Pewaris Mustika Naga

Pewaris Mustika Naga
Menemukan Penawar Pil Darah


Long Guan kembali membuka peta wilayah kerajaan Wei yang diberikan oleh Tetua Xie Rong, namun Xie Bao yang memperhatikan hal tersebut segera memahami lalu ia menuju ruang kerjanya.


Sebelumnya ia merupakan salah satu dari Kepala Desa, Xie Bao mengeluarkan peta khusus Kota Pelangi lalu menyerahkannya kepada Long Guan.


Dengan adanya petunjuk dari Tuan Xie Bao memudahkan Long Guan dalam menguasai wilayah. Ditambah dengan kemampuan indera spiritualnya yang sudah bisa menjangkau seluruh Kota Pelangi.


Long Guan mengisi setiap titik di peta dengan jumlah pasukan bayangan. Secara kebetulan pasukan bayangan kini tidak sebanyak sebelumnya dikarenakan mulai menyebar ke beberapa wilayah di Kerajaan Wei.


Setelah cukup memahami keadaan Kota Pelangi, bayangan Long Guan sudah hilang bersama kabut malam yang menyelimuti Kota Pelangi. Long Guan menggunakan persepsi indera spiritualnya untuk menemukan pasukan bayangan.


Mereka yang berada pada ranah Alam Kelahiran Kembali tahap akhir sebanyak tiga puluh orang. Sisanya berada pada alam Inti Qi dan Pondasi Qi, mereka merupakan murid Kristal Es yang sudah bersumpah setia kepada iblis.


Di tengah keheningan malam dan dinginnya salju pegunungan Huangshan, Long Guan bergerak dengan bebas membantai pasukan bayangan yang pada kenyataannya adalah bagian dari pasukan iblis.


Dengan kemampuan membangkitkan Jiwa Pedang, bayangan ratusan cahaya pedang melesat tajam membelah tubuh para pasukan bayangan.


Dari mereka yang berada pada tahap Alam kelahiran kembali tingkat akhir hingga yang terendah semua musnah tak berbentuk, jasadnya segera menjadi debu setelah terkena Api Abadi.


Semua korbannya tidak ada yang sempat melawan ataupun melarikan diri dalam hitungan detik, setiap titik yang didatangi Long Guan akan berubah menjadi tempat penjagalan.


Dalam aksinya Long Guan berhasil menemukan beberapa butir Pil Darah yang selama ini digunakan untuk memaksa penduduk menjadi pengikut mereka.


Di tengah malam itu Long Guan beraksi sendiri seperti seorang malaikat maut yang mencabut nyawa, ia menyisir setiap sudut wilayah yang ia rasakan mengandung aura iblis.


Sementara para penduduk yang sudah terkontaminasi masih ia biarkan untuk hidup, karena Long Guan masih bisa merasakan jiwa penolakan dalam tubuh mereka, sehingga Long Guan masih berpikir mereka layak untuk diselamatkan.


Setelah semua pasukan bayangan dimusnahkan, Long Guan juga sempat membebaskan penduduk yang sebelumnya diculik oleh pasukan bayangan.


Kini Long Guan bisa sedikit lebih tenang, jika nanti Tetua Jian tiba, maka tugasnya berupa menstabilkan keadaan serta menenangkan masyarakat.


Long Guan hanya ingin meminimalisir korban jiwa dari pihaknya, namun Long Guan juga memahami masih ada tugas lainnya yang tak jauh kalah berbahaya.


Setelah Long Guan menyelamatkan kota Pelangi dari pasukan bayangan dalam semalam, ia menciptakan formasi khusus perlindungan di sekitar akses masuk Kota Pelangi. Formasi ini akan bekerja jika ada iblis yang hendak masuk menuju Kota Pelangi.


Sampel darah iblis yang ia dapatkan dari mayat pasukan iblis dijadikan penanda khusus, siapapun yang memiliki unsur darah seperti itu tidak akan bisa memasuki Kota Pelangi.


Ini merupakan salah satu teknik formasi tingkat tinggi yang berhasil ia kuasai dari gulungan peninggalan leluhur Long.


Menjelang pagi hari, di kediaman keluarga Xie, tampak kepala pelayan masih terjaga memantau segala perkembangan yang terjadi, namun tanpa bisa ia sadari Long Guan sudah berada tepat di depan kepala pelayan.


Sosoknya seperti hantu bergerak tanpa suara dan tanpa wujud membuat kepala pelayan semakin yakin dengan kemampuan Ketua Sekte Pedang Angin tersebut.


"Tidak apa-apa Ketua" Jawab Kepala Pelayan sedikit kikuk. "Kalian tidak usah khawatir, kini Kota Pelangi sudah bersih dari pasukan bayangan yang selama ini menghantui kalian" Ucap Long Guan sambil berlalu menuju ruang tengah.


Ia bermaksud untuk mempelajari Pil Darah yang baru ia dapatkan dari pasukan bayangan, kehadiran Long Guan segera disadari oleh Xie Annchi yang memang selalu terjaga semenjak Long Guan pergi meninggalkan manor keluarga Xie.


"Salam hormat Ketua" Sapa Xie Annchi dengan hormat. "Owh Nona Xie, kemarilah dan perhatikan Pil Darah yang kudapatkan dari pasukan bayangan" Panggil Long Guan kepada Xie Annchi.


Dengan tenang Long Guan mengeluarkan Pil Darah, lalu menghancurkannya di atas sebuah wadah, kemudian Long Guan sedikit menambahkan air pada butiran tersebut, kemudian bubuk pil tersebut berubah menjadi cairan berwarna merah darah dan berbau amis.


Tidak lama dari endapan Pil tersebut muncul beberapa ekor cacing yang sangat kecil tampak bergerak sangat aktif. Melihat pemandangan tersebut membuat Xie Annchi tampak jijik, ia begitu membenci metode jahat seperti ini.


Long Guan tampak tenang sambil mengingat catatan dalam kitab Raja Obat. Dalam catatan Raja Obat terdapat sebuah resep yang dapat menghilangkan pengaruh Pil Darah. Ramuan tersebut bersifat tunggal hanya berupa cairan yang dinamakan mata air Kehidupan.


Long Guan sedikit tertegun, ia baru pertama kali mendengar mata air kehidupan, "Barangkali Nona Xiemengetahuinya" Gumam Long Guan.


Kemudian ia menanyakan tentang air kehidupan kepada Xie Annchi. "Aku pernah mendengarnya, konon untuk mendapatkan air tersebut, harus mendaki ke puncak Gunung Huangshan. Namun Gunung Huangshan adalah wilayah kekuasaan Sekte Kristal Es" Jawab Xie Annchi.


"Hmm.. tampaknya tidak asing bagiku mendengar Sekte Kristal Es" Ucap Long Guan yang tiba-tiba aura membunuhnya meningkat pesat, tanpa ia sadari Xie Annchi merasa sangat tertekan.


"Ketua.. !"


Panggil Xie Annchi karena dirinya hampir tak kuat menahan aura tersebut, Xie Annchi masih berada pada tahap pondasi Qi.


Mendengar seruan dari Xie Annchi membuat Long Guan tersadar, ia memandang Xie Annchi yang tampak pucat hingga tubuhnya nyaris jatuh ke tanah.


Dengan sigap Long Guan menopang tubuh Xie Annchi, ia lalu memberikan Pil Penambah Energi. Adapun Xie Annchi yang mendapatkan perlakuan seperti itu jantungnya berdetak dengan cepat, mukanya memerah.


Ini adalah pertama kalinya ia merasa dekat dengan seorang lelaki, meskipun tidak disengaja namun saat Long Guan melingkarkan tangannya di pinggang Xie Annchi, itu sudah cukup membuat dunia berhenti berputar untuk beberapa saat.


"Nona Xie, tolong maafkan aku, aku tidak bisa mengontrol diriku" Ucap Long Guan kepada Xie Annchi. Setelah khasiat Pil diserap dengan sempurna, Xie Annchi kembali pulih seperti sediakala.


"Tidak apa-apa Ketua, hanya diriku saja yang terlalu lemah, ke depan aku berjanji akan meningkatkan kekuatanku agar kelak hal seperti tadi tidak terulang saat aku berada di sisi Ketua" Ucap Xie Annchi penuh percaya diri.


"Eh.. ini"


Long Guan hendak mengatakan sesuatu namun ia menahannya. Melihat sosok Xie Annchi yang begitu anggun membuat Long Guan sedikit salah tingkah.


Walau bagaimanapun ia adalah pria normal, namun sebagai pria yang sudah berkeluarga Long Guan tetap harus mengetahui batasannya.