
Xiaoru dan Xiaocao langsung bersujud menyembah saat sekelebat bayangan berubah wujud menjadi bentuk seorang pemuda dengan aura gelap.
“Salam hormat kepada Tuanku, selamat atas kebangkitan kembali Tuanku” Ucap kedua orang kakak beradik tersebut.
“Hmm.. Bangunlah kalian, ada dua orang manusia yang sedang mengendap-endap di sekitar sini, cepat bawa mereka kesini” Perintah Azazil.
“Baik Tuanku”
Seketika dua orang tersebut langsung bergerak cepat, tak berapa lama mereka menemukan dua sosok yang sedang mengamati Gunung Dushou.
“Apa yang kalian lakukan disini hai anak manusia?”
Ucap Jenderal iblis dengan nada seramnya.
Melihat kedatangan kedua anak buah Kaisar Iblis membuat kedua Tetua Sekte Kristal Es gemetar.
“Kami hendak mencari Kaisar Azazil”
Jawab Si Tapak es singkat.
“Ada keperluan apa kalian mencari Tuan kami” Potong Xiaocao agak membentak.
“Kami berdua utusan dari Sekte Kristal Es, kami hendak mengabdi kepada Kaisar Azazil, kami mengetahui kebangkitannya melalui Segel Darah yang berada di Ketua Sekte kami”
Ujar Tetua Tapak Api sembari berusaha meyakinkan.
Mendengar adanya Segel Darah, membuat Xiaoru dan Xiaocao saling memandang, mereka jelas mengetahui apa benda tersebut.
“Baiklah, kalian ikuti kami” Perintah Xiaoru.
Saat ini kaisar iblis Azazil sedang membangun dunia kecil semacam dunia jiwa, ia ingin membangun istana kerajaannya di Pegunungan Dushou.
Sebelum mata berkedip, bangunan istana megah sudah nampak di hadapannya, Azazil dengan keahliannya juga membangkitkan jiwa-jiwa iblis yang selama ini terkurung di dalam Pegunungan Dushou.
“Woosh!"
"Woosh!"
"Woosh!"
Sekelompok iblis dengan wujud menyerupai manusia hadir dan berlutut di depan Kaisar iblis Azazil.
“Terimakasih yang mulia telah membangkitkan kami” Ucap mereka dengan serempak.
“Kalian segera cari informasi sisa-sisa pasukan yang lain, kebangkitan kita tidak akan lama lagi.” Ucap Azazil sambal bergerak menuju kursi singgasananya.
Tak lama kemudian, dua jenderal datang memasuki istana kediaman Azazil.
“Lapor Tuanku, kami menangkap dua orang yang mengaku mengetahui Segel Darah Tuanku” Lapor Xiaoru sambil menunjuk kepada dua Tetua Sekte Kristal Es.
Pandangan Azazil sangat dingin, ada sorot kemurkaan yang terpancar. “Dimana Segel Darah tersebut?” Tanya Azazil tanpa basa-basi.
“Benda tersebut berada di tangan Raja Wei Cuan, di Sekte Kristal Es. Raja kami adalah orang yang mengagumi yang mulia tuanku” Ucap tetua yang berjulukan Tapak Api tersebut dengan pandangan yang sedikit ketakutan.
“Hmm..”
Memudian Azazil mengangkat kedua tangannya, telapaknya mengarah kepada dua Tetua yang sedang berlutut.
Tiba-tiba kedua tubuh tetua tersebut melayang dan tersedot ke arah telapak tangan Azazil, telapak tangan Azazil tepat berada pada dada tetua Kristal Es yang masih syok.
Telapak tangan Azazil menempel dengan sangat kuat dan menyerap esensi kehidupan dua orang Tetua tersebut. Mereka berdua berteriak dengan penuh ketakutan, namun tidak begitu lama tubuh mereka langsung menyusut kering kerontang menyisakan tulang yang dilapisi kulit sangat tipis sekali.
“Hahahaha.. setelah menyerap dua jiwa manusia bodoh tersebut, kekuatanku sedikit bertambah.
Ingatan yang ku serap dari mereka berdua juga sudah cukup memperkenalkan dunia lemah ini” Tawa Azazil dengan pandangan kehinaan memandang dua jasad yang mengenaskan di depannya.
“Xiaoru dan Xiaocao kalian adalah dua bawahanku yang tersisa, sebagai Jenderal besar kalian ku perintahkan segera mencari Segel Darah di kerajaan Wei.
Bangun kekuatan pasukan dengan memanfaatkan manusia-manusia bodoh melalui Ritual Darah yang biasa kita lakukan.
Berikan mereka Pil Darah sebagai iming-iming penambah kekuatan sekaligus sebagai tanda pengikut kita” Ucap Azazil dengan nada memerintahnya.
“Dalam waktu satu tahun ini aku akan melakukan kultivasi tertutup untuk menyempurnakan kekuatanku, namun kalian jangan lupa untuk selalu menyediakan darah para pemuda pada kolam pemandian darah yang telah aku persiapkan” Lanjut Azazil memberi perintah.
“Baik tuanku, kami akan menyiapkan segala sesuatunya dengan lebih baik” Ucap Xiaoru Jenderal iblis tertua.
Kaisar Azazil lalu bangkit dari singgasananya untuk keluar istana dan melakukan sebuah gerakan, ada energi hitam terkumpul, pusaran badai yang seperti kilatan-kilatan kecil berwarna hitam membentuk bola energi besar.
Dengan menjentikkan jarinya, bola energi tersebut melayang dan kemudian meledak membentuk lingkaran cincin cahaya berwarna gelap menggetarkan seluruh area dan membungkus Pegunungan Dushou.
“Hanya orang-orang dari pasukan kita yang bisa keluar masuk ke pegunungan ini. Mulai sekarang kita akan menyusun kekuatan kita di sini.
Satu hal lagi, dalam bertindak kalian harus hati-hati, sebelum kekuatan ku pulih sebaiknya kalian hindari seorang pemuda dari sekte di seberang wilayah ini.” Ucap Azazil kepada dua orang jenderalnya yang sedari tadi memperhatikan dengan serius.
Tanpa menoleh lagi Azazil segera melangkah ke dalam istananya dan memasuki sebuah ruangan rahasia untuk kembali melakukan pelatihan tertutupnya.
Azazil ingin mempersiapkan diri dengan baik sebelum ia menyerang kembali dunia Dewa.
“Kak Xiaoru, aku akan segera menyiapkan Pil Darah untuk mengikat para manusia bodoh” Ucap Xiaocao kepada kakaknya.
Xiaocao selain ahli beladiri ia juga merupakan alkemis ahli yang sangat terkenal di kalangan iblis. “Baiklah, segera laksanakan dan bawa yang lainnya untuk membantu” Jawab Xiaoru sambil melihat ke arah 200 pasukan yang baru saja dibangkitkan.
Ke 200 orang tersebut merupakan komandan pasukan tingkat bawah dalam memimpin pasukan. Melihat kedua jenderal Xiaoru dan Xiaocao, para pasukan langsung memberi hormat.
“Kami siap menerima perintah” Suara ke 200 orang tersebut menggema penuh semangat. Xiaoru dan Xiaocao memiliki basis kekuatan yang sangat tinggi di dunia fana ini.
Di alam immortal mereka memiliki basis kekuatan semesta tingkat dua, sedangkan Azazil dalam kekuatan sempurnanya berada pada ranah semesta 8.
“Kalian segera persiapkan diri kalian, dua hari lagi kita akan menuju kerajaan Wei untuk menaklukan mereka dan menjadikan mereka sebagai budak kita” Ucap Xiaoru dengan semangat menggebu.
Walau bagaimanapun ia sudah lama tidak keluar dari pegunungan Dushou, membuatnya sangat frustasi. Salah satu perangai dari Xiaoru adalah penikmat nafsu, ia selalu menjadikan wanita sebagai pemuas nafsunya tanpa pernah berpikir panjang, ia sering dijuluki dengan julukan Jenderal buas.
****
Sementara di Sekte Kristal Es
“Aku merasakan prasangka tidak enak” Kata Ketua Sekte Kristal Es yang sedang duduk santai dengan raja Wei Cuan.
“Wei Ping, apa yang kau cemaskan?” Tanya Wei Cuan sambil menyesap tehnya dengan sedikit penasaran. “Sepertinya kebangkitan Azazil akan berdampak buruk dengan kehidupan kita semua, apa tidak sebaiknya kakak mempertimbangkan rencana untuk bekerjasama dengannya” Tanya Wei Ping agak bimbang.
“Aku sudah memperhitungkan untung ruginya, menurut catatan yang aku dapatkan di makam kuno, Kaisar Iblis Azazil membutuhkan mitra untuk membangun kekuatan dalam menghadapi penguasa Alam Spiritual.
Dunia kita ini bukanlah pijakannya, oleh karena itu jika kita bekerjasama dengannya, maka sudah dipastikan kitalah yang akan menguasai dunia ini.”
Ucap raja Wei Cuan dengan wajahnya yang penuh ambisi, “Selain itu kita juga akan memiliki kekuatan yang tidak dapat ditemukan di alam manusia ini”Lanjut raja Wei Cuan.
“Beberapa saat yang lalu aku merasakan aura kehidupan dua Tetua sekte telah menghilang” Ucap Wei Ping penuh jejak kekhawatiran.
“Di kerajaan Wei ini kekuatan mereka berdua bukanlah sesuatu yang dapat disinggung” Lanjut Wei Ping sang Ketua Sekte Kristal Es.
“Sebaiknya kamu tidak perlu memikirkan sesuatu yang belum jelas” Potong raja Wei Cuan. "Iya, mungkin aku saja yang khawatir" ucap Wei Ping dengan senyum datar.