Pewaris Mustika Naga

Pewaris Mustika Naga
Pengkhianatan Tetua Wang


Wajah Tetua Wang Chunying menjadi merah mendengar ucapan Long Guan, ia jelas memahami maksud Long Guan yang ingin mempermalukannya. Butuh waktu yang cukup lama bagi Tetua Wang Chunying untuk menemukan ketenangannya.


Pil yang di tangan Long Guan sudah tidak bisa lagi dibantah keasliannya, para Tetua dan Patriark telah menyaksikan serta merasakan efeknya secara langsung. Dengan begitu, kredibilitas serta keberadaan Bukit Keenam bisa terancam.


“Aku masih bingung siapa orang yang telah mengajari Long Guan teknik Alkimia” Gumam Tetua Wang Xuemien dalam hati. Isi kepalanya rumit, tidak ingin mempercayai apa yang terjadi di hadapannya namun kejadian ini begitu nyata.


Belum hilang kekesalan dan keterkejutan Tetua Wang, Long Guan berkata, Aku ingin mengatakan bahwa selama ini Sekte Pedang Bintang telah dibodohi oleh Tetua Wang Xuemien!”


“Deg!”


Jantung Tetua Wang Xuemien berdetak tidak beraturan, matanya dingin menatap Long Guan.


“Apa Maksudmu?” Tanya Patriark dengan sangat serius, ekspresinya nampak seperti orang bodoh.


“Mohon maaf jika murid lancang” Ucap Long Guan, lalu ia melanjutkan perkataannya, “Selama satu minggu ini aku secara tidak sengaja menyelidiki tentang ratusan murid yang mengalami kemacetan kultivasi. Kupikir mulanya mereka memiliki bakat yang kurang beruntung, namun setelah memperhatikan 20 orang murid yang bergabung dengan Bukit Kelima ada keanehan yang kutemukan.


Mereka pada umumnya memiliki bakat yang bagus, namun jaringan Meridian mereka memiliki penyumbatan akibat proses oksidasi yang cukup lama. Hal ini disebabkan karena endapan racun dalam Pil”


“Pembual!” Teori sampah!”


“Jika Pil buatanku tidak sempurna lalu mengapa ribuan lainnya tidak terpengaruh?” Sanggah Tetua Wang Xuemien yang sudah sangat emosi. Saat ini ia ingin sekali ******* habis Long Guan, wajahnya sudah merah padam. Beberapa orang Tetua juga sedikit mengangguk membenarkan ucapan Tetua Wang Xuemien, sehingga bisa dikatakan teori Long Guan hanyalah kekeliruannya semata.


“Silahkan lanjutkan pendapatmu!” Ucap Patriark Han Zao menatap tajam ke arah Long Guan. Saat ini ia juga mengalami pertaruhan, jika analisa Long Guan benar maka ia sudah kecolongan dan membuat malu Sekte Pedang Bintang.


“Pil tersebut akan berdampak negatif jika diminum dalam jumlah yang banyak serta dalam jarak waktu yang dekat. Jika murid yang terbiasa mengolah seni tubuhnya tentu tidak akan berdampak serius, racun yang menyumbat akan luluh bersama keringat dan kotoran lainnya. Kondisi berbeda tentu akan dialami oleh murid yang memiliki keterbatasan seni olah raga tubuh.


Dalam hal ini Patriark bisa melihat, dari ratusan murid yang gagal naik tingkat kultivasi berasal dari Bukit Utama ke berapa?” Hanya murid dari Bukit Pertama dan Bukit Ketiga yang tidak mengalami kemacetan!, karena mereka tiap hari berlatih Seni berpedang dan Seni menempa membiasakan seluruh otot mereka bekerja keras setiap hari”.


Mendengar penjelasan Long Guan, Tetua Chan Fan dan Tetua Liu Changhai mengusap janggutnya sambil mengangguk. Sementara Tetua Liu Yaoshan mengernyitkan dahi, dalam hatinya ia tidak menyangkal banyak murid yang tersingkir dari Bukit Kedua, “Aku terlalu ceroboh ternyata, padahal banyak dari mereka yang memiliki bakat dalam teknik formasi.


Hanya karena basis kultivasi, mata hatiku jadi gelap” Batin Liu Yaoshan penuh sesal. Ia melewatkan pemahaman bahwa kultivasi yang tinggi tidak selalu mencerminkan kekuatan dan bakat yang luar biasa, di tahap-tahap awal banyak kultivator yang lebih banyak membutuhkan waktu untuk berkembang dan menggali potensi dirinya.


Ekspresi Patriark Han Zao sangat rumit, ia bukanlah orang bodoh dan sangat mengerti hal mendasar yang baru saja dijelaskan oleh Long Guan. “Kenapa aku begitu ceroboh!? Gumamnya dalam hati.


Sementara Tetua Wang Chungyin dan Wang Xuemien bersikeras menolak pernyataan Long Guan, sebab jika rahasia kebenarannya terungkap maka mereka akan tamat!.


“Kamu sangat pintar membuat analisa untuk menyudutkanku, namun analisamu tidak bisa dijadikan dasar untuk menyalahkan Bukit Keenam dalam menyediakan Pil kepada Sekte. Walau bagaimanapun aku sudah banyak menghasilkan jasa besar dalam mengembangkan kekuatan Sekte Pedang Bintang”. Ucap Wang Xuemien dengan bangga. Dalam pemikirannya Long Guan tidak akan bisa berbuat apa-apa, bahkan Ketua Sekte sekalipun tidak akan bisa menolak kebenaran yang sedikit bersifat ego sektoral.


“Jasa besar kepada Sekte?”


“Cuih!” Mulutmu terlalu busuk!”


“Dasar rubah licik!” Maki Long Guan.


Telinga Tetua Wang sudah panas, darahnya mendidih tak karuan. Jika tak ada Patriark maka ia sudah menghajar Long Guan si mulut tajam.


“Aku sudah mendengar bahwa pemurnian Pil yang dilakukan oleh Bukit Keenam dilakukan secara pribadi oleh keluarga Wang, dimana hasilnya akan dibagi dua. Kualitas utama akan dibawa oleh keluarga Wang untuk dipasarkan di rumah lelang Giok Hijau serta untuk kalangan pribadi keluarga Wang. Sisanya Pil berkualitas rendah akan didistribusikan kedalam Sekte”


Wajah Tetua Wang pucat pasi mendengar ucapan Long Guan, Patriark Han Zao menoleh dan melirik ke arah Tetua Wang Xuemien yang tampak pucat. Muncul emosi kemarahan di dalam diri Patriark Han Zao, “Pantas saja perkembangan keluarga Wang begitu pesat di daerah Selatan” Batinnya sedikit terpengaruh dengan ucapan Long Guan.


“I.. Itu hanyalah fitnah kejimu!” Teriak Tetua Wang tidak terima.


“Fitnah?” Hahahaha.. Long Guan tertawa kering lalu melanjutkan perkataannya, “Aku sudah memeriksa secara langsung, beberapa murid yang pernah diusir oleh Bukit Keenam mengakui mereka terbiasa melakukan pembersihan dan penyaringan bahan herbal, namun mereka tidak diajarkan untuk mengetahui proses pembuatannya.


Poinnya bukan itu, tapi pada Bunga Anaphalis!


Pil yang kalian buat tidak mengandung esensi Bunga Anaphalis” Ungkap Long Guan sangat serius sambil mengeluarkan botol porselen pemberian Aula Perbendaharaan beberapa waktu lalu. Melihat kenyataan di depan matanya, Tetua Wang Xiemien tidak bisa mengelak, tatapannya menjadi gelap.


Sementara di sebelahnya, Tetua Wang Chunying tubuhnya tampak gemetar. Ia tentu saja tahu apa yang baru saja diungkapkan oleh Long Guan, karena itu merupakan rahasia terbesar keluarga Wang!


“Kurang ajar!”


Kamu murid pecundang mau menghancurkan nama baik kami keluarga Wang? Teriak Tetua Wang Xuemien yang semakin ketakutan rahasianya terbongkar. Ia memakai nama keluarga Wang untuk menekan Long Guan.


Patriark Han Zao dan yang lainnya masih fokus mendengarkan penjelasan Long Guan, lalu matanya menatap tajam ke Wang Xuemien. “Biarkan Long Guan meneruskan perkataannya” Bentak Patriark Han Zao yang kini mulai memahami analisa Long Guan.


“Jika kalian semua ragu dengan apa yang kukatakan, kalian bisa menanyakan langsung kepada murid-murid yang kini masih berada di Bukit Keenam, serta kalian juga bisa melakukan penyelidikan siapa pemasok Pil utama rumah lelang Giok Hijau” Ucap Long Guan santai.


“Ka.. Kamu hanya membual. Bunga Anaphalis kami gunakan untuk keperluan lain” Sanggah Tetua Wang Xuemien membela diri.


“Semakin tua semakin tampak kebodohanmu!” Ucap Long Guan menatap ke arah Tetua Wang Xuemien. “Sebagai seorang Alkemis senior seharusnya kamu tahu manfaat Bunga tersebut yang mengandung antioksidan serta anti-inflamasi yang yang sangat tinggi!!.


Hormon Etilen pada Bunga Anaphalis dapat mempertahankan esensi manfaat Pil jika disimpan dalam kurun waktu yang lama. Pantas saja Pil buatan Bukit Keenam, berkualitas rendah!” Ucapan Long Guan kali ini menjadikan boomerang atas pernyataan Tetua Wang Xuemien sebelumnya.


Belum sempat Wang Xuemien menyela, suara Long Guan kembali terdengar, “Jika kalian masih ragu juga dengan ucapanku barusan, Patriark dan para Tetua lainnya bisa menanyakan langsung kepada Tetua Ang Bei di Bukit Lima Jari” Ucap Long Guan sambil tersenyum.


Namun wajah Patriark dan Tetua Lainnya menjadi sedikit masam, mana mungkin mereka berani menyinggung Tetua Ang Bei yang memiliki tempramen emosi sangat buruk.


“Hahaha.. Dengan menyebut Tetua Ang Bei jelas semua omonganmu tadi hanyalah mengada-ngada. Tetua Ang Bei sudah tidak terlibat dengan urusan Sekte dan dunia persilatan, jadi bagaimana kami bisa berurusan dengannya” Ucap Tetua Wang Chunyin dengan senyum puas.