya terdiam tanpa ekspresi acuh tak acuh, namun dalam hatinya ia sangat gelisah.
"Tetua Wang Xuemien menantangmu bertarung di Lapangan Adu Tanding sore ini, kamu pergilah meminta perlindungan Patriark" Ucap Yu Nuan dengan panik.
Sementara murid-murid lainnya serentak kaget, yang semula mereka tengah euforia kini berubah menjadi kekhawatiran. Lin Bei dan murid-murid lainnya segera bangkit berdiri.
"Benar apa yang dikatakan Nona Yu, sebaiknya saudara Guan segera menemui Patriark, apapun yang terjadi kami akan mendukung mu!" Ucap Lin Bei dengan yakin.
"Ya, benar kami mendukung mu!" Jawab para murid lainya menyambut ucapan Lin Bei.
Long Guan merasakan kehangatan dan kebersamaan, ia menjadi lebih bersemangat. "Kalian tidak usah khawatir dengan apa yang terjadi saat ini, cepat atau lambat hal ini tidak bisa dihindari.
Jika memang harus bertarung ya bertarung saja. Tentang apa yang terjadi berikutnya kita tidak akan pernah tahu, kita hanya perlu berusaha dengan segenap kemampuan untuk mempertahankan harkat dan martabat kita"
Long Guan menatap lembut Yu Nuan, "Terimakasih atas kepedulian mu" Ucap Long Guan sambil mendekatinya dan menyentuh kepalanya dengan lembut. Long Guan membalikkan badannya menoleh ke seluruh murid-murid yang ia anggap sebagai saudaranya,
"Kalian tidak usah khawatir, aku akan baik-baik saja" Ucap Long Guan, tampak gigi putihnya berbaris rapi menghiasi senyumnya. Tiba-tiba seberkas cahaya ungu keluar dari telapak tangan Long Guan, menembakkan bola energi ke hadapannya.
Muncul sebuah lubang dengan riak gelombang energi seukuran tubuh orang dewasa. Long Guan melangkahkan kakinya, lalu menghilang ditelan gelombang energi tersebut.
"Bukankah itu portal teleportasi!!"
Seru Lin Bei dengan kaget. Sementara ratusan murid lainnya tampak melongo, ia tidak percaya seorang murid ranah Semesta Tingkat Dua mampu membuat portal teleportasi.
Dulu saja Tetua Hung Fei dengan basis kultivasinya yang berada pada Semesta Kelima sudah menggemparkan jagat Alam Spiritual! Mereka tahu kemampuan teleportasi bisa mempersingkat jarak dan waktu, selain itu dengan kemampuan tersebut seorang kultivator bisa menjelajahi dimensi waktu di berbagai alam kehidupan.
Yu Nuan dan Yu Nuwa sekali lagi ia tertegun, bibirnya kelu dan pandangannya samar. Airmata yang hendak keluar, tertahan melihat pemandangan tersebut. Ia sedikit senang, "Dengan kemampuan Long Guan yang bisa berteleportasi, setidaknya ia bisa menyelamatkan diri di saat terdesak" Gumamnya dalam hati.