
Setelah tidak begitu lama, Long Guan mundur beberapa langkah. Kedua tangannya bergerak dengan cepat seperti membentuk sebuah pola rumit, tenaga Qi nya melonjak dengan cepat. Cahaya berwarna keunguan muncul di telapak tangan Long Guan. Secara perlahan membuat bola energi yang cukup besar, dan terlihat cukup menyilaukan mata. Tangan Long Guan terangkat ke udara, bersiap menembakkan bola energi tersebut ke arah pohon besar yang tidak jauh darinya.
"Booomm"
Detik berikutnya, terdengar suara ledakan yang cukup keras dan menggema di udara. Pohon besar di depannya hancur berkeping-keping membuat beberapa orang terkejut. Hanya Xie Annchi yang tidak terkejut, aksi Long Guan dalam hal teknik formasi sudah pernah ia lihat di dunia fana. Namun tetap saja kekaguman selalu tidak ada habisnya di dalam hati Xie Annchi. Sejenak ia terlarut dalam ingatannya, wajah-wajah orang di dunia fana kembali hadir terutama Jian Ling.
Dari tampilan di layar, keahlian Long Guan sangat memukau banyak orang. Bahkan Matriark Xue Juan mulai memperhatikan bakat Long Guan. Jika ia berhasil memecahkan misteri yang ada di Gunung Abadi maka ia akan mencatatkan namanya sebagai orang yang berjasa bagi para kultivator Alam Spiritual.
Sudah banyak ahli dan pimpinan Sekte-sekte yang mencoba melakukan hal tersebut namun selalu berakhir dengan kegagalan. Rahasia Alam Spiritual seperti akan terkubur dan menjadi legenda yang terhapuskan. Kini banyak harapan orang yang kembali muncul, andai saja Patriark Agung Li Hongli ada di sini maka ia akan sangat terkejut dengan keahlian Long Guan yang kini mulai diperlihatkan.
Setelah suara ledakan menghilang, debu dan kotoran sisa-sisa dari pohon yang hancur bertebaran di udara. Orang-orang mulai mundur dan menjaga jarak pandang. Long Guan yang semula diam, kini tiba-tiba tubuhnya bergerak sangat cepat seperti hantu.
Tanpa terlihat oleh banyak orang, Long Guan menggeser sebuah batu besar kemudian membentuk pola segiempat yang simetris. Di bawah keempat batu besar tersebut, batu-batu energi yang sudah disiapkan Long Guan mulai menyemburkan energi, ada sebuah robekan menyerupai lubang yang cukup besar tercipta.
"Ayo kita masuk" ucap Long Guan dengan tenang.
Para murid Sekte Pedang Bintang saling memandang sebelum akhirnya mengikuti langkah Xie Annchi yang mendekati Long Guan. Keenam orang tersebut kemudian masuk ke dalam robekan lubang yang baru saja tercipta.
pemandangan ini jelas membelalakkan mata para penonton yang berada di alun-alun Sekte Puncak Abadi. Tidak lama setelah mereka masuk ke dalam, bayangan visual sudah tidak dapat mendeteksi keberadaan keenam orang tersebut.
Saat ini Long Guan dan teman-temannya sudah berada di dalam formasi besar, ia dapat memperkirakan hampir sepertiga Gunung Abadi tertutupi oleh formasi perlindungan ini.
Di dalam pegunungan yang tampak masih penuh misteri, cahaya matahari yang begitu banyaknya terhalang dedaunan seolah menghilang. Dari jarak yang cukup dekat, ada aura binatang kuno dengan nafas kuat yang menyembur keluar. Ekspresi Long Guan berubah, ia merasakan getaran dalam tubuhnya yang berasal dari dalam lautan diafragmanya.
"Gggrrrhh"
Dari jarak yang mulai mendekat, pandangan Long Guan dan anggota kelompoknya tertuju pada seekor binatang mirip seekor Naga yang memiliki tubuh berwarna silver dengan sisik yang halus, sepasang tanduk mirip tanduk rusa serta memiliki sepasang sayap.
Di sekeliling Naga tersebut ada beberapa pilar yang sangat besar, terdapat energi yang sangat kuat mengurung Naga tersebut. Sebagai seorang yang mengerti tentang formasi array, Long Guan mengenalinya sebagai array kandang yang tengah mengurung Naga raksasa tersebut.
Long Guan menarik napas dalam-dalam menghirup udara dingin di puncak gunung, ia merasakan Naga yang berada di depannya sangat kuat, jika dibandingkan dengan seorang kultivator maka kekuatannya melebihi kultivator ranah Surgawi. Bahkan sepuluh orang Matriark Sekte Phoenix Es bukanlah lawannya. Long Guan merenung sejenak, ia merasakan tekanan yang sangat besar, napasnya mulai terasa sesak. Ini adalah pengalaman pertamanya mengalami perasaan terintimidasi seperti ini, aura kejam terus merembes keluar dari tubuh Naga raksasa tersebut.
Melihat kedatangan Long Guan, tiba-tiba Naga tersebut bangkit, pilar-pilar yang selama ini mengurungnya hancur beterbangan dan berputar di udara. Ada kekuatan yang sangat besar dari dalam Naga tersebut.
"Gggrrrhh"
Suara keras menggema di seluruh puncak Gunung Abadi, membuat binatang-binatang penghuni hutan berlarian meninggalkan puncak gunung. Bola mata Long Guan menyusut, api abadi dalam lautan diafragmanya terus bergolak menahan energi eksternal yang tak terhitung jumlahnya. Seekor Naga raksasa berdiri tegak di depan Long Guan memandangnya dengan penuh provokasi, keangkuhan binatang mitologi menekan kekuatan Long Guan hingga ke tingkat terendah.
Long Guan mengangkat alis matanya dan melihat ke arah Naga di depannya. Sementara murid-murid yang berasal dari kelompoknya menjadi gemetar dan mundur ke arah belakang sambil menarik pedangnya. Wajah-wajah mereka tampak memucat menahan tekanan aura Naga yang semakin kuat.
Di sebelah Long Guan, tampak Xie Annchi mengeluarkan aura kekuatan tenaga Qi nya hingga ke tingkat yang paling tinggi. Aura Naga bertabrakan dengan energi Qi yang dikeluarkan oleh Xie Annchi, hawa dingin yang dikeluarkan terus meningkat dengan tajam membuat suhu di sekitarnya berubah menjadi dingin sekali.
Saat ini Long Guan juga sudah menegeluarkan kekuatannya, ia membakar Qi nya ke tingkat maksimal. Mendapat perlawanan dari kedua orang di depannya membuat Naga tersebut meraung, ia menatap Long Guan dengan lekat. Bola matanya yang semula melotot kini mulai menyipit, sepintas wajah garangnya mulai berubah menjadi lebih tenang.
Long Guan tentu menyadari perubahan yang dialami oleh binatang tersebut, ia pun mulai menstabilkan kekuatannya secara perlahan. Kini Teknik Aura Naga tersembunyi mulai bekerja, energi Qi yang berada di sekitarnya ia sedot dengan ganas dan merubahnya menjadi Qi murni di dalam tubuh Long Guan.
Naga di depannya pun segera mengerti, lalu ia mulai menghilangkan auranya dan terbang ke udara berputar beberapa kali. Xie Annchi juga menurunkan kekuatannya, tampak wajahnya mulai memucat setelah mengeluarkan energi internal yang sangat banyak. Pada situasi seperti ini Long Guan tidak menurunkan kewaspadaannya, ia masih merasa bingung dengan tindakan Naga raksasa di depannya.
Tidak jauh di belakang Long Guan, anggota kelompoknya semakin ketakutan dan tubuh mereka tampak membeku. Di udara mereka dapat melihat Naga berwarna silver tengah terbang dan memutari lokasi mereka, seperti menandai orang-orang yang bewrada di bawahnya.