
"Wow,rumahnya bagus banget!" kata Maya setelah masuk ke dalam rumah kang Hatim.
"Iya mewah banget,kitab kitabnya juga hebat hebat ini!" kata Ros yang melihat lemari kaca yang isinya kitab kang Hatim.
"Teh ini kitabnya mau di simpan di mana?" tanya Ros.
"Iya nih,berat teh!" kata Maya.
"Ah iya iya,taro sana aja,maaf ya,jadi ngerepotin!" kata Hana.
"Iya gak papa teh!" jawab Maya.
"Teh,ini bajunya juga simpan sini saja ya!" kata Riska menunjuk kursi.
"Iya!" jawab Hana.
"Rumahnya bagus banget ya,di lihat dari luar juga sudah mewah,eh ternyata dalamnya lebih mewah!" kata Rika.
"Apa kang Hatim mendesain rumah ini sendiri?" tanya Ros.
"Emh,sepertinya begitu,tapi entahlah aku juga gak tahu!" jawab Hana.
"Eh ayo duduk dulu,aku buatkan minum ya?"
"Ah gak usah teh,kami mau langsung ke balik ke kobong aja!" kata Maya.
"Eh,kok buru buru?"
"Hheh iya teh,aku mau nyuci!" kata Ros.
"Iya,aku juga!" kata Rika.
"Ah ya sudah,terserah kalian saja!"
"Ya sudah,kami pergi dulu ya teh,Assalamualaikum!" kata Riska mewakili teman temannya yang lain.
"Waalaikumusalam!" jawab Hana.
Emh,aku buatin kopi ah buat kang Hatim,beresin ini nanti saja! kata hati Hana sambil memandang barang barangnya yang berantakan di ruang tengah.
Hana langsung pergi ke dapur dan membuatkan kopi untuk kang Hatim.Setelah selesai dia langsung membawanya ke ruangan kang Hatim.
"Assalamualaikum!" kata Hana sebelum masuk ke ruangan kang Hatim.Hana tidak mengetuk pintu karena pintu sudah terbuka.Dan ternyata sudah ada Erni di dalam ruangan kang Hatim.
"Waalaikumusalam,masuk!" kata kang Hatim.
"Teh!" sapa Erni dengan ramah.Namun Hana melihat matanya yang seperti tidak suka.Hana membalas dengan senyuman.Hana tidak memakai cadarnya.
"Ada apa Hana?" tanya kang Hatim.
"Ah ini kang,aku bawakan kopi!" jawab Hana sambil menyimpan gelas kopi yang dia bawa.
"Oh,terima kasih,duduk!"
"Iya kang!" Hana langsung duduk di sopa.
"Jadi,kapan kamu mau pulang?" tanya kang Hatim pada Erni.
"Emh,Nanti siang kang kalau boleh!" jawab Erni.
"Ya sudah boleh,padahal sebentar lagi akan libur panjang!" kata kang Hatim.
"Iya kang,ini darurat!"
"Ya sudah boleh!"
"Ah terima kasih kang,saya permisi dulu!"
"Iya,hati hati di jalan nanti!"
"Iya kang,teh mari,Assalamualaikum!"
"Waalaikumusalam!" jawab kang Hatim dan Hana bersamaan.
"Kenapa Erni mau pulang kang?" tanya Hana.
"Katanya ayahnya ingin bertemu!" jawab kang Hatim sambil meneguk kopi panas buatan istrinya.
"Hati hati panas kang!"
"Iya!"
"Sudah selesai mindahin barangnya?"
"Emh,sudah kang,tapi belum di beresin!"
"Kenapa?"
"Baru mau!"
"Ya sudah,beresinnya setelah dzuhur saja,sekarang temani saya saja di sini!"
"Emh,iya kang!"
"Saya bingung!"
"Bingung kenapa?"
"Kan sebentar lagi akan di laksanakan pembangunan panti asuhan!"
"Iya,terus kenapa bingung? belum ada biaya?"
"Ada,biaya sudah hampir cukup!"
"Terus gimana?"
"Umi nyuruh saya dan kami yang ngelola,umi mau lihat apa saja program progran yang mau kita buat!"
"Jadi?"
"Saya bingung mau buat program apa! kamu punya ide gak?"
"Emh,bagaimana kalau.....
Bersambung......