Pewaris Mustika Naga

Pewaris Mustika Naga
Kembali Ke Sekte


Jauh waktu berjalan, di setiap hari Long Guan merasa waktu tidak akan lama lagi untuknya berada di Sekte Pedang Angin.


Ia menyadari dirinya hanya bisa menjalankan rencana dengan secara perlahan, adapun sisanya ia mengharapkan dari apa yang telah ia canangkan akan membuahkan hasil.


Menyaksikan wajah-wajah para murid inti yang kini ia tempa, ada sedikit harapan untuk membantunya dalam menjaga sekte di masa yang akan datang. “Mungkin semua ini hanya masalah waktu” gumam Long Guan dalam hati.


Ia tahu sebenarnya tentang potensi yang tersembunyi di dalam sekte, hanya selama ini belum ada yang memikirkan lebih lanjut, ia sebenarnya menyayangkan kebijakan para tetua yang sebelumnya masih bersifat pribadi.


Setelah sekitar satu jam, para murid sudah bangkit dan merasakan energinya sudah pulih kembali, bahkan kestabilan kekuatannya mulai bertambah kuat dengan berlatih tanding dengan Ketua Sekte.


“Kalian perhatikan, apa yang kalian sebut kekuatan saat ini, jangan berkeyakinan membuat kalian bertahan dengan kepuasan, lihatlah ke depan dan tetap berjuang menjemput kebahagiaan dengan lebih keras” ucap Long Guan memberi arahan.


“Setelah di sekte, teruslah berlatih dengan sungguh-sungguh, ingatlah bahwa serangan pasukan iblis tidak akan menunggu kalian untuk siap” Long Guan memberikan beberapa nasehat kepada para murid inti yang berjumlah Sembilan orang tersebut, serta menjelaskan beberapa peran mereka sebagai diaken untuk membantu sekte.


Tak lama kemudian mereka semua sudah bersiap untuk bergegas meninggalkan tempat latihan.


Para murid menatap haru tempat tersebut, bahkan Mei Shin sempat menetaskan air mata, ia teringat saat pertama kali ia tiba di sini masih dengan kekuatan yang bukan apa-apa.


Mei Shin mengingat masa-masa berlatih keras di sini, meski ia dulu pernah merasa tersiksa dan ingin menyerah namun di sini pula tekadnya tercipta dan ditempa dengan sangat baik.


Mei Shin secara tidak langsung menatap wajah Ketua Sekte,


“Apakah ia masih manusia? Sungguh beruntung Jian Ling yang bisa memilikinya” ucapnya penuh kekaguman di dalam batinnya.


“Mari kita segera meninggalkan tempat ini” ajak Long Guan membuyarkan lamunan para murid.


“Baik Ketua” lalu mereka melompat dan bergerak dengan cepat menuju luar wilayah Hutan Kabut Abadi.


Long Guan membuka array kemudian melanjutkan perjalanan mereka menuju Sekte Pedang Angin, dengan kekuatan yang baru,


Long Guan sengaja tidak menggunakan kuda, mereka berlari dan melompat dengan sangat cepat dan penuh semangat menelusuri jalan pulang ke Sekte.


Sementara Long Guan menyaksikan mereka dari atas udara dan mendahului menunggu di Sekte. Long Guan segera menemui para tetua di aula pertemuan, ia menyampaikan bahwa pelatihan para murid inti telah selesai dan kini mereka sedang dalam perjalanan pulang ke Sekte.


Mendengar berita ini para tetua tersenyum senang dan sudah tidak sabar ingin melihat perkembangan mereka.


“Tetua Yang Guifei tolong kamu atur Mei Shin dan Xie Annchi untuk bertugas di Aula pemurnian bersama Jian Ling untuk membuat pil tingkat tiga".


Lalu Tetua Xie Rong dan para tetua lainnya untuk menempatkan mereka murid inti lainnya sebagai Diaken atau wakil kepala divisi, biarkan mereka bertanggungjawab di bawah pengawasan kalian.


Perlu kalian ketahui bahwa kini mereka sudah berada pada alam Inti Qi tahap akhir” ungkap Long Guan.


Mendengar penjelasan dari Long Guan, para tetua matanya terbelalak kaget. Bagaimana mungkin hanya dalam tiga bulan sudah mencapai ranah Inti Qi, sungguh bukan jenius lagi tapi ini adalah monster.


Geleng tidak percaya para tetua atas kekagumannya tersebut!


Tak lama kemudian rombongan murid yang berjumlah Sembilan orang sudah tiba di aula pertemuan.


Sementara tampak sangat jelas aura Inti Qi menyelimuti tubuh mereka. “Selamat datang kembali kepada kalian” ucap Long Guan.


“Besok aka nada upacara pengangkatan kalian menjadi diaken atau pengurus sekte, kalian akan tetap bertanggungjawab dibawah kepala paviliun atau kepala divisi yang digawangi oleh lima Tetua.


Jadilah teladan yang baik bagi para murid, mulai kini kalian akan menjadi contoh tauladan murid-murid sekte.


Kalian juga akan mendapatkan identitas lencana yang berbeda dengan murid biasa lainnya, kalian akan mendapatkan gaji atau upah di bawah pengaturan tetua Xie Rong.


"Kontribusi kalian akan diakumulasi oleh sekte dengan beberapa keistimewaan yang nantinya akan diberitahukan lebih lanjut” ucap Long Guan dengan tegas.


“Terimakasih atas kemurahan Ketua Sekte” jawab mereka serempak. “Kini kalian beristirahatlah dan kembali besok untuk menerima pengangkatan kalian” ucap Long Guan yang diikuti oleh para murid inti dengan patuh.


Melihat kepergian para murid pergi membuat para tetua kehabisan kata-kata. “Ketua sungguh sangat luar biasa” ucap tetua Huang Xun tulus.


Sebagai tetua yang mengurusi bidang kedisiplinan dan pengembangan potensi murid ia sangat jelas memahami metode yang digunakan Long Guan tidak biasa.


Namun ini adalah posisi yang memnag sedang diperlukan oleh sekte, sekte sangat membutuhkan pesilat di level alam Inti Qi untuk mengisi posisi pengawas. Mustahil jika hanya mengandalkan para tetua yang memiliki keterbatasan.


“Kalian kuharapkan bisa meningkatkan metode latihan para murid dengan perencanaan yang baik, di sekte Pedang Angin perlu dibuatkan standar dan tahapan-tahapan pelatihan agar para murid dapat dengan jelas terpantau kenaikan potensi bakat bela dirinya” ujar Long Guan.


Selain itu kita masih memiliki sepuluh orang murid inti lagi dari perekrutan sebelumnya, silahkan dibina secara khusus oleh para tetua.


Manfaatkan fasilitas perpustakaan dengan sedikit pengaturan yang lebih baik. Ketersediaan sumberdaya pil jangan sampai terlambat, setiap bulan satu butir tiap murid untuk membantu peningkatan kekuatan mereka sesuai basis kultivasinya.


Jika ada yang berhasil menyelesaikan misi sekte pada aula misi, berikan penghargaan berupa sumberdaya yang lebih menarik sesuai tingkat kesulitannya.


Jadikan murid terus termotivasi, jangan biarkan sumberdaya membatasi bakat mereka. Namun jika dalam kurun waktu tertentu ada murid yang terhambat atau macet tingkat kultivasinya perlu dibina secara khusus untuk diketahui sebabnya.


"Dalam hal ini aku pernah mengalami secara pribadi hingga aku dulu pernah dijuluki si pemboros sumberdaya” ungkap Long Guan cukup Panjang memberikan arahan kepada para tetua.


Kemudian pertemuan tersebut berlanjut dengan laporan perkembangan dari para tetua yang membidangi masing-masing paviliun.


Long Guan sangat puas dengan cara kerja para tetua, apalagi sekarang pamor Sekte Pedang Angin terus meningkat. Hubungan baik dengan Sekte Lembah Racun berlanjut dengan diadakannya sub divisi di paviliun obat.


Sub divisi yang dimaksud adalah pengembangan racun dalam senjata pertempuran, butuh keahlian yang tidak mudah.


Atas dasar ini tetua Li Chan ditugaskan oleh Sekte Lembah Racun untuk menetap di Sekte Pedang Angin membimbing pengembangan racun tingkat menengah.


Mendengar hal ini Long Guan tentu sangat setuju, mengingat hubungan tetua Yang Guifei dengan Ketua Sekte Lembah Racun adalah adik kakak.


Long Guan sudah menentukan hanya pasukan yang berada di bawah komando tetua Jian saja yang boleh menggunakan senjata beracun dalam misi khusus melawan pasukan iblis kelak.


Sekte Pedang Angin kini tengah serius membentuk pasukan khusus untuk melindungi sekte, kekuatan para murid minimal berada di alam pondasi Qi tingkat Ketujuh dan ke Kedepan akan ditingkatkan menjadi alam Inti Qi tahap awal.


Segala program sekte telah disusun rapi dalam Sembilan langkah perubahan yang kini menjadi visi sekte pedang angin.